MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

31 Anak Jadi Korban Predator Seks di Jepara, Tersebar hingga Jatim dan Lampung

Publisher: Redaktur 2 Mei 2025 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Polisi mengungkap kasus pemerkosaan terhadap 31 anak di bawah umur yang dilakukan seorang pria asal Jepara berinisial S (21 tahun).

Para korban tersebar di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Semarang, dan Lampung, dengan mayoritas korban berasal dari wilayah Jepara.

“Korban berasal dari Jawa Timur, Semarang, Lampung, dan sebagian besar di Jepara,” ungkap Dirreskrimum Polda Jawa Tengah Kombespol Dwi Subagio, Jumat 2 Mei 2025.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui pelaku merekam semua aksi pemerkosaan yang dilakukannya. Lebih mengejutkan lagi, video-video tersebut disimpan berdasarkan nama masing-masing korban.

“Semua kegiatan direkam, divideokan, dan disimpan per orang berdasarkan namanya. Ini jelas pelaku predator seks,” kata Dwi.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan Unissula

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa salah satu korban hampir melakukan bunuh diri akibat diancam oleh pelaku. Dwi menyebutkan hal ini menunjukkan betapa berat tekanan psikologis yang dialami para korban.

“Ada korban yang saat diancam pelaku sampai berusaha bunuh diri. Kasihan korbannya,” lanjutnya.

Polisi mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua dengan anak perempuan, untuk lebih waspada terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak. Platform seperti WhatsApp, Telegram, dan media sosial lainnya dapat menjadi pintu masuk predator seksual.

“Kami minta masyarakat, terutama orang tua, tolong kontrol anak-anaknya dalam menggunakan media sosial,” tegas Dwi.

Baca Juga:  Sambut Hari Pengayoman Ke-79, Kemenkumham Jatim Bagi-bagi Paspor hingga Daftar PT Perorangan Gratis

Dwi menambahkan bahwa pengawasan orang tua sangat penting untuk mencegah anak-anak terjerat bujuk rayu predator seks yang bisa menghancurkan masa depan mereka.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejahatan seksual terhadap anak ke pihak berwajib. Semakin cepat laporan dibuat, semakin besar kemungkinan korban bisa diselamatkan dan pelaku dihukum setimpal.

“Kalau anak menjadi korban, segera lapor ke kantor polisi terdekat,” tutup Dwi. HUM/GIT

TAGGED: Dirreskrimum, Jawa Timur, Jepara, Kombespol Dwi Subagio, Lampung, pemerkosaan, Polda Jawa Tengah, predator seks, Semarang
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Kepala Bagian Tata Usaha Risdianto Samudro Prabowo (kanan) menerima cenderamata dalam kegiatan
BPN Jatim Percepat Balik Nama Aset Lelang, Kepastian Hukum Jadi Kunci
6 Oktober 2026
Petugas Imigrasi Semarang mengamankan GKF di sebuah indekos kawasan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jumat, 25 September 2026.
WN Ghana Jadi Pemain Tarkam Bayaran, Imigrasi Semarang Bongkar Overstay selama 216 Hari
6 Oktober 2026
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid
KPK Panggil Nusron Wahid, Kasus Suap ATR/BPN Makin Dekat ke Pucuk Pimpinan
6 Oktober 2026
Sebanyak 32 kantor imigrasi berubah nama sekaligus menyesuaikan tipologi 14 kantor lainnya.
Peta Baru Imigrasi: 32 Kantor Ganti Nama, 14 Kantor Ubah Tipologi
6 Oktober 2026
Remisi Lapas Diaudit, Agus Andrianto Perintahkan PB Indra Kenz Dicabut
6 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid
KPK Panggil Nusron Wahid, Kasus Suap ATR/BPN Makin Dekat ke Pucuk Pimpinan
6 Oktober 2026
Remisi Lapas Diaudit, Agus Andrianto Perintahkan PB Indra Kenz Dicabut
6 Oktober 2026
KPK Bongkar Alur Uang Iklan Bank BJB, Eks Pejabat Didalami Soal Dana Nonbujeter
6 Oktober 2026
Imigrasi Surabaya Resmi Ganti Nama, Kini Jadi Kantor Imigrasi Juanda
6 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang mengamankan GKF di sebuah indekos kawasan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jumat, 25 September 2026.
Imigrasi

WN Ghana Jadi Pemain Tarkam Bayaran, Imigrasi Semarang Bongkar Overstay selama 216 Hari

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid
Hukum

KPK Panggil Nusron Wahid, Kasus Suap ATR/BPN Makin Dekat ke Pucuk Pimpinan

Sebanyak 32 kantor imigrasi berubah nama sekaligus menyesuaikan tipologi 14 kantor lainnya.
Headlines

Peta Baru Imigrasi: 32 Kantor Ganti Nama, 14 Kantor Ubah Tipologi

Imigrasi

Remisi Lapas Diaudit, Agus Andrianto Perintahkan PB Indra Kenz Dicabut

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?