MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ade Armando Mundur dari PSI, Sebut Serangan Meluas Jadi Alasan

Publisher: Redaktur 6 Mei 2026 3 Min Read
Share
Ade Armando menyatakan mundur dari PSI dalam konferensi pers di Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pegiat media sosial Ade Armando mengundurkan diri sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia karena serangan terhadap dirinya meluas dan berpotensi berdampak pada partai, Selasa 5 Mei 2026.

“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI, ya. Tidak ada konflik antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade Armando.

Ia menjelaskan selama menjadi kader PSI kerap menjadi sasaran serangan akibat pernyataan, komentar, dan kritik yang disampaikannya.

“Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak,” katanya.

Menurutnya, serangan yang semula ditujukan kepada dirinya kini meluas hingga menyasar rekan-rekannya di PSI.

Baca Juga:  FSKMP Laporkan Wali Kota Denpasar Terkait Pernyataan PBI JK dan Presiden

“Masalahnya tadi saya katakan, yang harus bertanggung jawab sekarang bukan hanya saya, karena serangan itu diperluas, dari serangan terhadap saya juga terhadap teman-teman saya, termasuk misalnya Bu Grace,” ujarnya.

Ia menilai tidak adil jika pimpinan dan kader PSI harus ikut menanggung dampak dari pernyataannya.

Selain itu, Ade mengungkap adanya surat yang dikirim kepada Ketua Harian PSI Ahmad Ali berisi penolakan dukungan jika dirinya masih berada di partai tersebut.

“Bahkan ya mungkin Pak Ali bisa cerita, ada orang-orang kirim surat ke Pak Ali dan bilang bahwa, ini bukan Pak Ali ngadu ya, tapi kita baca sama-sama surat-suratnya yang mengatakan bahwa, ‘Nggak bisa nih selama Ade Armando masih ada di sana, kita nggak akan dukung PSI’,” katanya.

Baca Juga:  Pernyataan Amien Rais soal Prabowo Dibantah Komdigi, Dinilai Hoaks dan Provokatif

Menurutnya, situasi tersebut berkaitan dengan pelaporan terhadap dirinya oleh sekitar 40 organisasi masyarakat terkait dugaan kasus pemotongan ceramah Jusuf Kalla.

“Ada 40 organisasi Islam atau tokoh di bawah Pak Din Syamsuddin kalau nggak salah, itu datang ke polisi dan melaporkan saya,” ujarnya.

Ia menilai serangan yang terjadi bukan hanya menyasar dirinya, tetapi juga menyeret nama PSI.

“Saya menangkap bahwa memang ada upaya sengaja nih beramai-ramai ingin menghabisi saya dan kemudian menghabisi PSI,” katanya.

Ade menyatakan laporan terhadap dirinya kemungkinan akan terus berlanjut, namun ia menegaskan tidak merasa bersalah.

“Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah,” katanya.

Baca Juga:  Isu Utang Negara ke Muhammadiyah Kembali Mencuat Pasca Tarik Dana dari BSI, Bukan Rp 350 M Tapi Rp 1,2 Triliun

Sementara itu, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyatakan pihaknya menerima pengunduran diri Ade Armando setelah mempertimbangkan berbagai aspek.

“Di sisi lain, bahwa kami juga menyadari tentunya untuk kepentingan partai dan kepentingan pribadi ini dua hal yang harus kemudian dijaga secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menyebut keputusan tersebut merupakan inisiatif Ade Armando dan dinilai sebagai langkah yang rasional untuk menjaga kondisi partai.

“Atas dasar itu, kami pun kemudian menerima pertimbangan itu karena di sisi lain apa yang disampaikan oleh Bang Ade itu realitas dan masuk akal,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: ade armando, Ahmad Ali, Din Syamsuddin, Jusuf Kalla, laporan polisi, mundur psi, ormas islam, Partai Solidaritas Indonesia, politik indonesia, PSI, serangan publik, Video Viral
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
Sosok Pemilik 995 Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap, Direktur Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian
7 Agustus 2026
25 Siswa dan Guru di Bogor Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG
7 Agustus 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi
8 Agustus 2026
995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun
8 Agustus 2026
Roy Suryo Kembali Gagal di Praperadilan, Gugatan Ganti Rugi Tak Diterima PN Jakarta Selatan
7 Agustus 2026
Sahroni Dorong RUU Perampasan Aset Ketimbang Hukuman Mati Koruptor, Fokus Pulihkan Uang Negara
6 Agustus 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Polisi Periksa 10 Saksi

Hukum

Sosok Pemilik 995 Senjata di Sekolah Jaksel Terungkap, Direktur Importir Airsoft Gun

Hukum

995 Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Ternyata Milik Importir Airsoft Gun

Perkuat sinergi lintas instansi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi menjalin kerja sama dengan DPMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Konawe, Kolaka Utara, serta Bombana dalam penandatanganan Nota Kesepakatan di Claro Hotel Kendari, Rabu (5/8/2026).
Imigrasi

Imigrasi Kendari Perkuat Integrasi Layanan, Gandeng Tiga Daerah Optimalkan Data Keimigrasian

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?