MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Minta Maaf atas Ucapan Kasar Armuji Saat Sidak Penahanan Ijazah

Publisher: Redaktur 14 April 2025 2 Min Read
Share
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Polemik antara Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, dan pengusaha Jan Hwa Diana kian memanas menyusul insiden sidak dugaan penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan di Surabaya. Sorotan publik kini tertuju pada ucapan kasar Armuji dalam video yang viral, hingga membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi angkat bicara.

Dalam konferensi pers di Gedung Siola Surabaya, Senin 14 April 2025, Wali Kota Eri menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada warga Kota Surabaya atas ucapan yang dinilai tidak pantas dari wakilnya.

“Saya minta maaf untuk seluruh warga Kota Surabaya. Ada yang mengatakan wawali ngomong keras seperti itu. Ngilokno (mengatai) dengan kalimat kasar yang tidak pantas,” ujar Eri.

Eri mengakui menerima banyak aduan dari masyarakat mengenai gaya bicara Armuji yang dinilai terlalu keras. Ia menilai, emosi dan kondisi di lapangan turut memengaruhi reaksi Armuji.

“Banyak yang ngomong ke saya, kok nggak pantas. Saya mohon maaf. Ya ngerti o rek (mengerti lah), Pak Armuji itu datang dalam kondisi panas dan di sana juga terjadi adu argumen. Akhirnya emosinya keluar,” jelas Eri.

Permintaan maaf ini, menurutnya, tidak hanya ditujukan untuk warga Kota Surabaya, tetapi juga untuk masyarakat luas yang mungkin ikut merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut.

“Saya mohon maaf untuk warga Surabaya maupun luar Surabaya atas kalimat yang keluar dari Pak Armuji. Saya pastikan itu karena emosi sesaat,” tambahnya.

Sebelumnya, Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Surabaya yang diduga menahan ijazah milik mantan karyawan. Video sidak tersebut diunggah ke akun Instagram pribadinya @cakj1 dan menjadi viral, memancing simpati publik serta laporan dari lebih banyak korban.

Namun, pemilik perusahaan yang disebut bernama Jan Hwa Diana membantah telah menahan ijazah karyawan. Ia justru melaporkan Armuji ke Polda Jatim atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE, karena merasa dirugikan oleh unggahan video tersebut. HUM/GIT

TAGGED: Armuji sidak UD Sentoso Seal, Eri Cahyadi minta maaf Armuji, Jan Hwa Diana laporkan Armuji Polemik penahanan ijazah karyawan, Kasus penahanan ijazah Surabaya, Pencemaran nama baik Armuji Surabaya, Ucapan kasar Wakil Wali Kota Surabaya
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditolak, Sebut Gugatan Error in Objecto
5 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT

Korupsi

Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq

Korupsi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang

Hukum

Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?