MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ibu dan Anak Hilang di Madiun, Polda Jatim Buru Suami Siri Korban

Publisher: Redaktur 26 Oktober 2026 3 Min Read
Share
Momen terakhir Dini Hardiyanti dan anaknya dijemput Dwi Bagus sebelum keduanya dilaporkan hilang. (Foto: Dok. Istimewa)
Ad imageAd image

MADIUN,  Memoindonesia.co.id  – Polda Jawa Timur memburu Dwi Bagus Martono, suami siri Dini Hardiyanti (30), dan mendalami dugaan pembunuhan terhadap Dini serta anaknya, AGE (4), yang dilaporkan hilang sejak 20 September 2026, Minggu, 25 Oktober 2026.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, membenarkan adanya dugaan pembunuhan tersebut.

Polisi masih menunggu penangkapan terduga pelaku dan mendalami keterangan para saksi.

“Iya dugaan (pembunuhan) ya, kita tinggal nunggu dia tertangkap dan pengakuan saksi-saksi gimana nanti,” kata Jumhur, Minggu 25 Oktober 2026.

Jumhur menduga Dwi Bagus masih berada di wilayah Jawa Timur. Meski demikian, polisi memperluas pencarian hingga Jakarta, Bali, dan Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Di Polda Jatim, 3 Kapolres Terkena Mutasi Polri, Ini Nama Perwira Menengah Itu

“Indikasi ada di wilayah Jatim,” ujarnya.

Jumhur mengungkapkan, berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, Dini dan anaknya terakhir diketahui berada di sebuah hotel di Madiun.

Ia juga membandingkan pola pergerakan dalam kasus tersebut dengan perkara pembunuhan disertai mutilasi terhadap Uswatun Hasanah yang jasadnya ditemukan dalam koper merah pada 2025.

“Pernah monitor Jatanras mengungkap kasus koper merah? Sama itu gerakannya, sama itu,” tandas Jumhur.

Sebelumnya, kabar hilangnya Dini dan anaknya ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Akun @jehannaz9f mengunggah informasi bahwa keduanya hilang sejak 20 September 2026.

Dalam unggahan tersebut, hilangnya ibu dan anak itu disebut terjadi setelah Dini bertengkar dengan suaminya di sebuah rumah makan ayam penyet di Ponorogo, Jawa Timur.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Kapolres dan PJU, Ini Nama-namanya

Pertengkaran itu dikabarkan berlangsung hebat hingga sang suami membanting ponsel miliknya dan Dini.

Setelah kejadian tersebut, keluarga Dini disebut tidak mendapat kabar mengenai keberadaan ibu dan anak itu.

Sang suami juga dikabarkan tidak memberikan informasi yang jelas selama beberapa hari.

Keluarga kemudian mengancam akan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Setelah itu, suami Dini merespons pesan keluarga.

“Suami mengaku tidak tahu keberadaan korban dan memberikan keterangan yang berubah-ubah mengenai lokasi pertengkaran yang awalnya menyebut restoran umum, lalu berubah menjadi warung ayam penyet di Ponorogo,” tulis akun tersebut, Minggu 25 Oktober 2026.

Baca Juga:  Polda Jatim Bongkar Sindikat Judol Internasional, Perputaran Uang Rp 1,4 T

Hingga berita ini ditulis, polisi masih memburu Dwi Bagus dan mendalami dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya. Dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. HUM/GIT

TAGGED: Arshaka Ghafa, CCTV hotel, Dini Hardiyanti, dugaan pembunuhan, Dwi Bagus Martono, hilang misterius, ibu anak hilang, Jatanras Polda Jatim, kasus Madiun, madiun, orang hilang, pencarian pelaku, Polda Jatim, Ponorogo, suami siri
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026
26 Oktober 2026
Widodo AS Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata, Agus Subiyanto Pimpin Upacara
26 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Waspadai Peredaran Narkotika Cair
26 Oktober 2026
Polda Sulut Gerebek Sarang Narkoba di Manado, 111 Paket Sabu Disita
26 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Wafat, SBY Kenang Prajurit Negarawan
26 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026
26 Oktober 2026
Widodo AS Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata, Agus Subiyanto Pimpin Upacara
26 Oktober 2026
Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Waspadai Peredaran Narkotika Cair
26 Oktober 2026
Mantan Panglima TNI Widodo AS Wafat, SBY Kenang Prajurit Negarawan
26 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Olahraga

Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlaga di Porprov Jateng 2026

Nasional

Widodo AS Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata, Agus Subiyanto Pimpin Upacara

Badan Narkotika Nasional

Kapolri Dorong Larangan Total Vape, Waspadai Peredaran Narkotika Cair

Sulawesi Utara

Polda Sulut Gerebek Sarang Narkoba di Manado, 111 Paket Sabu Disita

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?