MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Sita Rumah Mewah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

Publisher: Redaktur 2 September 2026 4 Min Read
Share
Rumah mewah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy yang disita KPK.
Ad imageAd image

KOTA BENGKULU, Memoindonesia.co.id – KPK menyita rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni yang diduga berkaitan dengan pemberian pengusaha dalam pengembangan kasus korupsi di Bengkulu, Selasa, 1 September 2026.

Penyitaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara dugaan korupsi yang sebelumnya menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif M Fikri Thobari.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Fikri pada 9 Maret 2026.

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan Fikri sebagai tersangka dugaan suap senilai Rp 1,7 miliar yang berkaitan dengan pengadaan proyek.

Suap tersebut diduga diberikan secara bertahap melalui perantara dan dilakukan berulang.

Pada Juli 2026, KPK mengungkap adanya penyidikan baru yang merupakan pengembangan perkara Fikri.

Saat itu, KPK belum mengumumkan siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara baru tersebut.

“Sprindik umum,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo, Senin, 20 Juli 2026.

Perkembangan kasus kemudian mengarah kepada Vinna Ledy Anggraheni, anggota DPRD Kota Bengkulu dari PKB.

Baca Juga:  Giliran Anak-Suami Pengacara Ronald Tannur Diperiksa soal Kasus Suap Hakim

Pada 10 Agustus 2026, penyidik KPK menyita satu unit mobil Pajero Sport milik Vinna.

Mobil tersebut diduga merupakan pemberian dari pengusaha yang berkaitan dengan perkara yang tengah dikembangkan KPK.

“Dalam lanjutan pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu, bahwa pada 10 Agustus 2026 lalu, penyidik telah melakukan penyitaan atas satu unit kendaraan roda empat dari saudari VLA selaku anggota DPRD Kota Bengkulu,” ujar Budi.

Tak berhenti di kendaraan, KPK juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi pada 12-13 Agustus 2026.

Salah satu lokasi yang digeledah ialah rumah milik Vinna.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik.

“Keempat lokasi tersebut yaitu rumah milik dua orang ASN pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bengkulu, rumah anggota DPRD Kota Bengkulu, dan pihak swasta,” kata Budi.

Baca Juga:  Ketua Bappeda Jatim M Yasin Dipanggil KPK Terkait Korupsi Dana Hibah

KPK kemudian memeriksa pengusaha bernama Eno Bowo Susilo pada 27 Agustus 2026.

Dari pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami dugaan pemberian sejumlah aset mewah kepada pejabat di Kota Bengkulu.

“Penyidik mendalami terkait dugaan pemberian sejumlah aset oleh EBS (Eno Bowo Susilo) kepada pejabat di Kota Bengkulu, di antaranya mobil mewah, apartemen mewah, hingga rumah mewah,” ujar Budi.

KPK menduga pemberian aset tersebut berkaitan dengan pengerjaan sejumlah proyek di Kota Bengkulu.

Namun, lembaga antirasuah itu belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara maupun pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penyidikan baru tersebut.

“Diduga pemberian oleh EBS tersebut untuk VLA, selaku anggota DPRD Kota Bengkulu. Penyidik akan mendalami terkait dugaan pemberian aset-aset mewah ini,” kata Budi.

Terbaru, KPK menyita satu unit rumah mewah milik Vinna yang berada di wilayah Jakarta Selatan.

Penyitaan dilakukan pada Selasa, 1 September 2026.

Baca Juga:  Penahanan Gus Alex, KPK Dalami Kasus Kuota Haji Eks Stafsus Menag

“Aset yang disita berupa satu unit rumah mewah milik saudari VLA, selaku anggota DPRD Kota Bengkulu,” kata Budi.

Penyidik selanjutnya akan menelusuri asal-usul kepemilikan rumah tersebut serta kaitannya dengan dugaan pemberian aset dari pihak swasta kepada Vinna.

“Penyidik selanjutnya akan mendalami lebih lanjut nexus atau hubungan antara dugaan pemberian aset dari pihak swasta kepada saudari VLA, dengan rangkaian peristiwa pidana yang sedang disidik,” ujar Budi.

PKB Hormati Proses Hukum

DPP PKB menyatakan menghormati proses hukum yang sedang dilakukan KPK terhadap Vinna Ledy Anggraheni.

Wakil Ketua Umum PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan proses hukum terhadap siapa pun harus dihormati.

“Di mana pun juga ya, kalau ada proses ke siapa pun, itu kita hargai ya. Proses apa pun para penegak hukum,” kata Cucun di Gedung DPR.

Vinna Ledy Anggraheni diketahui merupakan anggota DPRD Kota Bengkulu dari PKB. HUM/GIT

TAGGED: aset mewah, Bengkulu, DPRD Bengkulu, Korupsi, KPK, KPK Bengkulu, Pengusaha, penyitaan, PKB, Proyek, rumah mewah, suap, Vinna Ledy
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Agung Winarno Diadili Kasus TPPU Zarof Ricar, Sorotan Aset Rp 915 Miliar dan 51 Kg Emas
14 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari
14 September 2026
Suasana pelayanan pembuatan paspor bagi jemaah calon haji melalui layanan Eazy Paspor di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Salatiga.
Eazy Paspor Jemput Bola, Imigrasi Semarang Layani 214 Calon Jemaah Haji Salatiga Urus Paspor
14 September 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi Riau, Agung Prianto saat menerima kunjungan Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan.
Perkuat Pengawasan Lintas Wilayah, Imigrasi Kepri Sambangi Riau-Pekanbaru
14 September 2026
Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Senior di Magetan, 4 Orang Ditahan Puspom AU
14 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Agung Winarno Diadili Kasus TPPU Zarof Ricar, Sorotan Aset Rp 915 Miliar dan 51 Kg Emas
14 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari
14 September 2026
Kakak Beradik Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Surabaya, Pintu Kamar Terkunci dari Luar
14 September 2026
Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Korban ANW Ungkap Kronologi
14 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Agung Winarno Diadili Kasus TPPU Zarof Ricar, Sorotan Aset Rp 915 Miliar dan 51 Kg Emas

Peristiwa

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari

Suasana pelayanan pembuatan paspor bagi jemaah calon haji melalui layanan Eazy Paspor di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Salatiga.
Imigrasi

Eazy Paspor Jemput Bola, Imigrasi Semarang Layani 214 Calon Jemaah Haji Salatiga Urus Paspor

Kakanwil Ditjen Imigrasi Riau, Agung Prianto saat menerima kunjungan Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan.
Headlines

Perkuat Pengawasan Lintas Wilayah, Imigrasi Kepri Sambangi Riau-Pekanbaru

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?