JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan merilis 20 nama yang lolos seleksi tahap I untuk mengisi tiga posisi kosong, Selasa 4 Maret 2026.
Beberapa nama beken masuk dalam daftar tersebut. Namun, nama-nama yang sebelumnya beredar dan digadang-gadang menjadi calon bos baru tidak tercantum, seperti Anggota DPR RI Misbakhun dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Nama yang masuk daftar antara lain mantan Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak, mantan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, serta pejabat sementara Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi.
Seleksi dilakukan setelah tiga pejabat tinggi OJK mengundurkan diri pada akhir Januari 2026 seusai kondisi bursa saham melemah. Proses ini bertujuan mengisi tiga jabatan yang kosong.
Tiga pejabat yang mengundurkan diri yakni Mahendra Siregar dari jabatan Ketua DK OJK, Mirza Adityaswara dari jabatan Wakil Ketua DK OJK, serta Inarno Djajadi dari jabatan Kepala Dewan Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Sebanyak 20 calon yang lulus seleksi administratif wajib mengikuti tahapan berikutnya berupa masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.
Dalam rangka menjaga kualitas peserta, masyarakat diminta berpartisipasi memberikan masukan dan informasi terkait integritas, rekam jejak, serta perilaku para calon yang telah lolos seleksi tahap I.
Masukan dapat disampaikan melalui laman resmi [https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id](https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id) yang dapat diakses mulai 4 Maret 2026 hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.
Berikut 20 nama Calon Pengganti ADK OJK yang lulus seleksi tahap I:
1. Adi Budiarso – Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
2. Agus Sugiarto – Komisaris Independen, PT Danantara Asset Management.
3. Anton Daryono – Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia.
4. Ary Zulfikar – Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan.
5. Bambang Mukti Riyadi – Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan.
6. Boby Wahyu Hernawan – Direktur Kerja Sama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
7. Danu Febrianto L – Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan.
8. Darmansyah – Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan.
9. Dhani Gunawan Idat – Komisaris Utama, BPRS HIK Parahyangan.
10. Dicky Kartikoyono – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia.
11. Dwityapoetra Soeyasa Besar – Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan.
12. Friderica Widyasari Dewi – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan.
13. Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan.
14. Hernawan Bekti Sasongko – Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan.
15. Hidayat Prabowo – Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah.
16. Iskandar Simorangkir – Wakil Ketua, Badan Supervisi Bank Indonesia.
17. Lasmaida Gultom – Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015–2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti).
18. Orias Petrus Moedak – Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics.
19. Pahala Nugraha Mansury – Komisaris Utama, Danantara Investment Management.
20. Rizal Ramadhani – Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan. HUM/GIT


