MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Menteri AHY: Tidak Boleh ada Lagi Mafia Tanah di Indonesia, Mereka Biasa Bersekongkol

Publisher: Admin 30 Mei 2024 2 Min Read
Share
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sisa sertifikat tanah milik keluarga artis Nirina Zubir yang sempat digelapkan eks asisten rumah tangga
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sisa sertifikat tanah milik keluarga artis Nirina Zubir yang sempat digelapkan eks asisten rumah tangga.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Gebuk mafia tanah, rupanya kata-kata ini tak sebatas slogan. Komitmen Kementerian ATR/BPN memberantas praktik mafia tanah, betul-betul dijalankan. Menteri AHY bahkan tidak pandang bulu akan membantu masyarakat dari latar belakang apapun.

Pernyataan ini disampaikan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika menyerahkan sisa sertifikat tanah milik keluarga artis Nirina Zubir yang sempat digelapkan eks asisten rumah tangga (ART). AHY menegaskan tidak boleh ada lagi mafia tanah di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian pelajaran untuk kita semua bahwa tidak boleh ada siapa pun yang melawan hukum di Indonesia, termasuk oknum mafia tanah siapa pun,” kata AHY kepada wartawan di kantornya, Rabu, 29 Mei 2024.

Baca Juga:  Kakanwil BPN Provinsi Jawa Timur Ingatkan Jajaran Agar Tidak Meminta Atau Menerima Sesuatu Berkaitan dengan Program PTSL

Mafia tanah, kata AHY, biasa bersekongkol. Menurutnya, mereka yang menjadi mafia tanah merupakan orang berpengalaman yang menjadi aktor intelektual.

“Mereka biasa bersekongkol juga, bukan mereka yang tidak punya pengalaman. Mereka justru aktor intelektual yang bisa menggunakan cara tertentu melawan hukum. Oleh karena itu, sejak awal semangatnya Kementerian ATR/BPN untuk gebuk mafia tanah kita lakukan secara serius,” ucap Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini.

AHY berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari mafia tanah. Bahkan, kata dia, pemerintah bisa menjadi korban mafia tanah.

“Begitu juga bukan hanya individu, tapi korporasi, bahkan pemerintah sendiri. Pemerintah daerah termasuk di antaranya, yang kemudian asetnya diserobot, dipalsukan seperti yang dialami oleh Mbak Nirina Zubir ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf, Menteri AHY: Kita Urus dengan Cepat Tanpa Dipungut Biaya

Namun AHY meminta waktu bagi ATR/BPN untuk menangani setiap permasalahan. Dia juga mengimbau masyarakat untuk waspada dari cara-cara mafia tanah dalam beraksi.

“Kalau sudah punya surat sertifikat tanah, jaga baik-baik, karena bisa juga dipalsukan. Karena canggih caranya, suka di luar dari yang kita bayangkan,” kata AHY.

“Tetapi apabila sudah menjaga dengan baik masih juga diserobot, jangan sungkan, ragu, takut, datang langsung ke kantor ATR/BPN di daerah maupun pusat ini. Dengan demikian, kami bisa tahu masalahnya, dan segera langkah-langkah dilakukan,” imbuhnya. */HUM

TAGGED: Agus Harimurti Yudhoyono, Badan Pertanahan Nasional, Mafia Tanah, Menteri AHY, Nirina Zubir, Partai Demokrat
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

6 Janji Suyudi Ario Seto Setelah Resmi Jadi Kapolri, dari Rekrutmen hingga Pelayanan
2 Oktober 2026
Profil Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru Pendamping Suyudi Ario Seto
2 Oktober 2026
Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Terima Bintang Mahaputera dari Prabowo
2 Oktober 2026
saat konferensi pers di Gedung Suara Surabaya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Gitaris Legenda Dewa Budjana Meriahkan Konser Dewa 19 Bareng Padi Reborn di Surabaya
2 Oktober 2026
Arrmanatha Nasir Resmi Jadi Menlu, Gantikan Sugiono di Tengah Reshuffle Kabinet
2 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

6 Janji Suyudi Ario Seto Setelah Resmi Jadi Kapolri, dari Rekrutmen hingga Pelayanan
2 Oktober 2026
Profil Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru Pendamping Suyudi Ario Seto
2 Oktober 2026
Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Terima Bintang Mahaputera dari Prabowo
2 Oktober 2026
Arrmanatha Nasir Resmi Jadi Menlu, Gantikan Sugiono di Tengah Reshuffle Kabinet
2 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

6 Janji Suyudi Ario Seto Setelah Resmi Jadi Kapolri, dari Rekrutmen hingga Pelayanan

Nasional

Profil Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru Pendamping Suyudi Ario Seto

Nasional

Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Terima Bintang Mahaputera dari Prabowo

saat konferensi pers di Gedung Suara Surabaya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Headlines

Gitaris Legenda Dewa Budjana Meriahkan Konser Dewa 19 Bareng Padi Reborn di Surabaya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?