MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Musda Golkar Jatim Diprediksi Berjalan Aklamasi, Pakar: Jadi Tren Partai Politik

Publisher: Admin 7 Mei 2025 3 Min Read
Share
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar DPR RI, Ali Mufhti.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar DPR RI, Ali Mufhti.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Jawa Timur yang dijadwalkan pada Sabtu, 10 Mei 2025 di Surabaya, diprediksi akan berlangsung secara aklamasi. Langkah ini dinilai dapat meminimalisasi potensi konflik di tingkat bawah.

Isu aklamasi mencuat setelah nama anggota Fraksi Golkar DPR RI, Ali Mufhti, santer disebut akan ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Jatim. Seluruh DPD II Kabupaten/Kota dikabarkan telah memberikan dukungan kepada mantan Ketua DPRD Ponorogo tersebut. Sementara itu, posisi sekretaris disebut akan dijabat oleh Blegur Prijanggono.

Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono
Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono

Kabar mengenai potensi aklamasi semakin menguat seiring tidak adanya penolakan dari para pengurus partai berlambang pohon beringin itu.

Baca Juga:  Pasang 3 Nama untuk Kursi Pimpinan, Golkar Komitmen Dongkrak Peran Kepemudaan dalam Membangun Surabaya

Sebelumnya, dalam internal partai, sempat muncul tiga nama kandidat kuat untuk menggantikan posisi Sarmuji sebagai Ketua Golkar Jatim: Ali Mufhti, Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono, dan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Namun, peta politik internal Golkar berubah secara mendadak setelah muncul dukungan dari DPP Golkar pusat untuk mendorong duet kepemimpinan antara Ali Mufhti dan Blegur Prijanggono di tingkat provinsi.

Anggota Partai Golkar Jatim, Freddy Poernomo, tidak menampik kemungkinan sistem aklamasi dalam menentukan Ketua DPD Golkar Jatim untuk periode lima tahun mendatang.

“Kenapa tidak, sejauh bisa melalui musyawarah mufakat,” ujarnya.
Freddy menambahkan bahwa aklamasi tidak melanggar mekanisme partai dan justru menjadi pilihan jika tidak ada voting.
“Voting itu kan hanya dilakukan jika aklamasi mentok,” tegasnya.

Baca Juga:  Ambang Batas PT 20% Dihapus MK, Adies Kadir: Semoga Keputusan Ini Membawa Angin Segar Sistem Demokrasi Tanah Air

Sementara itu, pakar politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Moch Mubarrok Muharam, menyebut bahwa tren aklamasi tidak hanya terjadi di Partai Golkar, tetapi juga di beberapa partai politik lainnya di Jawa Timur, seperti Gerindra, NasDem, PAN, dan PKB.

“Banyak partai menilai bahwa aklamasi bisa meminimalisasi konflik di tingkat bawah,” ujarnya pada Rabu, 7 Mei 2025.

Menurut Kang Barok—sapaan akrab Dr. Mubarrok—kondisi ini sangat mungkin terjadi di Golkar, mengingat partai tersebut memiliki banyak kepentingan strategis, apalagi setelah menempati posisi kedua secara nasional dalam Pemilu 2024.

“Ada keinginan agar kepentingan DPP Golkar dapat diwujudkan oleh jajaran partai di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca Juga:  Jadwal Kampanye Akbar Pemilu 2024 dan Pembagian Zona: Dimulai 21 Januari

Lebih lanjut, ia menilai bahwa dengan mengedepankan aklamasi atau hanya mengajukan calon tunggal, maka tidak ada ruang bagi pengurus DPD Golkar Jatim maupun DPD tingkat II se-Jawa Timur untuk menawarkan calon alternatif.

“Ini menjadi cara DPP untuk mengamankan kader pilihan mereka,” pungkasnya. HUM/BAD 

TAGGED: Ali Mufhti, Blegur Prijanggono, DPRD Jatim, Golkar, Komisi V DPR RI, Musda Golkar Jatim, Partai Politik
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jajaran Imigrasi Surabaya bersama PWI Jatim dalam sebuah diskusi dengan mengusung tema “Peran Pers dalam Membentuk Persepsi Publik terhadap Kebijakan dan Penegakan Hukum Keimigrasian”.
Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jawa Timur, Bekali Aparatur Sipil Negara Hadapi Badai Isu Viral
6 Maret 2026
Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jajaran Imigrasi Surabaya bersama PWI Jatim dalam sebuah diskusi dengan mengusung tema “Peran Pers dalam Membentuk Persepsi Publik terhadap Kebijakan dan Penegakan Hukum Keimigrasian”.
Imigrasi

Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jawa Timur, Bekali Aparatur Sipil Negara Hadapi Badai Isu Viral

Korupsi

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan

Korupsi

OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing

Korupsi

MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?