MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Mantan Ketua Hipmi Surabaya dan Pengusaha Muda Dituntut 3,5 Tahun: Jaksa Kuatkan Proyek Jual Beli Solar Fiktif

Publisher: Redaktur 21 Maret 2025 2 Min Read
Share
Terdakwa Muhammad Luthfy dan R De Laguna Latantri Putera menuju ruang sidang Cakra di PN Surabaya untuk mendengarkan tuntutan jaksa.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Muhammad Luthfy dan R De Laguna Latantri Putera dituntut 3,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi , Kamis 20 Maret 2025.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surabaya periode 2019-2022 dan pengusaha muda yang terseret kasus pidana dugaan penipuan jual beli solar itu terbukti melanggar pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sesuai dengan dakwaan alternatif pertama.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Muhammad Luthfy dan R De Laguna Latantri Putera masing-masing 3 tahun dan 6 bulan dikurangi dengan selama terdakwa dalam tahanan, ” ujar Jaksa Deddy.

Lanjut Deddy, hal-hal yang memberatkan karena kedua terdakwa terbukti melakukan penipuan secara bersama-sama.

Baca Juga:  Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap Trio Hakim, Ini Kata Pengacara

“Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa sopan di persidangan dan tidak pernah menjalani hukuman, “ujarnya.

Terkait dengan tuntutan itu, majelis hakim memberikan kesempatan kepada masing-masing penasihat hukum (PH) terdakwa maupun terdakwa untuk mengajukan pembelaan (pledoi).

“Kita sepakati untuk pembelaan pada tanggal 25 Maret 2025. Replik tanggal 27 Maret 2025, dan duplik tanggal 9 April 2025. Untuk putusan kita jadwalkan tanggal 10 April 2025. Misal kalau belum siap, putusan kita bacakan Jumat-nya, ” ujar ketua majelis hakim.

Tambah ketua majelis hakim, jika PH terdakwa dua (R De Laguna Latantri Putera) tidak bisa hadir dan mengikuti sidang secara online untuk nota pembelaan bisa dititipkan kepada keluarga terdakwa saat itu.

Baca Juga:  Sekjen Kementan Nonaktif Kasdi Subagyono Dituntut 6 Tahun Penjara

“Jika tidak menyerahkan (pledoi), kami anggap sudah dibacakan. Untuk terdakwa bisa melakukan pembelaan sendiri, dan itu haknya, ” pungkas ketua majelis hakim.

Sementara itu, Prihantoro Bayu Aji, PH dari Muhammad Luthfi ditemui usai sidang mengatakan bahwa tuntutan jaksa lebih dari dakwaan kesatu tentang penipuan.

“Berarti tuntutan lebih mengarah kepada proyek fiktif dan proyek itu tidak ada. Nanti di pledoi akan kita sampaikan hal itu. Dari keterangan saksi yang hadir menerangkan bahwa proyek itu ada,” pungkas Prihantoro Bayu Aji. HUM/GIT

TAGGED: ketua hipmi surabaya, Muhammad Luthfy, Pengusaha Muda, PN Surabaya, R De Laguna Latantri Putera, terdakwa, tuntutan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
KPK Masih Cari Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
4 Maret 2026
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Pengadaan Outsourcing Pemkab
4 Maret 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Ini Jadwal Lengkapnya
3 Maret 2026
KPK Segel Kantor Bupati Pekalongan Usai OTT Fadia Arafiq
3 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
KPK Masih Cari Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
4 Maret 2026
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Pengadaan Outsourcing Pemkab
4 Maret 2026
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Ini Jadwal Lengkapnya
3 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati

Korupsi

KPK Masih Cari Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Korupsi

OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Pengadaan Outsourcing Pemkab

Peristiwa

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terlihat di Indonesia, Ini Jadwal Lengkapnya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?