MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tim DVI Ungkap Kendala Identifikasi Sisa Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny

Publisher: Redaktur 13 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombespol M. Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur menghadapi kendala dalam proses identifikasi jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo.

Hingga kini, masih terdapat sejumlah kantong jenazah yang belum diketahui identitasnya.

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombespol M Khusnan menjelaskan, hingga Minggu 12 Oktober 2025, tim DVI masih menemukan 11 kantong jenazah yang belum teridentifikasi.

Dari sejumlah kantong tersebut, sebagian berisi potongan tubuh atau body part yang tidak lengkap.

“Update terakhir kami cek kembali kantong jenazah, ternyata ada 11 kantong jenazah, di mana ada beberapa body part yang masih ada,” ujar Khusnan saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Surabaya.

Baca Juga:  Serahkan Sertifikat Milik Korban Lumpur Lapindo, Hadi Tjahjanto: Lek Disekolahno Ojok Duwur-Duwur

Menurutnya, proses identifikasi masih bergantung pada hasil tes DNA karena tidak ditemukan tanda-tanda fisik khusus yang dapat membantu proses pengenalan korban.

“Kesulitannya identifikasi karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada body part yang ada. Kami hanya bisa bergantung pada DNA. Ada dua hari lebih lambat dari body yang besar, dan ini ada yang belum cocok. Jadi murni hanya bergantung pada DNA,” terangnya.

Khusnan menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan kapan seluruh hasil uji DNA akan keluar.

Namun, ia berharap hasil tersebut dapat segera diterima agar proses identifikasi korban dapat diselesaikan secepatnya.

Baca Juga:  Golkar Tolak Rencana Perbaikan Ponpes Al Khoziny Gunakan Dana APBN

“Ini masih proses identifikasi. Harapan kami tidak lama lagi keluar hasilnya, karena memang membutuhkan waktu, berbeda dengan hari pertama, kedua, dan ketiga. Semoga segera diketahui siapa keluarga dari korban yang belum teridentifikasi,” pungkasnya. HUM/GIT

TAGGED: DNA, DVI Polda Jatim, identifikasi jenazah, Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombespol M Khusnan, Polda Jatim, Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing
4 Maret 2026
Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Imigrasi

Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing

Korupsi

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi

Internasional

Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global

Headlines

20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?