MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

MA Nyatakan Kejati Jatim Bisa Langsung Eksekusi Ronald Tannur

Publisher: Redaktur 27 Oktober 2024 2 Min Read
Share
Gregorius Ronald Tannur.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mahkamah Agung (MA) buka suara mengenai pernyataan Kejati Jatim yang belum mengeksekusi kasasi Gregorius Ronald Tannur karena salinan putusan belum terbit. MA menegaskan eksekusi tak perlu menunggu salinan putusan dikirimkan.

“Tadi Kejari belum bisa eksekusi karena salinan putusan belum diterima. Jadi eksekusi itu tidak harus nunggu salinan putusan. Petikan putusan itulah dalam praktik sehari-hari yang untuk eksekusi,” kata Juru Bicara MA Hakim Agung Yanto kepada wartawan, Sabtu 26 Oktober 2024.

Yanto menilai Ronald Tannur sudah bisa dijebloskan ke penjara dengan memakai petikan putusan kasasi. Menurutnya, akan membutuhkan waktu lama apabila jaksa menunggu salinan terbit.

Baca Juga:  DPR Kawal dan Tuntaskan Kasus Ronald Tannur, Dasco: Putusan Hakim Tak Masuk Akal

“Makanya begitu putusan dibacakan, petikannya keluar agar segera dieksekusi. Kalau salinan ya agak lama karena dikoreksi dulu kalimatnya, ada yang salah atau tidak. Kan tiga orang hakim yang mengoreksi. Mungkin kalau petikan putusan keluar hari itu juga tapi salinan putusan bisa 2-3 minggu,” tegasnya.

“Itu praktik sehari-hari. Makanya saya kok tanda tanya, kok harus nunggu salinan, petikannya udah dikirim kok. Jadi jangan inilah, masyarakat bingung ngapain kok ini dilama-lamakan,” sambungnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung telah menganulir vonis bebas Gregorius Ronald Tannur menjadi 5 tahun penjara dalam kasus dugaan pembunuhan Dini Sera. Vonis itu dibatalkan sehari sebelum 3 hakim PN Surabaya ditangkap jaksa.

Baca Juga:  Terungkap Peran Zarof Ricar dalam Film Sang Pengadil di Tengah Kasus Suap dan Gratifikasi

Kejati Jatim mengaku hingga saat ini belum menerima salinan putusan kasasi tersebut. Sehingga, Kejati Jatim belum bisa melakukan tindak lanjut eksekusi.

“Belum kami terima dan dari kemarin kami berupaya mendownload sendiri dari direktori putusan MA tetap belum bisa. Karena sama MA sendiri belum di-upload,” kata Kajati Jatim Mia Amiati, Jumat 25 Oktober 2024.

Mia mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan eksekusi terhadap kasasi Ronald setelah salinan putusan sudah diterima.

“Segera setelah salinan putusan kami terima akan kami eksekusi,” tegasnya.

Sembari menunggu salinan putusan kasasi dari MA, Kejati Jatim kini telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk memastikan keberadaan Ronald tetap di Indonesia. HUM/GIT

Baca Juga:  Daftar 10 Calon Hakim MK Pengganti Anwar Usman yang Diajukan MA
TAGGED: Erintuah Damanik, Gregorius Ronald Tannur, hakim, Hakim Agung, Heru Hanindyo, Kajati Mia Amiati, Kejati Jatim, MA, Mangapul, Mia Amiati, vonis bebas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

KBRI Riyadh dan Beberapa Perwakilan RI di Timur Tengah Batalkan Salat Idulfitri 1447 H
20 Maret 2026
Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Septic Tank di Pamekasan
20 Maret 2026
Polisi Ungkap Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV
19 Maret 2026
Beda Versi TNI dan Polisi soal Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
19 Maret 2026
Kompolnas Apresiasi Pengungkapan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
19 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KBRI Riyadh dan Beberapa Perwakilan RI di Timur Tengah Batalkan Salat Idulfitri 1447 H
20 Maret 2026
Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Septic Tank di Pamekasan
20 Maret 2026
Polisi Ungkap Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV
19 Maret 2026
Beda Versi TNI dan Polisi soal Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
19 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Internasional

KBRI Riyadh dan Beberapa Perwakilan RI di Timur Tengah Batalkan Salat Idulfitri 1447 H

Peristiwa

Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Septic Tank di Pamekasan

Hukum

Polisi Ungkap Pergerakan Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS dari CCTV

Hukum

Beda Versi TNI dan Polisi soal Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?