LUMAJANG, Memoindonesia.co.id – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi dengan meluncurkan lava pijar sejauh 1 kilometer dari kawah puncak menuju Besuk Kobokan, Minggu, 16 Agustus 2026.
Saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga.
Erupsi tersebut ditandai dengan guguran lava pijar yang meluncur sejauh 1 kilometer ke arah tenggara.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Yadi Yuliandi mengatakan, aktivitas erupsi tersebut terpantau pada Minggu dini hari.
“Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.000 meter mengarah ke tenggara,” ujar Yadi dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim, Minggu, 16 Agustus 2026.
Selain guguran lava pijar, petugas juga mengamati tiga kali letusan dengan tinggi kolom abu mencapai 300 hingga 500 meter di atas puncak.
Asap berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau mengarah ke selatan.
Petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
Warga juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran dan banjir lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
“Kami mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar,” pungkas Yadi. HUM/GIT


