MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Selain Prada Lucky, Ada Korban Lain dalam Kasus Pengeroyokan, Kondisinya Baik

Publisher: Redaktur 12 Agustus 2025 2 Min Read
Share
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kasus pengeroyokan yang menewaskan Prada Lucky Chepril Saputra Namo semakin melebar.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengungkapkan bahwa ada satu korban lain dalam insiden ini. Beruntung, kondisi korban kedua tersebut saat ini dalam keadaan baik dan sehat.

“Betul memang ada satu lagi (korban), tapi kondisinya baik, kondisinya sehat,” ujar Brigjen Wahyu Yudhayana di Mabes TNI AD, Senin 11 Agustus 2025.

Menurut Wahyu, pembinaan yang berujung pada pengeroyokan itu tidak hanya ditujukan kepada satu orang. Hal ini sejalan dengan penetapan 20 prajurit TNI sebagai tersangka.

Baca Juga:  Anggota TNI Serda RS Tewas Dibacok Saat Meleraikan Keributan di Kafe Wonosobo

Wahyu menjelaskan bahwa tindakan pembinaan ini diberikan kepada beberapa prajurit, dan setiap prajurit memiliki kondisi fisik yang berbeda.

“Itu tentu dihadapkan pada kondisi kesehatan, kondisi fisik, maupun pada saat korban ini bagaimana perlakuannya,” tambahnya.

Terkait terulangnya kasus kekerasan dalam pembinaan di lingkungan militer, Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia mengakui bahwa kekerasan tidak boleh menjadi bagian dari pembinaan.

“Kekerasan tidak boleh jadi pembinaan,” tegas Wahyu. “Setiap program, setiap kegiatan… itu tentu ada beberapa hal yang memang tidak sesuai dengan ketentuan. Ada beberapa hal yang memang perlu dilaksanakan evaluasi.”

Baca Juga:  5 Pengeroyok Siswa SMP di Kota Batu hingga Tewas Ditetapkan Tersangka

Saat ini, 20 prajurit TNI dari Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Nagekeo, NTT, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, mengatakan seluruh tersangka telah ditahan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kupang. Proses rekonstruksi kasus ini juga masih menunggu untuk dilakukan. HUM/GIT

TAGGED: Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kadispenad, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Mabes TNI AD, Mayjen TNI Piek Budyakto, Pangdam IX/Udayana, pengeroyokan, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, tewas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang mengidentifikasi ketiga WNA yang diduga melanggar.
Tiga WNA Tiongkok Terindikasi Langgar Izin Tinggal di Proyek Tol Semarang–Demak
6 November 2026
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional
6 November 2026
Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim
5 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional
6 November 2026
Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata
5 November 2026
Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Makar dan Persekongkolan Politik
5 November 2026
Sebelum Prabowo, Habibie dan SBY Juga Pernah Jadi Korban Penyadapan, Ini Jejak Kasusnya
5 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang mengidentifikasi ketiga WNA yang diduga melanggar.
Hukum

Tiga WNA Tiongkok Terindikasi Langgar Izin Tinggal di Proyek Tol Semarang–Demak

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menyerahkan cenderamata kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Imigrasi

Polri-Imigrasi Pasang Radar Buronan Internasional

Mourin Chienci Lintong, pemilik Arisan Meow, memakai baju tahanan di Polda Jatim.
Headlines

2 Kali Mangkir, Owner Arisan Meow, Mourin Akhirnya Dijebloskan ke Tahanan Polda Jatim

Hukum

Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM di Sidang Roy Suryo, Jaksa Tanya Kumis dan Kacamata

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?