MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Retret Gelombang II Kepala Daerah Digelar di Jatinangor: 87 Pemimpin Siap Dibekali, 6 Absen Karena Kondisi Kesehatan

Publisher: Redaktur 20 Juni 2025 2 Min Read
Share
Wamendagri Bima Arya meninjau lokasi retret kepala daerah II di IPDN Jatinangor.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sebanyak 87 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia telah mengikuti Retret Kepala Daerah Gelombang II yang diselenggarakan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada pekan lalu.

Agenda penting ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pemimpin daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, saat meninjau persiapan retret pada Kamis, 19 Juni 2025, mengungkapkan bahwa total 93 kepala daerah sebenarnya terdaftar untuk mengikuti gelombang kedua ini. Namun, enam di antaranya harus absen karena alasan kesehatan yang tidak memungkinkan.

Baca Juga:  Wamendagri Bima Arya: Wisata Jokowi Jadi Destinasi Baru Favorit di Solo

“Retret gelombang kedua diikuti oleh 87 kepala daerah dan wakil kepala daerah. Yang terdaftar itu 93, tetapi kami menerima enam surat permohonan untuk tidak mengikuti karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Memang kalau dipelajari, kondisinya memang tidak memungkinkan,” jelas Bima.

Peserta retret kali ini terdiri dari tiga gubernur serta sejumlah bupati dan wali kota. Bima Arya menjelaskan bahwa peserta terbagi dalam tiga kelompok utama: pertama, kepala daerah yang sudah dilantik namun belum mengikuti retret gelombang pertama (seperti dari Bali); kedua, kepala daerah yang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak berlanjut; dan ketiga, kepala daerah yang telah dilantik pasca-penyelesaian Proses Pemungutan Suara Ulang (PSU). Masih ada beberapa kepala daerah yang belum mengikuti retret karena proses PSU yang belum tuntas, seperti di Barito Utara.

Baca Juga:  Maraknya OTT KPK, Pukat UGM Nilai APIP Gagal Awasi Kepala Daerah

Sebelum memulai agenda inti retret, para kepala daerah menjalani tes kesehatan pada Sabtu, 21 Juni 2025. Keesokan harinya, Minggu, 22 Juni 2025, mereka berkumpul di kantor Kementerian Dalam Negeri sebelum bertolak ke Kampus IPDN Jatinangor menggunakan kereta cepat.

Retret ini sendiri dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri pada Senin, 23 Juni 2025, dan dihadiri oleh para Menko serta Menteri terkait, serupa dengan retret sebelumnya yang digelar di Magelang. Seluruh rangkaian kegiatan retret berakhir pada Kamis, 26 Juni 2025 sore atau malam. HUM/GIT

TAGGED: Bima Arya Sugiarto, gelombang II, jatinangor, Kepala Daerah, retret, Wamendagri
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Mabes TNI Ungkap Alasan Jabatan Kaster Kembali Muncul di Era Panglima Agus Subiyanto
15 Maret 2026
Tiga Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Selama Ramadan 2026
15 Maret 2026
KPK Sita Uang Rp 610 Juta dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
15 Maret 2026
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR Bupati Cilacap Sudah Terjadi Sejak 2025
15 Maret 2026
KPK Ungkap Bupati Cilacap Ancam Kadis yang Tak Setor Dana THR hingga Rp 750 Juta
15 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Mabes TNI Ungkap Alasan Jabatan Kaster Kembali Muncul di Era Panglima Agus Subiyanto
15 Maret 2026
Tiga Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Selama Ramadan 2026
15 Maret 2026
KPK Sita Uang Rp 610 Juta dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
15 Maret 2026
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR Bupati Cilacap Sudah Terjadi Sejak 2025
15 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pertahanan

Mabes TNI Ungkap Alasan Jabatan Kaster Kembali Muncul di Era Panglima Agus Subiyanto

Korupsi

Tiga Kepala Daerah Terjaring OTT KPK Selama Ramadan 2026

Korupsi

KPK Sita Uang Rp 610 Juta dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Korupsi

KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR Bupati Cilacap Sudah Terjadi Sejak 2025

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?