SURABAYA, Memoindonesia.co.id — Mengawali tugasnya sebagai anggota DPR RI hasil Pergantian Antar Waktu (PAW), Adela Kanasya Adies memilih langsung turun ke lapangan. Tujuannya untuk memastikan bahwa berbagai persoalan masyarakat bisa tertampung dengan baik.
Bukan sekadar memperkenalkan diri, legislator muda tersebut bergerak menyapa dan mempererat hubungan dengan jaringan relawan yang selama ini menjadi bagian penting dari perjuangan politik keluarga besar Adies Kadir.
Pada Minggu (21/6/2026), Adela bertemu sedikitnya 1.000 relawan yang tersebar di berbagai wilayah Surabaya. Pertemuan itu menjadi momentum untuk menjaga komunikasi, memperkuat solidaritas, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tetap terserap hingga ke tingkat akar rumput. Ia didampingi anggota DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir dan Achmad Nurdjayanto.
Bagi Adela, menjaga kedekatan dengan relawan dan konstituen merupakan langkah yang tidak bisa ditawar. Sebagai penerus estafet perjuangan Adies Kadir, ia ingin memastikan hubungan yang telah terbangun selama bertahun-tahun tetap terawat dengan baik.
“Relawan adalah keluarga perjuangan. Saya ingin terus hadir di tengah mereka, mendengar langsung aspirasi dan memastikan kita tetap solid bergerak bersama untuk masyarakat,” ujar Adela didampingi Ketua DPD Golkar Surabaya, Akmarawita Kadir.
Kehadiran Adela mendapat sambutan hangat dari para relawan. Mereka menilai langkah turun langsung ke lapangan menunjukkan komitmen untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat, bukan hanya saat momentum politik, tetapi juga dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.
Agenda konsolidasi tersebut juga menjadi sinyal bahwa Adela tidak ingin membangun politik dari balik meja. Ia memilih memperkuat fondasi dukungan melalui pertemuan langsung, dialog, dan komunikasi yang intens dengan masyarakat.
Tidak hanya di Surabaya, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bertahap ke berbagai wilayah, termasuk Sidoarjo yang selama ini menjadi salah satu basis dukungan kuat keluarga Adies Kadir.
Langkah tersebut menegaskan komitmen Adela untuk menjaga kesinambungan hubungan dengan konstituen. Bagi Adela, kehadiran wakil rakyat harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, lebih dekat, lebih responsif, dan lebih hadir dalam setiap persoalan yang mereka hadapi. HUM/BAD

