MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Imigrasi Soetta Jadi Pelopor Peluncuran Sistem Deklarasi Digital “All Indonesia”

Publisher: Admin 1 Oktober 2025 3 Min Read
Share
Kakanim Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana memberi penjelasan kepada Menteri Agus Andrianto yang disampingnya ada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyoal All Indonesia.
Kakanim Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana memberi penjelasan kepada Menteri Agus Andrianto yang disampingnya ada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyoal All Indonesia.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta meluncurkan sistem digital “All Indonesia” sebuah proses pemeriksaan digital bandara dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto.

Turut hadir pula perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, serta pemangku kepentingan dari sektor transportasi dan pelayanan publik.

Sistem Deklarasi “All Indonesia” dirancang untuk menyederhanakan proses pemeriksaan lintas instansi seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan Kesehatan. Melalui platform digital ini, penumpang internasional hanya perlu mengisi satu formulir deklarasi, yang dapat dilakukan bahkan sebelum kedatangan di Indonesia.

Sistem ini memberikan kemudahan, efisiensi, dan transparansi, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan keimigrasian terhadap warga negara asing di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Baca Juga:  Imigrasi Soekarno-Hatta Raih Apresiasi Dubes Suriah atas Penanganan Humanis Warganya

Dalam sambutannya, Menteri Agus Andrianto menyatakan bahwa “All Indonesia” merupakan langkah besar dalam reformasi layanan publik.

“Proses pemeriksaan menjadi lebih ringkas. Penumpang kini cukup mengisi satu deklarasi, dan bisa langsung menggunakan autogate imigrasi. Ini bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga mendukung pariwisata dan investasi nasional,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menambahkan bahwa sistem ini akan mendorong peningkatan kualitas layanan di seluruh TPI di Indonesia. Menurutnya, “All Indonesia” memberikan pengalaman yang lebih cepat, aman, dan inklusif—ramah bagi penumpang individu, kelompok, lansia, penyandang disabilitas, hingga anak-anak.

Kesiapan teknis dan operasional di lapangan dipastikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana. Ia menyampaikan bahwa Imigrasi Soetta siap mendukung penuh penerapan sistem ini.

Baca Juga:  Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Menteri AHY: Kita Urus dengan Cepat Tanpa Dipungut Biaya

“Kami bangga menjadi pelopor dalam digitalisasi layanan deklarasi lintas instansi. Inovasi ini bukan hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan penumpang internasional terhadap layanan pemerintah,” ungkap Galih.

Rangkaian acara peluncuran dimulai dengan kunjungan para menteri ke Airport Operation Control Centre (AOCC), dilanjutkan dengan peninjauan titik layanan “All Indonesia” di jalur kedatangan internasional.

Acara puncak dilangsungkan di Arrival Lounge Terminal 3 dan ditandai dengan peluncuran resmi oleh kedua menteri, disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi lintas kementerian dan lembaga.

Sebagai lokasi peluncuran perdana, Imigrasi Soetta mengukuhkan diri sebagai pusat inovasi layanan keimigrasian berbasis digital. Diharapkan, implementasi sistem deklarasi “All Indonesia” akan diperluas ke seluruh bandara dan pelabuhan internasional di Indonesia, menciptakan layanan yang lebih efisien, transparan, dan terpercaya. HUM/BAD 

Baca Juga:  Imbas Kasus Pungli WN China, Semua Pejabat Imigrasi Soekarno-Hatta Dicopot
TAGGED: Agus Andrianto, Agus Harimurti Yudhoyono, All Indonesia, Deklarasi Digital, Galih Priya Kartika Perdhana, Imigrasi Soekarno Hatta
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Imigrasi

Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?