MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kuras Uang dan Perhiasan Milik Pacar di Apartemen, WNA Turki Dipenjara Setelah Berusaha Kabur Melalui Bandara Juanda

Publisher: Admin 10 September 2024 3 Min Read
Share
MAK, WN Turki ini ditangkap anggota Jatanras Polrestabes Surabaya di Bandara Internasional Juanda usai mencuri uang dan perhiasan milik pacar.
MAK, WN Turki ini ditangkap anggota Jatanras Polrestabes Surabaya di Bandara Internasional Juanda usai mencuri uang dan perhiasan milik pacar.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – WNA asal Negara Turki, MAK (53), harus berurusan dengan kepolisian karena terlibat persoalan pidana pencuriam. Ia dilaporkan oleh pacarnya karena menguras harta dan uang milik F yang tinggal di kawasan Surabaya Barat, saat korban tidak ada di apartemen.

Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, membekuk MAK di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. MAK diduga hendak melarikan diri dari aparat usai menguras harta milik pacarnya itu.

“MAK ini mencuri perhiasan milik pacarnya di Apartemen Waterpalace Tower E,” ujar AKBP Aris Purwanto, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya dalam keterangannya, Senin, 9 September 2024.

Aris mengungkapkan, kejadian bermula dari hubungan asmara antara MAK dan F. Kemudian, tersangka berkunjung ke Indonesia dengan menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Juanda Sidoarjo.

Baca Juga:  Datang Lagi di Surabaya, Menteri AHY Bakal Ujian Terbuka Doktoral Sekaligus Deklarasi 46 Kabupaten/Kota Lengkap di 23 Provinsi dari Grahadi

Selama di Surabaya, MAK  bermalam di Apartemen Waterpalace Tower E milik F, pada 29 Agustus 2024 lalu pukul 11.00. Tersangka datang ke resepsionis untuk meminta kunci apartemen dengan membawa 1 koper.

“Saat itu, korban mencoba menghubungi MAK, namun tidak ada respons. Hingga pada, 29 Agustus 2024 pukul 21.00, korban telepon anaknya untuk mengecek apartemen, karena di kamar terdapat barang berharga,” sambung Aris.

Kemudian anak F berinisial YA mendatangi apartemen. Namun, sampai depan kamar, tidak ada respons dari dalam. Korban akhirnya memanggil sekuriti dan mengecek CCTV, ternyata pada 29 Agustus 2024 pukul 04.30, MAK telah keluar dari kamar apartemen dengan membawa 2 koper dan salah satunya milik korban.

Baca Juga:  Sepanjang 2025, Imigrasi Surabaya Catat Kinerja Optimal di Layanan, Pengawasan, dan Pemeriksaan

“Saat korban berhasil masuk ke dalam kamar, ternyata barang berharga berupa perhiasan dan uang tunai sudah hilang. Korban akhirnya melaporkan ke Polrestabes Surabaya,” bener Aris.

Berdasarkan laporan itu, Tim Opsnal Jatanras melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP, dan serangkaian penyelidikan dengan melakukan interogasi saksi-saksi sekitar TKP, dan analisa CCTV yang menyorot di depan lokasi dan memprofiling pelaku.

Setelah mendapatkan bukti tim Jatanras melakukan pencarian terhadap keberadaan MAK, dan berhasil meringkusnya saat akan kabur di Bandara Juanda tanpa perlawan sama sekali.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna penyidikan lebih lanjut. Dari tangannya, polisi juga menyita 2 HP milik, 1 paspor Turki, 1 kunci apartemen perhiasan, jam tangan, dan uang tunai Rp 5 juta.

Baca Juga:  Kedubes Timor Leste Apresiasi Imigrasi Bandung, Dinilai Bijak Atasi Pelanggran Keimigrasian

Sementara itu, pihak Kantor Imigrasi Surabaya melalui Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. HUM/CAK

TAGGED: Apartemen Waterpalace, Bandara Internasional Juanda, Bandara Juanda, Deportasi, Jatanras, Kurang Uang, Pencurian, Polrestabes Sutabaya, Satreskrim, WNA Turki, WNA Turki Dipenjara
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR
22 Januari 2026
Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Lokasi Black Box ATR 42-500 Teridentifikasi di Jurang Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko SAR Pangkep
22 Januari 2026
Hari Keenam Operasi SAR ATR 42-500, Tim Gabungan Fokus Cari Korban di Gunung Bulusaraung
22 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR
22 Januari 2026
Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Lokasi Black Box ATR 42-500 Teridentifikasi di Jurang Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko SAR Pangkep
22 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menunjukkan BB milik para WNA yang diamankan di Tangerang.
27 WNA Diciduk, Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang
19 Januari 2026
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih P Kartika Perdhana bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta Pamuji Raharja (kanan) menyambut rombongan Ombudsman RI dipimpin Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih.
Sinergi Imigrasi–Ombudsman RI, Layanan Kedatangan WNA di Soekarno-Hatta Kian Profesional
20 Januari 2026
Fraksi PDI-P DPR Rotasi Anggota Komisi, Adian Napitupulu dan Rieke Diah Pitaloka Bergeser
21 Januari 2026
Gerindra Jatim Tegaskan Wali Kota Madiun Maidi Bukan Kader Usai Terjaring OTT KPK
21 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun Terkait Kasus Pemerasan Dana CSR

Peristiwa

Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep

Peristiwa

Lokasi Black Box ATR 42-500 Teridentifikasi di Jurang Gunung Bulusaraung Pangkep

Peristiwa

Black Box Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi ke Posko SAR Pangkep

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?