MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kejagung Sita Ferrari, Valas, dan Mobil Mewah Terkait Suap Vonis Lepas Korupsi Minyak Goreng

Publisher: Redaktur 13 April 2025 3 Min Read
Share
Konferensi pers Kejagung di kasus suap ke Ketua PN Jaksel.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti mewah dalam pengusutan kasus dugaan suap vonis lepas perkara korupsi minyak goreng di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Barang bukti yang disita antara lain berupa valuta asing (valas), serta mobil-mobil mewah seperti Ferrari, Mercedes-Benz, Nissan GT-R, dan Lexus.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, menyatakan bahwa bukti yang ditemukan termasuk dokumen dan uang yang mengarah pada tindak pidana korupsi suap dan gratifikasi. Dugaan suap ini terkait vonis lepas terhadap tiga korporasi dalam kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO): Permata Hijau Group, Wilmar Group, dan Musim Mas Group.

Baca Juga:  Begini Aliran Rp 6 M Pihak Ronald Tannur ke Eks Pejabat MA demi Vonis Bebas

Ketiga korporasi itu sebelumnya dituntut membayar uang pengganti besar—Wilmar Group Rp 11,8 triliun, Musim Mas Group Rp 4,8 triliun, dan Permata Hijau Group Rp 937 miliar—namun dinyatakan lepas oleh majelis hakim dalam putusan pada 19 Maret 2025.

Kejagung mengungkap bahwa vonis tersebut diduga kuat diatur melalui suap senilai Rp 60 miliar. Tersangka utama yang telah ditetapkan adalah Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Muhammad Arif Nuryanta, yang saat kasus berlangsung menjabat sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Pusat. Selain itu, dua pengacara korporasi, Marcella Santoso dan Ariyanto, serta Wahyu Gunawan, panitera muda PN Jakarta Utara, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Dari Menteri Hingga Konsultan: Ini Daftar Lengkap 5 Tersangka Skandal Laptop Rp 1,98 Triliun

“Penyidik menemukan cukup bukti bahwa MAN menerima uang Rp 60 miliar untuk mengatur agar putusan vonis terhadap tiga korporasi tersebut dinyatakan onslag (lepas dari segala tuntutan hukum),” ujar Qohar, Sabtu, 12 April 2025.

Detail Barang Bukti yang Disita Kejagung:
Uang tunai:

1. SGD 40.000, USD 5.700, 200 Yuan, Rp 10,8 juta (dari rumah Wahyu Gunawan)

2. SGD 3.400, USD 600, Rp 11,1 juta (di mobil Wahyu Gunawan)

3. Rp 136,95 juta (dari rumah Ariyanto)

Dalam tas Muhammad Arif Nuryanta:

1. Amplop berisi 65 lembar SGD 1.000

2. Amplop berisi 72 lembar USD 100

Baca Juga:  Sandra Dewi Jadi Saksi Sidang Harvey Moeis Hari Ini

3. Dompet berisi campuran valas (USD, SGD, RM) dan rupiah

Mobil mewah:

1. Ferrari Spider, disita dari rumah Ariyanto

2. Nissan GT-R, dari rumah Ariyanto

3. Mercedes-Benz, dari rumah Ariyanto

4. Lexus, dari rumah Ariyanto

Penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi di Jakarta dan beberapa daerah luar provinsi. Penyidikan masih berlanjut, termasuk terhadap majelis hakim PN Jakarta Pusat yang memberikan vonis lepas tersebut. HUM/GIT

TAGGED: ferrari, Kejagung, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Korupsi Minyak Goreng, Lexus, Mercedes-Benz, Muhammad Arif Nuryanta, Musim Mas Group, Nissan GT-R, Permata Hijau Group, valas, Vonis Lepas, Wilmar Group
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Arif Yudistira, saat membuka kegiatan menekankan bahwa kekuatan utama pengawasan ada pada kolaborasi.
Timpora Salatiga Rapatkan Barisan, Pengawasan WNA Diperketat di Tengah Mobilitas yang Kian Dinamis
12 Februari 2026
Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 31 Kajari Termasuk Sampang, Magetan, dan Padang Lawas
12 Februari 2026
KPK Periksa Kartika Sari Terkait Pertemuan HM Kunang dan Sarjan
12 Februari 2026
Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Siap Hadapi Gugatan Kasus Kuota Haji 2024
12 Februari 2026
Polisi Ungkap Bahaya Vape Narkoba Etomidate Jaringan Internasional
12 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 31 Kajari Termasuk Sampang, Magetan, dan Padang Lawas
12 Februari 2026
KPK Periksa Kartika Sari Terkait Pertemuan HM Kunang dan Sarjan
12 Februari 2026
Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Siap Hadapi Gugatan Kasus Kuota Haji 2024
12 Februari 2026
Polisi Ungkap Bahaya Vape Narkoba Etomidate Jaringan Internasional
12 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik
11 Februari 2026
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada salah satu anggota Forkopdensi dalan giat FGD di hotel Surabaya.
Ratusan Pengungsi Terkatung, Rudenim Surabaya Desak Semua Instansi Jangan Lepas Tangan
10 Februari 2026
Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan
11 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Plh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Arif Yudistira, saat membuka kegiatan menekankan bahwa kekuatan utama pengawasan ada pada kolaborasi.
Imigrasi

Timpora Salatiga Rapatkan Barisan, Pengawasan WNA Diperketat di Tengah Mobilitas yang Kian Dinamis

Kejaksaan

Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 31 Kajari Termasuk Sampang, Magetan, dan Padang Lawas

Korupsi

KPK Periksa Kartika Sari Terkait Pertemuan HM Kunang dan Sarjan

Korupsi

Yaqut Ajukan Praperadilan, KPK Siap Hadapi Gugatan Kasus Kuota Haji 2024

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?