MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

PN Sidoarjo Vonis Mati 3 Pengedar Sabu 20 Kg di Pulau Jawa

Publisher: Redaktur 18 Februari 2024 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo telah menjatuhkan hukuman mati terhadap Aryo Anggowo (31), Muhammad Nafik Supriyanto (41), dan Hendrik Anggun Setiawan (33) karena terbukti bersalah dalam kasus pengedaran sabu seberat 20 kg di Pulau Jawa.

Kasus ini berawal ketika aparat penegak hukum menerima informasi tentang pengiriman narkotika dari Jakarta ke Surabaya. Pada 10 Mei 2023, mereka mengikuti jejak ketiga terdakwa yang melintasi tol Mojokerto menuju tol Juanda.

Setelah melakukan pengawasan terhadap ketiganya, polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Buduran, Sidoarjo. Di sana, mereka menemukan 20 bungkus teh yang ternyata berisi sabu seberat 20 kg, bersama dengan kantong keresek yang berisi 3.888 butir ekstasi dan bahan-bahan cair untuk pembuatan sabu.

Baca Juga:  Hakim Pemvonis Ringan Harvey Moeis Dimutasi ke Papua Barat, Hanya Sebulan Usai Rotasi Pertama

Aryo Anggowo mengakui bahwa barang-barang tersebut diperoleh dari seorang yang masih buron, yang dikenal sebagai BK, yang berada di sebuah hotel di Slipi.

“Barang-barang itu didapat dari BK di hotel di Slipi,” kata Aryo Anggowo dalam keterangannya, yang tertuang dalam salinan putusan PN Sidoarjo, Minggu, 18 Februari 2024.

Meskipun BK masih dalam pencarian, mereka telah terlibat dalam operasi serupa sebelumnya dan menerima bayaran sebesar Rp 150 juta.

“Saya menggunakan barang tersebut secara gratis sebelum ditangkap,” jelasnya.

Majelis hakim PN Sidoarjo, yang dipimpin oleh Syafril Batubara dan didukung oleh anggota Bambang Trenggono dan Dasriwati, menjatuhkan hukuman mati karena tindakan ketiganya dianggap merugikan masyarakat dan bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

Baca Juga:  Loloskan 8 Kali Penyeludupan Narkoba, Mantan Kasatreskoba Polres Lampung Selatan Divonis Mati

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I, II, dan III dengan pidana mati,” tutur majelis hakim.

Putusan PN Sidoarjo ini menegaskan komitmen tegas terhadap pemberantasan peredaran narkotika yang merusak masyarakat. Ini juga menjadi peringatan bagi siapa pun yang terlibat dalam kejahatan semacam ini bahwa tidak akan ada toleransi atas tindakan yang merugikan bangsa Indonesia. CAK/RAZ

TAGGED: Aryo Anggowo, Hendrik Anggun Setiawan, Jakarta-Surabaya, Muhammad Nafik Supriyanto, Pengedar Sabu, PN Sidoarjo, Vonis Mati
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Sidang Tuntutan Marcella Santoso Digelar 18 Februari 2026
13 Februari 2026
Bupati Buol Diminta Kembalikan USD 10 Ribu ke KPK
13 Februari 2026
Eks Pejabat Kemnaker Akui Terima Rp 65 Juta Urus Sertifikasi K3
13 Februari 2026
Menkeu Purbaya Tanggapi Penyegelan Toko Tiffany & Co di Jakarta
13 Februari 2026
Prabowo Akan Beri Bintang Mahaputera ke Kapolri
13 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Sidang Tuntutan Marcella Santoso Digelar 18 Februari 2026
13 Februari 2026
Bupati Buol Diminta Kembalikan USD 10 Ribu ke KPK
13 Februari 2026
Eks Pejabat Kemnaker Akui Terima Rp 65 Juta Urus Sertifikasi K3
13 Februari 2026
Menkeu Purbaya Tanggapi Penyegelan Toko Tiffany & Co di Jakarta
13 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Beredar Kabar KPK Amankan Seseorang di Nganjuk, Ini Penjelasan Resmi
11 Februari 2026
Diva Siregar Klarifikasi Isu Mabuk Usai Kecelakaan Mobil Terbalik
11 Februari 2026
Wakil Wali Kota Armuji bertemu satu meja bersama almarhum Adi Sutarwijono semasa hidup. Ia merasa kehilangan atas kepergian sahabatnya itu.
Adi Sutarwijono Berpulang, PDIP Surabaya Kehilangan Penjaga Garis Perjuangan
11 Februari 2026
Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi 31 Kajari Termasuk Sampang, Magetan, dan Padang Lawas
12 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Sidang Tuntutan Marcella Santoso Digelar 18 Februari 2026

Korupsi

Bupati Buol Diminta Kembalikan USD 10 Ribu ke KPK

Korupsi

Eks Pejabat Kemnaker Akui Terima Rp 65 Juta Urus Sertifikasi K3

Nasional

Menkeu Purbaya Tanggapi Penyegelan Toko Tiffany & Co di Jakarta

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?