JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Rudal Iran menghantam Bandara Internasional Zayed Abu Dhabi dan Bandara Internasional Dubai, menewaskan satu warga negara Asia serta melukai sedikitnya 11 orang, Minggu, 1 Maret 2026.
Badan pengelola bandara Abu Dhabi mengonfirmasi satu korban tewas dan tujuh orang luka-luka akibat insiden tersebut. Pernyataan itu disampaikan melalui akun resmi di platform X dan dikutip AFP.
“Bandara Abu Dhabi mengkonfirmasi insiden di Bandara Internasional Zayed yang mengakibatkan satu kematian warga negara Asia dan tujuh luka-luka,” demikian pernyataan resmi pengelola bandara.
Selain itu, Bandara Internasional Dubai juga dilaporkan terkena serangan rudal pada Minggu pagi waktu setempat. Empat anggota staf bandara mengalami luka dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Dalam unggahan di X, Dubai Airports menyebut ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai mengalami kerusakan ringan dan situasi berhasil ditangani dengan cepat.
Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa sebagian besar terminal telah dikosongkan lebih awal berkat rencana darurat yang telah disiapkan sebelumnya.
Sementara itu, serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu pagi waktu Iran. Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran.
Hingga kini, pihak Iran belum memberikan keterangan resmi terkait klaim tersebut. HUM/GIT


