MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

6 Fakta Satpam Rumah Mewah Dibunuh Majikan Diduga karena Selisih Paham

Publisher: Redaktur 18 Januari 2025 4 Min Read
Share
Satpam rumah mewah di Bogor ditemukan tewas bersimbah darah.
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id – Seorang pria bernama Septian tewas bersimbah darah di sebuah rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Pria berusia 37 tahun yang bekerja sebagai satpam itu diduga dibunuh oleh majikannya.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025, sekitar pukul 04.20 WIB. Korban mengalami luka di bagian kepala dan dada akibat senjata tajam.

Belum diketahui apa motif pembunuhan tersebut. Namun polisi mengungkap pelaku adalah majikan di tempat korban bekerja sebagai satpam. Berikut fakta-faktanya.

1. Korban Tewas Bersimbah Darah
Kapolresta Bogor Kota Kombespol Eko Prasetyo mengatakan awal mula korban ditemukan tewas. Polisi mendapatkan laporan dari saksi inisial W yang bekerja sebagai sopir di rumah tersebut langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

“Ada kejadian tindak pidana diduga pembunuhan yang terjadi di Bogor Selatan kurang lebih pada pukul 04.30 tadi pagi (kemarin, red) dari pihak korban ke Polsek Bogor Selatan dan polsek langaung cek ke TKP dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kombespol Eko kepada wartawan di Mapolresta Bogor Kota, Jumat 18 Januari 2025.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Anak Majikan di Bogor Sempat Ancam Sopir Sebelum Bunuh Satpam

Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Korban tewas dengan luka di bagian kepala dan dada.

“Korban sudah dievakuasi dan dilakukan autopsi. Luka ada di bagian kepala dan sekitar dada,” imbuhnya.

2. Terduga Pelaku Diamankan
Hanya berselang beberapa jam, polisi mengamankan pelaku yang berinisial AMM. Hingga saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota.

“Lagi kita periksa, yang penting sudah kita amankan yang diduga pelaku. Adapun nanti seperti apa hasilnya kita sudah berdasarkan fakta dan pemeriksaan, berita acara semuanya,” ucap Eko.

3. Hubungan Pelaku dan Korban
Eko belum menjelaskan siapa AMM ini. Namun, ia menyebutkan bahwa pelaku adalah majikan korban.

Baca Juga:  Selain Prada Lucky, Ada Korban Lain dalam Kasus Pengeroyokan, Kondisinya Baik

“(Identitas) pelaku sudah kita kantongin. Hubungan korban dan pelaku, hubungannya antara majikan dengan bawahan. Korban pegawai, satpam di situ,” imbuh Eko.

4. Pelaku Positif Narkoba
Polisi melakukan tes urine terhadap pelaku AMM. Hasilnya, pelaku dinyatakan positif narkotiba.
“Yang jelas, tadi pagi yang diduga pelaku itu kita tes urine, (hasilnya) positif sinte,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombespol Eko Prasetyo.

5. Dipicu Perselisihan
Belum terungkap jelas apa motif pelaku membunuh korban. Namun, polisi mengungkap pembunuhan itu dipicu selisih paham.

“Awalnya ada perselisihan dari kemarin, kemudian tadi ada kejadian. Nanti kita perdalam lagi. Kalau sudah jelas, kita sampaikan kembali,” imbuh Eko.

6. Lima Saksi Diperkisa Polisi
Polisi memeriksa lima orang terkait kasus pembunuhan satpam rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Kelima saksi merupakan penghuni rumah, termasuk pembantu dan sopir.

Baca Juga:  Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa Usai Dikira Maling di Pati

“Saat ini yang ada di rumah itu sudah kita amankan. Semua sedang diproses dimintai keterangan. Nanti kita update kembali. Saksi tadi ada lima orang yang kita amankan,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombespol Eko Prasetyo, Jumat 17 Januari 2025.

Kapolsek Bogor Selatan Kompol Maman Firmansyah menambahkan lima saksi yang diamankan merupakan penghuni rumah. Mereka merupakan ibu dan anak penghuni rumah, dua pembantu, dan sopir.

“Tindakan dari kepolisian saat ini, kami pihak kepolisian mengamankan TKP, kemudian mengamankan ada lima orang saksi bernama AB anak dari Ibu FF ini; Pak Wawan, dia sopir; dan dua pembantu: R dan N,” kata Firmansyah diwawancarai terpisah. HUM/GIT

TAGGED: Bogor Selatan, Dibunuh, Jalan Lawang Gintung, Kapolresta Bogor Kota, Kapolsek Bogor Selatan, Kombespol Eko Prasetyo, Kompol Maman Firmansyah, Kota Bogor, Majikan, tewas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Nunun Lusida Laporkan Vicky Prasetyo atas Dugaan Utang Rp 700 Juta untuk Modal Politik
17 Februari 2026
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal
17 Februari 2026
BMKG Turunkan Tim di 37 Lokasi Pantau Hilal Penentuan 1 Ramadan 2026
17 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Nunun Lusida Laporkan Vicky Prasetyo atas Dugaan Utang Rp 700 Juta untuk Modal Politik
17 Februari 2026
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal
17 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Bareskrim Bongkar Lab Narkoba Jaringan Iran di Jakut, Satu WNA Ditangkap
15 Februari 2026
Viral Mobil Dinas di Tuban Diduga Ubah Pelat Hitam Agar Bisa Isi Pertalite
15 Februari 2026
Respons Johanis Tanak Terkait Usulan Jokowi Kembalikan UU KPK ke Versi Lama
15 Februari 2026
Pernyataan Jokowi Soal UU KPK Dikritik Anggota Komisi III DPR
16 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal

Nasional

Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026

Hukum

Nunun Lusida Laporkan Vicky Prasetyo atas Dugaan Utang Rp 700 Juta untuk Modal Politik

Nasional

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?