MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hari Santri Surabaya Jadi Momentum Muhasabah Tragedi Al-Khoziny

Publisher: Admin 17 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, Ir KH Masduki Toha, saat membuka rangkaian acara Hajatan Nusantara di Balai Pemuda Surabaya,
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, Ir KH Masduki Toha, saat membuka rangkaian acara Hajatan Nusantara di Balai Pemuda Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kota Surabaya dimaknai sebagai ajakan muhasabah, menyusul tragedi runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, yang merenggut 63 nyawa santri pada 29 Agustus lalu.

Hal ini disampaikan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, Ir KH Masduki Toha, saat membuka rangkaian acara Hajatan Nusantara di Balai Pemuda Surabaya, Jumat malam, 17 Oktober 2025.

“Kita belum selesai berduka atas gugurnya 63 syuhada Al-Khoziny. Luka itu belum sembuh, tapi cobaan datang bertubi-tubi—perundungan, fitnah, bahkan pelecehan terhadap kiai, guru, dan pesantren kita,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga:  Kantah Surabaya I Terima Apresiasi Wali Kota Eri Cahyadi Tepat di Hari Pahlawan

KH Masduki mengajak seluruh santri dan elemen pesantren menjadikan rangkaian ujian ini sebagai bahan introspeksi diri.

“Musibah ini bukan sekadar duka. Ini peringatan agar kita bermuhasabah. Mengoreksi diri. Menata kembali akhlak, tata kelola, dan persatuan kita ke depan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar para santri berhati-hati terhadap upaya provokasi yang bisa mencederai nilai-nilai perjuangan dan akhlak pesantren.

“Banyak yang ingin menunggangi. Maka saya tekankan, siapa yang bergerak harus tahu asal-usulnya, niatnya. Santri sejati menyuarakan pendapat dengan doa, salawat, dan akhlak, bukan caci maki,” ucapnya.

KH Masduki optimistis santri mampu menjaga marwah pesantren sekaligus aktif dalam demokrasi. Ia berharap Hari Santri kali ini tak sekadar seremoni, tapi menjadi pengingat peran besar santri dalam membangun dan menjaga Republik Indonesia. HUM/BAD

Baca Juga:  Ketua DPRD Surabaya Ajak Generasi Muda Menumbuhkan Semangat Cinta Tanah Air
TAGGED: Balai Pemuda Surabaya, Hajatan Nusantara, Hari Santri Nasional 2025, KH Masduki Toha, PCNU Surabaya, Pondok Pesantren Al-Khoziny, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Digelar Hari Ini di PN Jaksel
20 Juli 2026
Trump Jadi Sorotan di Final Piala Dunia 2026, Ikut Berdiri di Panggung saat Spanyol Angkat Trofi
20 Juli 2026
Perjalanan Sempurna Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina di Final
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Sidang Putusan Praperadilan Roy Suryo soal Status Tersangka Digelar Hari Ini di PN Jaksel
20 Juli 2026
Polda Metro Pastikan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Berkadar 23 Karat
18 Juli 2026
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan
18 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

Hukum

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli, Amplop dari Bupati Kuansing Sudah Masuk Ranah Penyidikan

1
Korupsi

Bupati Kuansing Mengaku Tak Tahu Isi Amplop yang Dikembalikan Menhut Raja Juli

Hukum

Korban Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp 92,9 Juta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?