MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ning Sasha Dorong Desa Sidoarjo Tonjolkan Ciri Khas Asman

Publisher: Admin 3 November 2023 3 Min Read
Share
Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo, Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor,
Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo, Hj. Sa'adah Ahmad Muhdlor.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo, Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor, beri julukan ‘Kampung BMW’ untuk Desa Mulyodadi, Wonoayu.

“Ini sangat menarik, tiap Desa yang memiliki asman, juga menonjolkan ikon (ciri khas). Jangan salah, Kampung BMW ini nanti akan membuat wisatawan bertanya-tanya mana BMW (merk mobil) nya? Padahal, BMW adalah Blimbing Wuluh,” ucapnya disambut tawa oleh warga Desa Mulyodadi, Wonoayu.

Ning Sasha, sapaan akrab istri Bupati Sidoarjo juga meminta kepada kelompok asuhan mandiri (asman) terus berinovasi mengembangkan produknya agar bernilai jual tinggi dan layak untuk dipasarkan di luar Kabupaten Sidoarjo.

“Tadi saya lihat olahan blimbing wuluh ini ada minuman, manisan. Coba dibuat kripik blimbing wuluh karena kripik lebih menjual dan menghasilkan cuan,” sarannya.

Baca Juga:  Evakuasi 7 Kantong Jenazah, Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Meninggal 52 Orang

Dibawah terik matahari yang panas, Ning Sasha juga berkunjung ke Perumahan Nirwana, Desa Kemasan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Perumahan yang tertata rapi juga penuh dengan bunga telang berwarna ungu cantik membuat Ning Sasha tertarik untuk terus berkeliling.

“Olahan bunga telang ini nantinya bisa panjengan (anda) inovasikan terus, selain berupa minuman, masih banyak juga olahan bunga telang lainnya yang tak kalah menjual dan lezat,” katanya.

Kelompok asuhan mandiri (asman) untuk pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) dan akupresur berpotensi membentuk wisata lokal di Kabupaten Sidoarjo.

Terakhir pada Kamis (2/11/2023), Ning Sasha juga berkunjung ke asman di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Panjali (pandan, jahe, lidah buaya) begitu nama asman di Desa Kragan tersebut.

Baca Juga:  Menteri PUPR Dodi Hanggodo Tinjau Ponpes Al Khoziny, Fokus pada Proses Evakuasi Korban

“Asman disini (Desa Kragan) banyak macamnya, saya minta agar dari 3 toga tadi diambil salah satu saja yang menjadi ikon Desa Kragan dan diolah dengan baik. Tentunya dengan tidak meninggalkan jenis toga lainnya. Nantinya, tiap desa memiliki asman akan terkenal dengan budidaya produk apa, misalnya eh saya mau tahu budidaya pandan saya akan lari ke Desa Kragan ini,” pungkasnya.

Pencetus asman toga belimbing wuluh di Desa Mulyodadi, Tyas Subandi bercerita tentang ketertarikannya terhadap belimbing wuluh ini. Sehingga dirinya berinisiatif mengajak ibu-ibu yang lainnya untuk bertanam belimbing wuluh untuk nantinya dapat di olah menjadi makanan yang sehat dan bernilai jual.

Baca Juga:  Pembagian Sertifikat oleh Presiden Jokowi, Staf Ahli Menteri Pastikan Penerima Merasa Nyaman

“Pertama saya mendirikan ini sejak 2022, saya melihat belimbing wuluh ini toga yang menarik, karena rasaya yang asam akan sangat mustahil untuk di konsumsi atau diolah selain campuran masakan rumahan. Belimbing wuluh ini menjadi icon desa kami, sebanyak 62 belimbing wuluh subur disini dan terus akan kami tambah seterusnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asman Desa Kragan, Rheza mengatakan akan memilih fokus lidah buaya. Dikatakannya, didaerahnya cocok untuk menanam lidah buaya.

“Masukan baik dari Ning Sasha nanti akan kami kembangkan lagi untuk budidaya lidah buaya, namun tidak meninggalkan toga lainnya,” jelasnya. (hum/cak)

TAGGED: Desa Mulyodadi, Hj Sa'adah Ahmad Muhdlor, Kampung BMW, Ketua Asman Desa Kragan, Ketua PKK, Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo, Sidoarjo, Wonoayu
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jajaran Imigrasi Surabaya bersama PWI Jatim dalam sebuah diskusi dengan mengusung tema “Peran Pers dalam Membentuk Persepsi Publik terhadap Kebijakan dan Penegakan Hukum Keimigrasian”.
Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jawa Timur, Bekali Aparatur Sipil Negara Hadapi Badai Isu Viral
6 Maret 2026
Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan
6 Maret 2026
OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing
6 Maret 2026
MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
6 Maret 2026
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93, Sopir dan Kernet Pikap Tewas
6 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jajaran Imigrasi Surabaya bersama PWI Jatim dalam sebuah diskusi dengan mengusung tema “Peran Pers dalam Membentuk Persepsi Publik terhadap Kebijakan dan Penegakan Hukum Keimigrasian”.
Imigrasi

Imigrasi Surabaya Gandeng PWI Jawa Timur, Bekali Aparatur Sipil Negara Hadapi Badai Isu Viral

Korupsi

Dalih Pedangdut Fadia Arafiq Tak Paham Aturan Usai Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemkab Pekalongan

Korupsi

OTT KPK: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, Diduga Nikmati Rp 5,5 Miliar dari Proyek Outsourcing

Korupsi

MAKI Desak KPK Terapkan TPPU dalam Kasus Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?