MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kapolri Tegaskan Tolak Polri di Bawah Kementerian dalam Rapat Komisi III DPR

Publisher: Redaktur 28 Januari 2026 3 Min Read
Share
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian dan tetap berpegang pada posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden RI dalam rapat kerja Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin 26 Januari 2026.

Dalam rapat kerja tersebut, Kapolri juga menegaskan penolakannya terhadap tawaran menjadi menteri kepolisian jika Polri ditempatkan di bawah kementerian.

Selain membahas posisi kelembagaan Polri, Kapolri memaparkan capaian kinerja institusinya sepanjang tahun 2025 yang mencapai 91,54 persen.

“Kemudian terkait evaluasi capaian kinerja tahun 2025 indikator keberhasilan, rencana kerja dan target-target capaian 2026 kami tuangkan sebagai berikut capaian kinerja Polri 2026 terbagi dalam enam strategis dan 17 indikator kinerja,” ujar Jenderal Sigit.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Bekuk Buron Pengendali Laboratorium Narkoba di Bangkok

Kapolri menjelaskan, reformasi 1998 mengamanatkan Polri berada langsung di bawah Presiden RI sebagaimana tertuang dalam Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2000 dan Nomor VII/MPR/2000.

Ia menguraikan bahwa Polri telah mengalami berbagai perubahan kelembagaan sejak berdiri, mulai dari berada di bawah Kementerian Dalam Negeri, di bawah Perdana Menteri pada 1946–1961, hingga tergabung dengan ABRI pada 1966–1998.

Menurut Kapolri, perubahan pada era reformasi mengakhiri posisi Polri di bawah ABRI dan menegaskan kedudukan Polri langsung di bawah Presiden RI.

Kapolri menilai posisi tersebut ideal mengingat luas wilayah dan besarnya jumlah penduduk Indonesia yang menjadi tantangan dalam menjaga keamanan nasional.

“Posisi Polri saat ini dihadapkan dengan luasan geografis dan jumlah masyarakat Indonesia dengan 17.380 pulau, sehingga sangat ideal apabila Polri berada langsung di bawah Presiden agar pelaksanaan tugas lebih maksimal dan fleksibel,” ujarnya.

Baca Juga:  10 Artis Indonesia Resmi Cerai di 2025

Jenderal Sigit menolak tegas ide penempatan Polri di bawah kementerian karena dinilai berpotensi melemahkan institusi Polri dan Presiden RI.

“Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami institusi Polri menolak apabila ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus karena posisi saat ini sudah ideal,” katanya.

Ia menambahkan, penempatan Polri di bawah kementerian khusus berpotensi menimbulkan dualisme kepemimpinan atau matahari kembar.

“Hal itu berpotensi menimbulkan matahari kembar karena Polri tidak lagi langsung berada di bawah Presiden,” ujarnya.

Kapolri juga mengungkapkan dirinya pernah ditawari menjadi menteri kepolisian, namun menolak tawaran tersebut.

“Kalau saya harus memilih, bahkan ada yang menyampaikan melalui pesan singkat menawarkan menjadi menteri kepolisian, maka saya tegaskan menolak polisi di bawah kementerian,” kata Jenderal Sigit.

Baca Juga:  Saka Tatal Ngaku Diintimidasi, Polri Buka Foto Pemeriksaan saat Penyidikan 2016

Ia bahkan menyatakan lebih memilih menjadi petani dibandingkan harus menjabat menteri kepolisian.

“Kalaupun saya menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ujarnya.

Kapolri menegaskan kembali bahwa menempatkan Polri di bawah kementerian sama dengan melemahkan institusi Polri, negara, dan Presiden RI.

Di akhir rapat, Kapolri meminta seluruh jajaran Polri mempertahankan posisi Polri tetap berada di bawah Presiden RI.

“Saya minta seluruh jajaran untuk memperjuangkan posisi Polri tetap di bawah Presiden sampai titik darah penghabisan,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: DPR RI, Jakarta, Kapolri, kementerian, Komisi III, listyo sigit, Polri, Presiden RI, rapat dpr, Reformasi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Eks Stafsus Nadiem Bantah Pejabat Kemendikbud Takut dalam Sidang Chromebook
28 Januari 2026
Google Akui Lakukan Pendekatan ke Kemendikbud dalam Sidang Korupsi Chromebook
28 Januari 2026
Golkar Pastikan Adies Kadir Mundur dari Partai Usai Disetujui Jadi Hakim MK
28 Januari 2026
Adies Kadir Agak Sedih Ditetapkan Jadi Hakim MK Usulan DPR
28 Januari 2026
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat meluncurkan kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) bertepatan dengan peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76.
Imigrasi Resmikan Kebijakan Global Citizen of Indonesia di Hari Bhakti Imigrasi ke-76
27 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Eks Stafsus Nadiem Bantah Pejabat Kemendikbud Takut dalam Sidang Chromebook
28 Januari 2026
Google Akui Lakukan Pendekatan ke Kemendikbud dalam Sidang Korupsi Chromebook
28 Januari 2026
Golkar Pastikan Adies Kadir Mundur dari Partai Usai Disetujui Jadi Hakim MK
28 Januari 2026
Adies Kadir Agak Sedih Ditetapkan Jadi Hakim MK Usulan DPR
28 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Otomatis Kehilangan Kewarganegaraan
26 Januari 2026
Dua Anggota Polres Cimahi Gugur Tertabrak Truk TNI Saat Tugas Penanganan Longsor
26 Januari 2026
KSAL: 23 Anggota Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua, 4 Ditemukan Meninggal
27 Januari 2026
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Sampaikan Harapan Hukum Mati dalam Kasus Korupsi
27 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Eks Stafsus Nadiem Bantah Pejabat Kemendikbud Takut dalam Sidang Chromebook

Korupsi

Google Akui Lakukan Pendekatan ke Kemendikbud dalam Sidang Korupsi Chromebook

Nasional

Golkar Pastikan Adies Kadir Mundur dari Partai Usai Disetujui Jadi Hakim MK

Nasional

Adies Kadir Agak Sedih Ditetapkan Jadi Hakim MK Usulan DPR

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?