MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Gubernur Khofifah Harap Masyarakat Lalui Ramadan dengan Khusyuk dan Saling Menghormati

Publisher: Redaksi 23 Maret 2023 2 Min Read
Share
Khofifah Indar Parawansa di pelataran Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya belum lama ini. (dok)
Ad imageAd image

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan selamat atas datangnya Ramadan, bulan penuh kemuliaan ini. Dia berharap, seluruh umat muslim bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah.

“Selamat menyambut datangnya bulan Ramadan yang penuh kemuliaan. Semoga Allah pertemukan kita dengan lailatulqadar. Amin,” ucapnya, Kamis (23/3/2023).

Selama 30 hari ke depan hingga menuju hari kemenangan, Khofifah mengimbau kepada seluruh warga untuk saling menghormati dan menjaga keamanan serta ketertiban.

Dia ingin Ramadan tahun ini dapat dilalui dengan khusyuk dan penuh keberkahan. Yakni, dengan saling menghormati dan memupuk persaudaraan.

“Masyarakat Jatim adalah masyarakat yang majemuk. Masyarakat yang terdiri dari beragam latar belakang agama dan suku. Selama bulan Ramadan ini, kami mengimbau agar masyarakat Jatim tetap saling menghormati dan menjaga kamtibmas,” pesan Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Baca Juga:  Adies Kadir Ajak Kader Golkar Surabaya Konsolidasi dan Bersatu Padu Tingkatkan Kerja Politik di Masyarakat

Sebagai salah satu cara menghormati umat muslim yang sedang berpuasa, maka pihaknya meminta para pelaku usaha makanan dan minuman (mamin) agar menjajakan makanan secara tidak mencolok. Salah satunya dengan menggunakan tirai.

Dengan demikian, masyarakat nonmuslim bisa tetap mendapat kemudahan apabila ingin membeli mamin pada siang hari selama Ramadan. Namun tetap menghormati umat muslim yang sedang berpuasa.

Selain itu, Khofifah juga mengimbau agar pedagang maupun pelaku usaha tidak menjual atau menyajikan minuman beralkohol (mihol).

“Silakan berjualan, tapi lakukan dengan tidak mencolok. Gunakan tirai di siang hari untuk menghormati umat muslim yang sedang berpuasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Persebaya Lawan Persija Berakhir Imbang 2-2

Khofifah memaparkan bahwa dalam kondisi berpuasa, secara psikologis rongga-rongga di dalam otak manusia bisa memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Dengan datangnya bulan Ramadan, Khofifah menyebut mampu menjadikan semangat optimisme terbangun dari setiap lapisan masyarakat.

“Oleh karena itu, bangunan optimisme yang bisa kita dapatkan dari semangat Romadan mudah-mudahan bisa diperoleh juga oleh seluruh masyarakat,” sebutnya.

“Dengan demikian, mereka akan terbangun kebangkitan berbagai sisi kehidupannya, sosialnya, budayanya, kerukunannya, ekonominya, semuanya akan mengalami kebangkitan yang lebih produktif lagi,” sambung Khofifah. (HUM/CAK)

TAGGED: Idul Fitri, Khofifah Indar Parawansa, Mihol, Muslimat, Nahdlatul Ulama, NU, Ramadan, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93 Tewaskan Dua Orang
6 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan

Korupsi

OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing

Korupsi

MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?