MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

AHY Bahas Rencana Pemerintah Bantu Pembangunan Kembali Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Publisher: Redaktur 17 Oktober 2025 3 Min Read
Share
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri sosialisasi KUR di Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id  – Pemerintah pusat berencana membantu pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo yang ambruk beberapa waktu lalu.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan rencana tersebut masih akan dibahas dengan sejumlah kementerian dan pemerintah daerah.

AHY menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait untuk membahas langkah konkret dalam pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny.

“Nanti kami bahas, kami bahas ya dengan pemerintah. Iya, provinsi,” ujar AHY saat ditemui di Hotel Shangri-La Surabaya usai menghadiri Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kamis 16 Oktober 2025 malam.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Usut Asal Gelondongan Kayu Pascabanjir Sumatera

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan koordinasi lintas kementerian untuk membenahi infrastruktur pesantren.

“Jadi kemarin kita rapat dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Menteri Agama, dan Menteri Pekerjaan Umum membahas masalah infrastruktur pesantren. Pendidikan pesantren ini salah satu yang tertua dan menjadi tulang punggung pendidikan di Indonesia, sehingga harus didukung,” kata Tito.

Namun, Tito menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan infrastruktur.

“Apapun juga, keselamatan nomor satu. Nyawa manusia nomor satu. Termasuk para santri. Oleh karena itu pembangunan infrastrukturnya harus tetap mengikuti kaidah-kaidah desain arsitektur yang ada, tidak asal bangun begitu saja,” tegasnya.

Baca Juga:  Jumlah Santri Belum Ditemukan Usai Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Masih Simpang Siur, Basarnas Tegaskan Fokus Evakuasi

Menurutnya, peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al-Khoziny menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih memperhatikan standar dan mekanisme pembangunan infrastruktur di lingkungan pendidikan.

“Kasus di Sidoarjo itu menjadi pembelajaran bagi kita. Saya sampaikan waktu itu sebagai wake up call untuk membenahi mekanisme pembangunan infrastruktur di lingkungan pondok pesantren,” ujar Tito.

Ia menambahkan, setiap pembangunan gedung, termasuk di pesantren, harus memenuhi persyaratan dan perizinan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Seyogyanya setiap pembangunan infrastruktur, termasuk di pesantren, mengikuti tata aturan yang ada. Semua pembangunan harus mendapatkan persetujuan bangunan gedung (PBG) dari pemerintah daerah, baik untuk bangun baru, renovasi, menambah, atau mengurangi,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim DVI Ungkap Kendala Identifikasi Sisa Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny

Tito menegaskan bahwa setiap dokumen konstruksi wajib diuji kelayakannya oleh tenaga ahli sebelum pembangunan dilakukan. “Dokumen konstruksi itu diuji kelayakannya oleh ahli, biasanya insinyur teknik sipil. Setelah dinyatakan layak baru diterbitkan PBG dan pembangunan bisa dimulai,” tandasnya. HUM/GIT

TAGGED: AHY, Pembangunan Pesantren, Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Tito Karnavian
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Keluarga 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Datangi Posko SAR, Berharap Selamat
10 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya
10 September 2026
Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan
10 September 2026
Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan
10 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal
10 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Dito Ariotedjo Jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkap Perannya

Nasional

Aturan Bagasi Baru Garuda Indonesia Diprotes APJAPI, Penumpang Bisa Kena Biaya Tambahan

Nasional

Siswi Keracunan MBG Diduga Hilang Ingatan, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

Peristiwa

5 Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau, DPR Desak Pencarian Maksimal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?