MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

YLBHI Soroti Minimnya Bantuan Hukum bagi Si Miskin Sepanjang 2023

Publisher: Redaktur 28 Desember 2023 2 Min Read
Share
Ketua YLBHI M Isnur
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) bersama Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (Asperhupiki), Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FH Untirta), menyoroti sejumlah catatan hukum sepanjang 2023.

Salah satu perhatian utama adalah minimnya bantuan hukum yang diberikan kepada golongan miskin.

Ketua YLBHI, M Isnur, menyampaikan keprihatinannya terkait komitmen pemerintah yang belum optimal dalam pelaksanaan bantuan hukum.

Hingga saat ini, hanya 619 LBH/OBH yang tercakup dengan anggaran tahunan sebesar Rp 56.365.320.000 untuk seluruh Indonesia.

“Sementara kepolisian berhasil menangani 276.507 perkara kejahatan pada 2022, namun catatan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) menyebutkan hanya ada 10.841 kasus pidana yang ditangani oleh OBH/LBH pada 2023, dengan separuhnya terkait kasus narkotika,” ujar M Isnur dalam keterangan pers pada Kamis, 27 Desember 2023.

Baca Juga:  Sukses Perluasan BantuanĀ  Hukum Individu dan Kelompok Rentan, BPHN Raih Penghargaan Gatra Awards 2023

YLBHI dan Asperhupiki berpendapat bahwa anggaran bantuan hukum saat ini masih jauh dari cukup. Isnur menekankan bahwa bantuan hukum adalah hak yang dijamin oleh Pasal 28D ayat 1 UUD 1945 dan UU No 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Ini juga merupakan prasyarat untuk memastikan prinsip persamaan di muka hukum.

“Anggaran yang terbatas ini hanya dapat mendukung penanganan sejumlah kecil kasus, tanpa memberikan dukungan yang memadai untuk sumber daya manusia dan lembaga yang menangani,” tambah Isnur.

Menurut M Isnur, bantuan hukum tidak hanya untuk memberikan jasa hukum kepada masyarakat, melainkan juga diharapkan dapat mendorong perbaikan dalam sistem peradilan.

Baca Juga:  Kepala BPHN Widodo Ekatjahjana: Pastikan Hukum Berjalan Sesuai dengan Fungsi dan Sebagai Penuntun Arah Akses Keadilan

Hasil penelitian LBH-YLBHI menunjukkan bahwa hanya 10-20 persen orang yang berhadapan dengan hukum atau menjadi tersangka/terdakwa yang mendapatkan bantuan hukum.

Perlu dicatat bahwa BPHN telah mendapatkan penghargaan internasional untuk program bantuan hukum cuma-cuma kepada golongan miskin.

Program ‘Perluasan Bantuan Hukum bagi Individu dan Kelompok Rentan di Indonesia’ meraih penghargaan Open Government Partnership (OGP) Awards 2023 di Tallin, Estonia, pada 6 September 2023. CAK/RAZ

TAGGED: Asperhupiki, Badan Pembinaan Hukum Nasional, Bantuan Hukum, BPHN, Catatan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, FH Untirta, golongan miskin, Ketua YLBHI, M Isnur
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
23 Januari 2026
Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
23 Januari 2026
Doa Keluarga Lepas Kepergian Olen Pramugari ATR 42-500 yang Dimakamkan di Manado
23 Januari 2026
Kisah Video Call Terakhir Olen Pramugari ATR 42-500 dengan Kakaknya
23 Januari 2026
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
23 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
23 Januari 2026
Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep
23 Januari 2026
Doa Keluarga Lepas Kepergian Olen Pramugari ATR 42-500 yang Dimakamkan di Manado
23 Januari 2026
Kisah Video Call Terakhir Olen Pramugari ATR 42-500 dengan Kakaknya
23 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Terdakwa Migor M Syafei Curhat Ribut dengan Istri Akibat Pertanyaan Penyidik
22 Januari 2026
Kajari Sampang Fadilah Helmi Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Kejaksaan Agung
22 Januari 2026
Menkeu Purbaya Ganti Kakanwil Pajak Jakarta Utara Usai Tiga Pegawai Kena OTT KPK
23 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Panggil Eks Menpora Dito Ariotedjo Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Peristiwa

Enam Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep

Peristiwa

Doa Keluarga Lepas Kepergian Olen Pramugari ATR 42-500 yang Dimakamkan di Manado

Peristiwa

Kisah Video Call Terakhir Olen Pramugari ATR 42-500 dengan Kakaknya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?