MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Gelar Multaqo Ulama Se-Jatim, Ini Keyakinan Gus Miftah pada Khofifah Indar Parawansa

Publisher: Admin 20 November 2024 4 Min Read
Share
Khofifah bersama sejumlah ulama Jatim dan Gus Miftah.
Khofifah bersama sejumlah ulama Jatim dan Gus Miftah.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Ratusan masyayikh dan juga kiai muda se-Jatim menghadiri acara Multaqo Ulama di Surabaya, Selasa, 19 November 2024. Hadir dalam acara itu Kiai kondang KH Miftah Maulana Habiburrahman.

Dalam forum ini, kiai yang akrab disapa Gus Miftah tersebut meyakinkan para masyayikh dan juga kiai muda di Jawa Timur untuk memilih Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030 dalam Pilgub Jatim.

Kegiatan ini dikatakan Gus Miftah adalah bentuk dukungan all out darinya dalam rangka memenangkan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2024 mendatang.

Sekaligus melunasi janji yang telah disampaikan Gus Miftah di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto beberapa waktu yang lalu.

“Jadi saya sudah janji pada Pak Prabowo, bahwa saya akan all out untuk memenangkan Ibu Khofifah di Jawa Timur,” tegas Gus Miftah.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Harap Masyarakat Lalui Ramadan dengan Khusyuk dan Saling Menghormati

“Dan komunikasi saya dengan Bu Khofifah juga sudah terbangun cukup lama bahkan sebelum pilkada dimulai. Janji saya kalau Pak Prabowo menang mutlak di Jatim dan berhasil menjadi Presiden, maka saya akan membantu memenangkan Ibu Khofifah di Jawa Timur,” imbuh Gus Miftah.

Lebih lanjut, sejauh ini Gus Miftah menegaskan bahwa ia sudah keliling di banyak tempat di Jawa Timur, bahkan ia menggelar forum-forum pengajian besar yang didatangi oleh banyak jemaah dalam rangka untuk memenangkan Khofifah-Emil.

Tidak hanya itu, Gus Miftah menegaskan dengan Khofifah melanjutkan kepemimpinannya, akan memiliki banyak keuntungan bagi Jawa Timur. Salah satunya karena Khofifah dinilai Gus Miftah memiliki chemistry dengan Presiden Prabowo.

“Saya melihat bahwa Pak Presiden Prabowo dan Ibu Khofifah ini punya chemistry yang sama. Dan itu jelas. Dibuktikan dari begitu dipercayanya Ibu Khofifah kemarin ketika Pilpres dengan membawa seluruh kemampuannya untuk memenangkan Pak Prabowo,” tegasnya.

Baca Juga:  Di HPN 2024, PDAM Surya Sembada Perkuat Layanan Aplikasi CIS

Adanya chemistry antara Presiden dan Kepala Daerah ini disebut Gus Miftah penting kaitannya dalam pembangunan Jawa Timur ke depannya. Sebab dengan adanya komunikasi dan koneksi yang baik akan mendorong pembangunan berjalan lebih cepat.

“Ketika ada kecocokan pusat dan daerah, tentu diharapkan pembangunan akan berjalan lancar karena ada akses langsung ke Presiden. Dan Bu Khofifah sangat punya kemampuan untuk itu,” tegasnya.

Di sisi lain, menanggapi dukungan dari Gus Miftah dan seluruh masyayikh dan kiai muda Jatim, Khofifah menyampaikan rasa terima kasihnya. Ini menguatkan ikhtiar dhohir dan batin yang kita lakukan.

“Sebab para kiai yang hadir di sini punya jaringan dan alumni yang luar biasa. Dan dukungan masyayikh dan kiai muda tak hanya mendukung tapi juga menguatkan dengan doa dan riyadhoh,” ujarnya.

Baca Juga:  Foto: Tersangka Kasus Pembunuhan Mahasiswi Surabaya

Tak hanya itu, pihaknya pun mengakui bahwa pembangunan Jawa Timur ke depan tak bisa lepas dari peran dan dukungan pemerintah pusat. Sehingga komunikasi dan jaringan yang baik akan mendukung kelancaran pembangunan ke depan.

“Tentu itu penting karena banyak program dan proyek tertentu itu rebutan antar daerah. Maka ketika rebutan, pasti ada hitungan mana yang lebih strategis, mana yang diprioritaskan,” sahut Khofifah.

Ia mencontohkan, misalnya untuk Gerbang Baru Nusantara yang punya koneksi khusus dengan Indonesia timur, IKN misalnya, maka reasoning tertentu akan jadi penguatan untuk pertumbuhan sentra ekonomi Jatim. HUM/BOY

TAGGED: Gus Miftah, KH Miftah Maulana Habiburrahman, Khofifah Indar Parawansa, Multaqo Ulama, Pilgub Jatim, Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas imigrasi mengawal keempat WNA Tajikistan yang masih dalam hubungan satu keluarga untuk dilakukan deportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk dipulangkan ke negara asal.
Langgar Aturan Keimigrasian, Empat WNA Tajikistan Dideportasi Petugas Imigrasi Semarang
29 Januari 2026
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Adela Kanasya Berpeluang Gantikan Kursi Ayahnya di DPR
29 Januari 2026
KPK Dalami Pengumpulan Uang Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa
29 Januari 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Rombak 36 Pejabat Kemenkeu
29 Januari 2026
Kejagung Tunjuk Tiga Plh Kajari Sampang, Magetan, dan Padang Lawas
29 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Petugas imigrasi mengawal keempat WNA Tajikistan yang masih dalam hubungan satu keluarga untuk dilakukan deportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk dipulangkan ke negara asal.
Langgar Aturan Keimigrasian, Empat WNA Tajikistan Dideportasi Petugas Imigrasi Semarang
29 Januari 2026
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Adela Kanasya Berpeluang Gantikan Kursi Ayahnya di DPR
29 Januari 2026
KPK Dalami Pengumpulan Uang Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa
29 Januari 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Rombak 36 Pejabat Kemenkeu
29 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat meluncurkan kebijakan Global Citizen of Indonesia (GCI) bertepatan dengan peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76.
Imigrasi Resmikan Kebijakan Global Citizen of Indonesia di Hari Bhakti Imigrasi ke-76
27 Januari 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Rombak 36 Pejabat Kemenkeu
29 Januari 2026
Eks Stafsus Nadiem Bantah Pejabat Kemendikbud Takut dalam Sidang Chromebook
28 Januari 2026
Yusril Tegaskan Penetapan Adies Kadir sebagai Calon Hakim MK Kewenangan DPR
28 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Petugas imigrasi mengawal keempat WNA Tajikistan yang masih dalam hubungan satu keluarga untuk dilakukan deportasi melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, untuk dipulangkan ke negara asal.
Headlines

Langgar Aturan Keimigrasian, Empat WNA Tajikistan Dideportasi Petugas Imigrasi Semarang

Politik

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Adela Kanasya Berpeluang Gantikan Kursi Ayahnya di DPR

Korupsi

KPK Dalami Pengumpulan Uang Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa

Pemerintahan

Purbaya Yudhi Sadewa Rombak 36 Pejabat Kemenkeu

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?