MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

3000 Mahasiswa Gelar Aksi Damai untuk Selamatkan Demokrasi di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Publisher: Redaksi 6 Desember 2023 2 Min Read
Share
Ribuan mahasiswa menggelar demo aksi damai di Kampus Universitas 17 Agustus Surabaya.
Ribuan mahasiswa menggelar demo aksi damai di Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Sebuah peristiwa monumental terjadi di Lapangan Parkir Utara Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Rabu, 6 Desember 2023.

Tepatnya 3000 mahasiswa berkumpul untuk menggelar Aksi Damai yang bernama “Selamatkan Demokrasi,” yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’D).

Acara ini tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bersatu, tetapi juga mengundang orator dan aktivis demokrasi ternama, seperti Butet Kartaredjasa, Eros Djarot, Alifurrahman S Asyari, Melki Sadang Huang, Seno Baskoro, Aliansi Mahasiswa Jawa Timur, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Dengan semangat yang membara, 3000 mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Timur berkumpul sejak pukul 11.00 WIB untuk menyuarakan aspirasi terkait dinamika politik dan memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi. Momentum ini dianggap penting untuk memahami kondisi demokrasi saat ini.

Baca Juga:  Indonesia KLB Polio, Atikoh Pastikan Ganjar-Mahfud Berantas Polio

“Butet Kartaredjasa menyatakan, ‘Mahasiswa yang hadir di acara ini adalah pemilik masa depan yang akan menyelamatkan konstitusi bangsa dan negara.'”

Peserta dari mayoritas BEM lintas universitas di Jawa Timur dan anggota masyarakat saling bertukar aspirasi dan ide, mengeksplorasi isu-isu krusial, termasuk tantangan terkini yang dihadapi oleh demokrasi Indonesia.

Eros Djarot menekankan pentingnya menyebarkan berita bahwa demokrasi bukanlah alat untuk memenuhi nafsu kekuasaan. Dia juga mengajak semua untuk berani mengawal visi meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga dan mengawal demokrasi sebagai landasan utama pembangunan berkelanjutan.

Presiden BEM UI, Melki Sadang Huang, menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menunjukkan keterlibatan aktif dalam menyuarakan kekhawatiran terhadap demokrasi Indonesia saat ini.

Baca Juga:  Aji Santoso Sebut Laga Persebaya-Persija Pertandingan Berkualitas

“Kami berharap dapat menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam pemilihan yang akan datang dan menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi demokrasi saat ini.”

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi titik awal diskusi yang lebih mendalam mengenai demokrasi, tetapi juga sebagai dorongan bagi partisipasi aktif dan kolektif dalam menjaga serta memperjuangkan nilai-nilai demokrasi di masa depan.

Selain menyampaikan aspirasi dan kekhawatiran, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pameran seni, penampilan musik yang memainkan lagu perjuangan, serta pertunjukan seni yang mengangkat tema demokrasi. HUM/BAD

TAGGED: Aliansi Mahasiswa Jawa Timur, Alifurrahman S Asyari, Butet Kartaredjasa, Eros Djarot, Gelar Aksi Damai, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, GMNI, Melki Sadang Huang, Seno Baskoro, Surabaya, Universitas 17 Agustus 1945
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook
11 Maret 2026
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
11 Maret 2026
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek
11 Maret 2026
Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel
11 Maret 2026
Nadiem Makarim Akui Lelah Usai 11 Jam Jadi Saksi Sidang Korupsi Chromebook di Tipikor Jakarta
11 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook
11 Maret 2026
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
11 Maret 2026
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek
11 Maret 2026
Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel
11 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

Hakim Tanya Asal-usul Panggilan ‘Mas Menteri’ kepada Nadiem Makarim di Sidang Korupsi Chromebook

Korupsi

KPK Dalami Dugaan Aliran Duit Tambang ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno

Korupsi

KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari Tersangka Suap Ijon Proyek

Pertahanan

Panglima TNI Tegaskan Status Siaga 1 Hanya Uji Kesiapsiagaan Personel dan Materiel

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?