MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Menlu Ungkap 8 Ribu Pasukan TNI Dikirim ke Gaza Bertahap, Awal Penempatan di Rafah

Publisher: Redaktur 21 Februari 2026 2 Min Read
Share
Menteri Luar Negeri RI Sugiono.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza, Palestina, akan dilakukan secara bertahap dengan awal penempatan di Rafah, Jumat 20 Februari 2026 waktu Washington DC.

“Saya kira bertahap, karena tadi saya sampaikan tahapan yang ada di sana juga dibagi menjadi beberapa sektor. Detailnya belum, tapi kurang lebih nanti ada lima sektor, diperkirakan total pasukan yang akan ada di sana adalah 20.000 ya atau mungkin lebih di seluruh sektor ini, tapi ini merupakan sesuatu yang sifatnya progresif,” ujar Sugiono.

Sugiono menegaskan Indonesia berkomitmen mengirim pasukan perdamaian di Gaza untuk menjaga masyarakat sipil, dan timeline pengiriman pasukan segera disiapkan.

Baca Juga:  Usulan SBY Soal Evaluasi UNIFIL di Lebanon Didukung DPR Demi Keselamatan Prajurit

Ia membenarkan penempatan awal pasukan berada di Rafah, namun detail operasi dan teater penempatan masih dalam tahap perencanaan.

“Mulainya dari situ (Rafah) katanya kemarin, tapi nanti detailnya kan ada, ada operasinya seperti apa, teaternya seperti apa,” katanya.

Sugiono juga menyebut pemilihan Deputy Commander pasukan dari Indonesia diserahkan kepada TNI.

“Belum kelihatan (sosok Deputy Commander), ya itu nanti dari TNI lah yang pilih,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sugiono menyampaikan Palestina sudah mengetahui dan menyetujui pengiriman pasukan perdamaian dari Indonesia. Perwakilan Palestina, Prof. Dr. Ali Saad, Chairman of NCAG, telah dilibatkan dalam komunikasi mengenai rencana ini.

Baca Juga:  Panglima TNI Perintahkan Prajurit di Lebanon Masuk Bunker Usai Serangan, Tiga Gugur

“Jadi semua rencana komprehensif ini kunci pertamanya adalah ceasefire lah, gencatan senjata, kemudian ciptakan suasana yang aman dan stabil baru tahap-tahap berikutnya itu bisa dilakukan. Dan itu juga kemarin sudah disampaikan,” imbuh Sugiono.  HUM/GIT

TAGGED: aliansi perdamaian, board of peace, ceasfire gaza, menlu ri, national caveat, operasi tni, palestina setuju, pasukan perdamaian, pengiriman bertahap, rafah palestina, sugiono keterangan, tni ke gaza
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Imigrasi

Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?