MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Ratusan Pengungsi Terkatung, Rudenim Surabaya Desak Semua Instansi Jangan Lepas Tangan

Publisher: Admin 10 Februari 2026 2 Min Read
Share
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada salah satu anggota Forkopdensi dalan giat FGD di hotel Surabaya.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, menyematkan rompi kepada salah satu anggota Forkopdensi dalan giat FGD di hotel Surabaya.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id  – Masalah deteni dan pengungsi di Jawa Timur sudah terlalu besar untuk ditangani sendirian. Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Surabaya angkat suara keras: semua pihak harus turun tangan, bukan sekadar menonton.

Seruan itu mengemuka dalam Forum Komunikasi Penanganan Deteni dan Pengungsi yang digelar di Hotel Harris, Selasa (10/2/2026). Aparat kepolisian, TNI, BIN, pemerintah daerah hingga lembaga terkait duduk satu meja bersama jajaran imigrasi. Intinya satu: tanggung jawab tak boleh dibebankan ke satu institusi saja.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menegaskan deteni adalah warga negara asing pelanggar aturan yang ditempatkan sementara sebelum dipulangkan. Prosesnya panjang, rumit, dan mustahil berjalan efektif tanpa dukungan lintas sektor.

Baca Juga:  Instruktur Selam Asal Maladewa Itu Ditetapkan Tersangka, Bawa Paspor Palsu, Unsur Pidana Terpenuhi, Ditahan di Rutan Sabang

“Penanganan deteni tidak bisa sendiri-sendiri. Ini kerja bersama. Semua harus ambil peran,” tegas Toton, sapaan akrab Novianto.

Angka yang dipaparkan menunjukkan tekanan itu nyata. Saat ini terdapat 33 deteni dan sekitar 345 pengungsi berada di wilayah kerja Rudenim Surabaya.

Mayoritas berasal dari negara konflik seperti Afghanistan dan Myanmar. Mereka menunggu kejelasan, sementara kapasitas pengawasan dan pembiayaan terus diuji.

Kepala Rudenim Surabaya, Rubiyanto Sugesi, tak menampik beratnya situasi di lapangan. Menurutnya, forum ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya merajut jalur cepat pertukaran informasi agar respons antarinstansi tidak lagi lambat atau tumpang tindih.

Baca Juga:  Dorong Layanan Imigrasi Digital, Kakanwil Ditjenim Jawa Timur Kunjungi KEK Gresik

“Kalau komunikasinya kuat, pengawasan jauh lebih efektif. Tapi tetap harus humanis, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Rubi.

Persoalan krusial lainnya adalah kebuntuan pemulangan. Banyak pengungsi belum dapat diberangkatkan karena terbentur pendanaan serta kepastian dukungan dari negara donor. Akibatnya, masa tunggu kian panjang, sementara kebutuhan hidup dan pengawasan terus berjalan setiap hari.

Tanpa keterlibatan aktif semua pihak, angka ratusan itu hanya akan menjadi antrean tanpa ujung.

Melalui forum ini, Ditjen Imigrasi ingin memastikan tidak ada lagi sikap saling menunggu. Jawa Timur terbuka pada kolaborasi, tetapi juga menuntut komitmen nyata. Pesannya jelas: jangan biarkan Rudenim bekerja sendirian menghadapi persoalan sebesar ini. HUM/BAD

Baca Juga:  103 WNA yang Diamankan dalam Operasi Bali Becik Salahi Izin Tinggal, Dirwasdakim Godam: Mereka Diduga Melakukan Kejahatan Siber
TAGGED: Ditjen Imigrasi Jatim, Novianto Sulastono, pengungsi, Ratusan Pengungsi, Rudenim Surabaya, Warga Negara Asing, WNA
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Bosnia
1 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi
1 April 2026
Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik
1 April 2026
Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia
1 April 2026
Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter
1 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Serah terima jabatan dari Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman kepada Hendarsam Marantoko, Dirjen Imigrasi yang baru.
Imigrasi

Estafet Baru, Hendarsam Marantoko Resmi Jadi Dirjen Imigrasi

Nasional

Harga BBM Global Naik Imbas Perang Iran-AS-Israel, Indonesia Dipastikan Belum Naik

Olahraga

Daftar 16 Negara Eropa Lolos Piala Dunia 2026, Italia Absen Usai Kalah dari Bosnia

Nasional

Pernah Kena Campak Waktu Kecil, Benarkah Kebal Seumur Hidup? Ini Kata Dokter

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?