MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Akui Beli Bahan Peledak untuk Ekskul

Publisher: Redaktur 22 November 2025 3 Min Read
Share
SMAN 72 Jakarta lokasi terjadinya ledakan.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Pelaku atau anak berkonflik dengan hukum kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta memakai sejumlah siasat dalam merakit bom yang menyebabkan 96 korban saat khotbah salat Jumat dan bahan peledak diduga dibeli online pada Jumat 7 November 2025.

Polisi menjelaskan susunan peledak yang digunakan pelaku berdasarkan olah tempat kejadian perkara. Bahan utama peledakan adalah potassium chloride.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombespol Henik Maryanto menyampaikan temuan tersebut saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya Jakarta.

“Kemudian bahan peledak atau explosive yang kamu temukan, dengan menggunakan alat rigaku yang kami punya, itu terdeteksi potassium chloride, yang digunakan terduga,” kata Henik.

Baca Juga:  Transformasi Polri, Kapolri Suyudi Dituntut Buktikan Hasil Nyata bagi Masyarakat

Dari olah TKP ditemukan serpihan plastik dan paku. Plastik digunakan untuk membungkus struktur peledak dan paku digunakan sebagai serpihan yang menimbulkan kerusakan.

“Paku itu ada paku baja, dan paku seng, yang ada payungnya, seperti itu, yang ada berserak di dalam masjid,” ujarnya.

Empat baterai ditemukan sebagai sumber tenaga peledakan bersama alat pemicu ledakan. Namun, remote yang digunakan untuk mengendalikan peledakan tidak ditemukan di masjid.

“Bahwa power yang digunakan oleh terduga itu menggunakan empat buah baterai A4, kemudian inisiatornya adalah electric mass, kemudian explosive-nya mengandung potassium chloride, kemudian switching-nya menggunakan receiver yang dikendalikan dengan remote, namun remote tidak kami temukan dalam masjid,” ucap Henik.

Baca Juga:  Icha Christy Happy Banget Bisa Tampil dengan Senior, Sepanggung Lagi 

“Kemudian casing-nya itu jeriken plastik 1 liter, dan kemudian shrapnel-nya paku,” lanjutnya.

Polisi mengungkap bahan-bahan tersebut diduga dibeli secara online.

“Iya seperti itu, karena kan orang tuanya yang menerima paket,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Pelaku mengaku paket tersebut berisi kebutuhan ekstrakurikuler sehingga keluarga tidak menaruh curiga.

“Terus kalau barang-barang paket yang diterima itu, itu kan untuk ekstrakurikuler sekolah,” ujar Budi.

Pelaku juga mengaku kepada orang tuanya bahwa laptop miliknya rusak. Namun, pelaku ternyata menggunakan laptop tersebut untuk berselancar di dark web.

“Terus termasuk dia menggunakan web, kan kalau menurut si ABH ke orang tuanya, bahwa laptopnya itu rusak,” kata Budi.

Baca Juga:  Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Wamenaker Imbau Pekerja Pakai Masker

Laptop tersebut telah disita oleh penyidik dan akan diperiksa melalui digital forensik. Keluarga pelaku kaget atas keterlibatan pelaku dalam insiden ledakan.

“Ya sama, ya karakternya memang sifatnya seperti itu, pendiam,” kata Budi.

Budi mengatakan kondisi pelaku mulai pulih setelah ikut terluka dalam ledakan. Namun, pemeriksaan belum dapat dilakukan karena rekomendasi dokter menyatakan pelaku belum siap.

“Jadi si ABH ini, baru kemarin lepas selang makan,” ujarnya.

“Tapi yang paling utama, penyidik itu berkoordinasi dengan dokter psikisnya, sudah layak belum dia diminta keterangan,” lanjut Budi. HUM/GIT

TAGGED: ABH, bahan peledak, bom rakitan, Jakarta, Kelapa Gading, Ledakan sekolah, paket online, paku peledak, Polda Metro, potassium chloride, SMAN 72
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo
19 Oktober 2026
Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik
19 Oktober 2026
Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik
19 Oktober 2026
Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi
19 Oktober 2026
Survei PPI: Elektabilitas Prabowo 31,6 Persen, Dedi Mulyadi 11,4 Persen
19 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo
19 Oktober 2026
Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik
19 Oktober 2026
Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik
19 Oktober 2026
Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi
19 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Pemerintahan

Survei PPI: 65,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo

Pemerintahan

Survei PPI: Amran Sulaiman, Teddy Indra Wijaya, dan Erick Thohir Dinilai Berkinerja Terbaik

Headlines

Viral Cambuk Kepala SPPG di KPPG Bogor, Korwil Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik

Peristiwa

Orang Utan Kebingungan di Bekas Kebakaran Kalteng, BKSDA Evakuasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?