MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Musda XI Golkar Surabaya, Asrofi: Panggung Penentuan Pemimpin Baru

Sekretaris Golkar Akmarawita Kadir Ikut Mencalonkan

Publisher: Admin 9 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Ketua SC, Asrofi (tengah) didampingi beberapa tim siap menerima calon pendaftar.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Mesin politik Partai Golkar Kota Surabaya mulai panas. Musyawarah Daerah (Musda) XI siap digelar 12 Agustus 2025 di Hotel Windham, Jalan Basuki Rahmat, sebagai ajang krusial memilih nakhoda partai periode 2025–2030.

Steering Committee (SC) membuka pendaftaran bakal calon ketua sejak 5 Agustus hingga 10 Agustus 2025. Ketua SC Musda XI, Drs. Asrofi, mengungkapkan alasan simbolis pemilihan tanggal pembukaan tersebut.

“Ini panggung penentuan pemimpin baru. Kita gelar tanggal 5 sesuai rukun Islam yang ada lima. Semoga menjadi awal yang penuh berkah bagi Golkar Surabaya,” ujarnya.

Bakal calon ketua wajib memenuhi sembilan kriteria ketat sebagaimana diatur Juklak 02, mulai dari pengalaman minimal lima tahun di kepengurusan, pendidikan S1, loyalitas tanpa pindah partai.

Baca Juga:  Sekretaris DPD Golkar Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 2025

Lalu memiliki sertifikat kaderisasi, integritas PDLT, bebas dari keterlibatan G30S/PKI, hingga komitmen kerja kolektif. Selain itu, dukungan minimal 30 persen dari 37 pemilik hak suara menjadi tiket mutlak menuju pencalonan.

Meski begitu, jalur khusus tetap terbuka. Figur yang dinilai layak memimpin namun belum memenuhi semua syarat administratif bisa melangkah dengan restu Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.

Asrofi menegaskan, Golkar Surabaya menjunjung demokrasi dan regenerasi. “Ini bukan partai dinasti. Kepemimpinan diputuskan lewat musyawarah, bukan diwariskan. Bahkan belum pernah ada Ketua DPD Golkar Surabaya menjabat dua periode berturut-turut,” tegasnya.

Selain memilih ketua baru, Musda XI juga akan membedah laporan pertanggungjawaban pengurus 2020–2025 dan merumuskan program kerja lima tahun ke depan. Sejumlah tokoh nasional, termasuk Bahlil Lahadalia dan anggota DPR RI Adies Kadir, dijadwalkan hadir.

Baca Juga:  DPR Terima Audiensi Solidaritas Hakim Indonesia Bahas Kenaikan Gaji

Musda ini menjadi momentum strategis, bukan hanya untuk menyegarkan kepemimpinan, tetapi juga untuk mengukuhkan posisi Golkar Surabaya sebagai kekuatan politik yang adaptif dan relevan di tengah persaingan politik kota. HUM/NUS

TAGGED: Adies Kadir, Asrofi, Bahlil Lahadalia, Golkar Surabaya, Musda XI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran
10 Oktober 2026
Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan
10 Oktober 2026
Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK
10 Oktober 2026
Petugas yang Beri Bebas Bersyarat Mas Bechi dan Indra Kenz Disanksi
10 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Golkar Usung Prabowo pada Pilpres 2029, Pengamat Singgung Peluang Gibran

Nasional

Jokowi Buka Suara soal Ijazah SMA Gibran, Singgung Beda Sistem Pendidikan

Hukum

Pemakzulan Gibran Mengemuka, PKB Masih Kaji Putusan MK

Pemasyarakatan

Mas Bechi Kembali ke Lapas Malang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?