MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Kebijakan Inklusif Kapolri: Penyandang Disabilitas Bisa Ikut Rekrutmen Polri

Publisher: Redaktur 20 Januari 2024 4 Min Read
Share
Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melalui Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, mengumumkan kebijakan inklusif dengan membuka kesempatan rekrutmen di Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dan Bintara Polri untuk penyandang disabilitas.

Keputusan ini mendapat apresiasi tinggi dari Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia.

Menurut Angkie, kebijakan ini mencerminkan upaya Polri untuk menerapkan inklusifitas bagi penyandang disabilitas. Dalam keterangannya kepada Divisi Humas Polri pada Jumat, 19 Januari 2024.

“Menurut saya Polri telah menerapkan inklusifitas bagi teman-teman disabilitas. Saya sangat mengapresiasi hal tersebut,” ujar Angkie.

Angkie berharap bahwa ke depannya, Polri dapat menyediakan kuota lebih banyak lagi untuk penyandang disabilitas lulusan perguruan tinggi.

“Karena tahun ini Polri sudah merekrut personel dari kelompok disabilitas, di mana rekrutmen disabilitas Bintara Polri adalah untuk yang menamatkan pendidikan di tingkat SMU dan SMK, diharapkan ke depannya SIPSS untuk lulusan perguruan tinggi bisa lebih banyak lagi membuka peluang kerja bagi teman-teman disabilitas di luar sana,” tambah Angkie.

Baca Juga:  Daftar Lengkap Mutasi Polri: Komjenpol Ahmad Dofiri Wakapolri, Irjenpol Dedi Irwasum

Sebelumnya, Jenderal Sigit telah menjelaskan bahwa rekrutmen di Polri melibatkan berbagai jalur, termasuk Akademi Kepolisian (Akpol), SIPSS, Bintara, hingga Tamtama.

Dalam upaya meningkatkan keberagaman, Polri juga melakukan rekrutmen proaktif dengan kriteria afirmatif action dan talents scouting.

“Ini kita lakukan terhadap calon-calon yang secara khusus memiliki keahlian tertentu yang mungkin tidak bisa diterima karena persyaratan administrasi. Namun karena keahlian khususnya, kemudian bisa kita rekrut,” ungkap Jenderal Sigit dalam Rilis Akhir Tahun di Mabes Polri pada Rabu, 27 Desember 2023.

Jenderal Sigit juga menegaskan kebijakan inklusif Polri, di mana penyandang disabilitas dengan kompetensi tertentu akan direkrut. Mereka dapat berkarier di kepolisian dengan tugas-tugas di bidang IT, keuangan, dan satuan lainnya.

Baca Juga:  Polri Gandeng FBI Usut Tuntas Ancaman Bom Pesawat Jemaah Haji: Siapa Dalangnya?

“Kita juga melakukan kebijakan inklusif untuk rekrutmen khusus bagi kelompok disabilitas yang memiliki kemampuan tertentu. Ini sedang kita persiapkan di mana untuk lulusan SMA melalui rekrutmen Bintara Polri dan lulusan perguruan tinggi melalui rekrutmen SIPSS. Nanti akan kita tempatkan terkait dengan tugas-tugas yang terkait dengan IT, staf keuangan, dan satuan lain yang dapat menerima personel dengan kebutuhan khusus,” terang Jenderal Sigit.

Kebijakan ini kemudian diimplementasikan oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM), Irjen Dedi Prasetyo, untuk rekrutmen SIPSS dan Bintara Tahun Anggaran 2024.

Dedi menjelaskan bahwa Polda Sumatra Selatan telah merekrut penyandang disabilitas sebagai ASN Polri melalui jalur tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2023.

Baca Juga:  Din Syamsuddin Sebut Konsesi Tambang untuk NU-Muhammadiyah Jebakan

“Kita telah menerima 1 orang disabilitas daksa di Polda Sumsel, perempuan dengan jabatan Arsiparis,” kata Dedi kepada wartawan pada Selasa, 16 Januari 2024.

Dedi menambahkan bahwa untuk tahun ini, Polri akan merekrut personel dari kelompok disabilitas fisik yang telah menamatkan SMA dan SMK menjadi polisi Bintara, dan tamatan perguruan tinggi dapat mengikuti SIPSS.

Penyandang disabilitas ini akan ditugaskan untuk mengisi posisi non-lapangan seperti Teknologi Informasi (TI), Siber, Bagian Keuangan, Bagian Perencanaan, Administrasi, dan lainnya.

“Sebagai referensi, 3 negara maju seperti Australia, Amerika Serikat, dan Inggris telah menerima polisi dari kalangan penyandang disabilitas,” tambahnya. CAK/RAZ

TAGGED: Angkie Yudistia, Bintara Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Joko Widodo, Jokowi, Kapolri, kebijakan inklusif, penyandang disabilitas, Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana, SIPSS, Staf Khusus Presiden
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi
17 April 2026
Kakanwil BPN Jawa Timur, Asep Heri menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim.
Dari “Panglima Wakaf” hingga PWI Award 2026: Asep Heri Kian Kokohkan Peran BPN Jatim
17 April 2026
MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas
17 April 2026
Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel
17 April 2026
Tiga Eks Anak Buah Nadiem Dituntut 6-15 Tahun Penjara Kasus Chromebook
17 April 2026
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat, Delapan Korban Ditemukan Tewas
17 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

AKBP Arbaridi Jumhur, Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum Jatim meraih penghargaan pada acara PWI Jatim Award 2026.
Pilihan Editor

HPN 2026 PWI Jatim Memuncak: 24 Tokoh Diguyur Penghargaan Bergengsi

Kakanwil BPN Jawa Timur, Asep Heri menerima penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim.
Pertanahan

Dari “Panglima Wakaf” hingga PWI Award 2026: Asep Heri Kian Kokohkan Peran BPN Jatim

Hukum

MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres karena Tidak Jelas

Kejaksaan

Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung Kasus Suap Nikel

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?