MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Imigrasi Surabaya Luncurkan “Platform SINERGI”, Senjata Baru Awasi Arus Orang Asing di Kawasan Industri Mojokerto

Publisher: Admin 9 Desember 2025 3 Min Read
Share
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, ketika menjadi pembicara dalam kegiatan pengawasan orang asing.
Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, ketika menjadi pembicara dalam kegiatan pengawasan orang asing.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id —
Upaya memperkuat efektivitas pengawasan keimigrasian di wilayah Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya terus digerakkan tanpa henti.

Kini, terobosan besar lahir: Platform SINERGI, sebuah inovasi digital yang digagas oleh Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Dodi Gunawan Ciptadi, untuk mengawasi pergerakan orang asing di Kabupaten Mojokerto dengan cara yang jauh lebih modern, cepat, dan presisi.

Dodi menjelaskan bahwa Platform SINERGI merupakan sistem manajemen pengawasan orang asing terpadu yang dirancang untuk mempercepat koordinasi lintas-instansi.

“Sasaran utama platform ini ada dua: meningkatkan kualitas pengawasan orang asing dan TKA di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), serta memperkuat kolaborasi TIMPORA sebagai garda terdepan pengawasan keimigrasian di daerah,” tegas alumni Akademi Imigrasi angkatan ke-9 tersebut.

Baca Juga:  Menkumham Perintahkan Jajaran Tindak Tegas WNA Nakal

Kawasan Industri Raksasa, Tantangan Pengawasan yang Tak Bisa Lagi Mengandalkan Pola Lama

NIP Mojokerto adalah salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur. Dengan luas 600 hektare, kawasan ini menampung 143 perusahaan dan lebih dari 600 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja dan tinggal di dalam area tersebut.

Besarnya arus aktivitas industri membuat kawasan ini menjadi magnet investasi asing sekaligus wilayah dengan tingkat kerawanan pengawasan tinggi.

Namun letaknya yang cukup jauh dari Kantor Imigrasi di Sedati, Sidoarjo, menjadikan respons lapangan sering terlambat dan pengawasan berkelanjutan sulit dilakukan.

Dodi memaparkan sejumlah persoalan klasik yang selama ini membayangi pengawasan di NIP, antara lain:

1. Pertukaran data antarinstansi TIMPORA belum terintegrasi, membuat respons lambat dan tidak presisi.

Baca Juga:  Imigrasi Surabaya Amankan 7 WNA dalam Operasi Serentak “WIRAWASPADA”

2. Kepatuhan wajib lapor perusahaan masih rendah, menyulitkan pemantauan keberadaan serta dokumen orang asing.

3. Minimnya edukasi dan konsultasi menyebabkan perusahaan rawan melakukan pelanggaran administratif.

4. Koordinasi agenda pengawasan masih manual, sehingga tindakan tidak sinkron dan memakan waktu.

5. Monitoring pasca-operasi tak optimal, membuat tindak lanjut kasus sering terabaikan.

6. Pelaporan kasus tidak transparan, hanya diketahui segelintir pihak dan tidak dapat diakses seluruh anggota TIMPORA.

“Ini bukan lagi persoalan teknis. Akumulasi masalah tersebut dapat menjadi ancaman keamanan, mengganggu ketertiban masyarakat, dan menurunkan potensi penerimaan negara akibat pelanggaran yang tidak terdeteksi,” tegas Dodi.

Platform SINERGI: Jawaban Atas Keterbatasan Sistem Pengawasan Konvensional

Melihat urgensi tersebut, Platform SINERGI hadir sebagai lompatan besar. Sistem ini mengintegrasikan data, strategi, hingga tindakan operasional lintas-instansi dalam satu platform.

Baca Juga:  Imigrasi Tangkap Buronan Interpol Investasi Fiktif Kerugian Rp 210 Triliun, Pelaku Masuk Indonesia dengan Paspor Turki

Tidak ada lagi pengawasan yang terjebak birokrasi lambat atau pelaporan tertutup.
Tidak ada lagi koordinasi yang terputus di tengah jalan. Semua pihak bergerak dengan visi yang sama, berbagi informasi secara real-time, dan bertindak lebih cepat.

“Platform SINERGI memastikan setiap pergerakan, keberadaan, hingga aktivitas orang asing dapat dipantau secara transparan, terukur, dan bertanggung jawab,” jelas Dodi yang pernah berdinas di KJRI Johor Bahru, Malaysia.

Dengan teknologi adaptif dan modern ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kepentingan nasional, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi memimpin langkah perubahan. HUM/BAD

TAGGED: AIM 9, Akademi Imigrasi, Ditjen Imigrasi, Dodi Gunawan Ciptadi, Imigrasi Surabaya, Kawasan Industri Mojokerto, KJRI Johor Bahru, Malaysia, Orang Asing, Platform SINERGI, Warga Negara Asing, WNA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur
28 Juli 2026
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki
28 Juli 2026
IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun
28 Juli 2026
Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor
28 Juli 2026
Band Dewa 19 yang digawangi Ahmad Dhani bakal berkolaborasi dengan Virzha dan Padi Reborn dalam konser di Graha UNESA, 28 November 2026.
Dewa 19 dan Padi Reborn Siapkan Lagu Rahasia, Hanya Dibawakan Sekali di Kota Pahlawan Surabaya
27 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur
28 Juli 2026
Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki
28 Juli 2026
IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun
28 Juli 2026
Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor
28 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jawa Timur

35 Siswa SDN Kauman 1 Malang Diduga Keracunan MBG, Hasil Lab Temukan Bakteri E. coli pada Olahan Telur

Kejaksaan

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyimpangan Tugas Diselidiki

Nasional

IDI Usul Jam Kerja Dokter Internship Maksimal 40 Jam per Pekan Usai Kasus Kematian Beruntun

Hukum

Polisi Dalami Kematian Misterius Sutrimo di Klinik Mordent, Tiga Barang Bukti Dibawa ke Labfor

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?