JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Oktober 2026.
Maruli menggantikan Jenderal Tandyo Budi Revita yang kini menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Profil Maruli Simanjuntak
Maruli Simanjuntak merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992. Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 27 Februari 1970.
Pada awal karier militernya, Maruli mengemban sejumlah jabatan strategis di Korps Baret Merah Kopassus.
Ia pernah menjabat Komandan Batalyon 21 Grup 2 Kopassus, Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdikpassus), serta Wakil Komandan Grup 1 Kopassus.
Maruli kemudian dipercaya menjadi Komandan Grup 2 Kopassus hingga 2014.
Pada tahun yang sama, ia menjabat Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) hingga 2016.
Pada 2016, Maruli ditunjuk sebagai Komandan Korem 074/Warastratama.
Saat menjabat posisi tersebut, ia meraih penghargaan sebagai Danrem terbaik dalam bidang Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan Tingkat Nasional 2016.
Kariernya berlanjut sebagai Wakil Komandan Paspampres pada 2017–2018, kemudian menjadi Komandan Paspampres pada 2018–2020.
Setelah itu, Maruli dipercaya memimpin Kodam IX/Udayana pada 2020.
Pada awal 2022, Maruli mendapat promosi sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Pada November 2023, ia diangkat menjadi KSAD menggantikan Jenderal Agus Subiyanto.
Setelah hampir tiga tahun menjabat, Maruli kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI.
Berikut riwayat jabatan Maruli Simanjuntak:
1. Komandan Grup A Paspampres (2014–2016).
2. Danrem 074/Warastratama Solo (2016–2017).
3. Wakil Danpaspampres (2017–2018).
4. Danpaspampres (2018–2020).
5. Pangdam IX/Udayana (2020).
6. Pangkostrad (2022).
7. KSAD (2023).
8. Wakil Panglima TNI (2026). HUM/GIT


