MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Obok-Obok Rumah Kerabat Lampri di Nganjuk, Lima Kamar Disisir, Buntut Kasus HGB di Bogor

Publisher: Admin 24 September 2026 3 Min Read
Share
Penyidik KPK menggeledah rumah yang berkaitan dengan Dirjen PPTR ATR/BPN Lampri di Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Nganjuk, Kamis (24/9/2026).
Penyidik KPK menggeledah rumah yang berkaitan dengan Dirjen PPTR ATR/BPN Lampri di Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Nganjuk, Kamis (24/9/2026).
Ad imageAd image

NGANJUK, Memoindonesia.co.id – Jejak penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) menyeret penyidik hingga ke kampung halaman Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Dirjen PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri.

Kamis (24/9/2026), tim KPK mengobok-obok rumah Lampri di Desa Kecubung, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Rumah model joglo tersebut digeledah sekitar dua jam, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Sedikitnya lima kamar diperiksa penyidik.

Penggeledahan tersebut terbilang menarik karena rumah yang dikaitkan dengan Lampri itu disebut hampir tidak pernah ditempati sang pejabat. Menurut keterangan Plt Sekretaris Desa Kecubung Supriyadi, rumah tersebut lebih banyak ditempati keluarga atau kerabat Lampri.

Baca Juga:  BPN Jakarta Utara Serahkan 685 Sertifikat Elektronik, Pemecah Rekor Terbanyak Se-Provinsi DKI Jakarta

“Pak Lampri jarang pulang. Sesekali saja ketika ziarah ke makam ayah dan ibunya. Kalau Lebaran paling pulang satu dua jam sudah kembali,” kata Supriyadi.

Versi keterangan pemerintah desa yang dikutip sejumlah media menyebut, penyidik tidak menemukan dokumen atau barang yang kemudian disita.

Namun, terdapat laporan berbeda dari media di lokasi yang menyebut penyidik terlihat membawa tiga koper dan satu kardus keluar dari rumah. Sampai kini belum ada penjelasan resmi KPK mengenai isi maupun status barang-barang tersebut.

Yang jelas, penggeledahan di Nganjuk bukan langkah berdiri sendiri.

KPK sebelumnya telah menyisir sejumlah titik dalam perkara yang sama. Pada 17 September, penyidik menggeledah sejumlah ruang direktur jenderal di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga:  Skandal Korupsi BJB: Lisa Mariana 'Bernyanyi', KPK Bidik Aliran Dana dari Ridwan Kamil

Sehari berikutnya, penggeledahan berlanjut ke rumah Lampri di Bekasi. Dari rumah di Bekasi itu, KPK menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang disebut memiliki petunjuk dugaan aliran uang terkait perkara.

Penyidikan kemudian bergerak ke kantor PT Summarecon Agung Tbk dan sejumlah lokasi lain. KPK menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan suap dan penerimaan lainnya dalam proses pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

Dalam perkara ini, Lampri telah ditetapkan sebagai salah satu dari delapan tersangka. KPK juga menyita uang tunai sekitar Rp106,3 miliar dalam rangkaian OTT yang diumumkan pada 15 September 2026.

Sorotan terhadap Nganjuk semakin kuat karena Lampri bukan sekadar pernah tinggal di rumah tersebut. Berdasarkan laporan mengenai perjalanan kariernya, ia merupakan putra asli Nganjuk dan pernah menjabat Kepala Kanwil BPN Jawa Timur pada 2024 sebelum memimpin Kanwil BPN Jawa Tengah pada 2025. Pada 18 Februari 2026, ia dilantik sebagai Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga:  Duduk Perkara OTT Bupati Labuhanbatu Terkait Suap Rp 1,7 Miliar: KPK Menetapkan Empat Tersangka

Dengan demikian, kampung halaman yang selama ini disebut jarang didatangi Lampri kini ikut menjadi titik yang disisir KPK. Lima kamar dibuka, setiap sudut diperiksa, dan rumah yang sehari-hari ditempati kerabatnya menjadi bagian dari rangkaian pencarian bukti perkara yang kini merembet dari Bogor, Jakarta, Bekasi, Mojokerto hingga Jawa Timur. HUM/CAK

TAGGED: Badan Pertanahan Nasional, BPN Jatim, Kantah Mojokerto, Kementerian ATR/BPN, KPK, Nganjuk, PT Summarecon Agung Tbk, Rumah Kerabat Lampri, suap HGB
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Sejumlah petugas yang diduga penyidik KPK terlihat berada di area Kantor Wilayah BPN Jawa Timur saat proses penggeledahan, Kamis (24/9/2026).
Sehari Usai Temukan Amplop Uang di Kantah Mojokerto, KPK Geledah BPN Kanwil Jatim
24 September 2026
Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, Agus Surono (tengah) mendampingi petugas memberikan pelayanan kepada pemohon paspor.
Sowan Ratri, Inovasi Imigrasi Pemalang Buka Layanan Paspor Malam Hari
24 September 2026
KPU Tak Datang ke Dipnas, Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran
24 September 2026
Muzakki Mundur Usai Polemik UINSA, Menag Tunjuk Amien Suyitno Jadi Plt Rektor
24 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Jasad ABK Ditemukan 345 Km dari Titik Terakhir Kapal
24 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Sejumlah petugas yang diduga penyidik KPK terlihat berada di area Kantor Wilayah BPN Jawa Timur saat proses penggeledahan, Kamis (24/9/2026).
Sehari Usai Temukan Amplop Uang di Kantah Mojokerto, KPK Geledah BPN Kanwil Jatim
24 September 2026
KPU Tak Datang ke Dipnas, Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran
24 September 2026
Muzakki Mundur Usai Polemik UINSA, Menag Tunjuk Amien Suyitno Jadi Plt Rektor
24 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Jasad ABK Ditemukan 345 Km dari Titik Terakhir Kapal
24 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Sejumlah petugas yang diduga penyidik KPK terlihat berada di area Kantor Wilayah BPN Jawa Timur saat proses penggeledahan, Kamis (24/9/2026).
Pertanahan

Sehari Usai Temukan Amplop Uang di Kantah Mojokerto, KPK Geledah BPN Kanwil Jatim

Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan, Agus Surono (tengah) mendampingi petugas memberikan pelayanan kepada pemohon paspor.
Imigrasi

Sowan Ratri, Inovasi Imigrasi Pemalang Buka Layanan Paspor Malam Hari

Hukum

KPU Tak Datang ke Dipnas, Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Hukum

Muzakki Mundur Usai Polemik UINSA, Menag Tunjuk Amien Suyitno Jadi Plt Rektor

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?