MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Retret Kepala Daerah Gelombang 2 Digelar di IPDN, Bima Arya Beberkan Alasan Tak Lagi di Akmil Magelang

Publisher: Redaktur 31 Mei 2025 1 Min Read
Share
Wamendagri Bima Arya Sugiharto.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiharto mengungkapkan alasan retret kepala daerah gelombang kedua tidak lagi dilaksanakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Menurutnya, jumlah peserta retret kali ini jauh lebih sedikit dibanding gelombang pertama.

“Retret gelombang kedua hanya diikuti sekitar 50 kepala daerah dan wakil kepala daerah, jauh lebih sedikit dibanding gelombang pertama yang mencapai 1.000 peserta,” kata Bima Arya, Sabtu 31 Mei 2025.

Ia menjelaskan, retret gelombang dua akan digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat, karena fasilitasnya dinilai cukup memadai untuk jumlah peserta yang terbatas.

Baca Juga:  Hadiri Sidang Kedua Uji Materiil Syarat Capres-Cawapres, Aliansi 98 Tambah Klausul Anti-Korupsi dan Batas Usia 70 Tahun

Sementara untuk retret gelombang pertama, lokasi IPDN dinilai tidak mencukupi sehingga dipilihlah Akmil Magelang.

“IPDN Jatinangor cukup memadai untuk jumlah peserta yang hanya sekitar 50 orang,” jelasnya.

Retret ini dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2025. Mengenai kehadiran Presiden Prabowo Subianto, Bima mengatakan masih menunggu konfirmasi dan akan menyesuaikan dengan agenda kenegaraan.

Retret gelombang kedua ini diadakan khusus bagi kepala daerah yang belum sempat mengikuti kegiatan gelombang pertama karena terlibat dalam proses sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Para peserta merupakan bupati dan wali kota yang telah resmi dilantik oleh Kementerian Dalam Negeri. HUM/GIT

Baca Juga:  Hakim MK Soroti Kompensasi Pesawat Delay, Nilai Hak Penumpang Belum Terlindungi
TAGGED: Akmil Magelang, gelombang kedua, IPDN Jatinangor, Mahkamah Konstitusi, MK, retret kepala daerah, sengketa pilkada, Wamendagri Bima Arya Sugiharto
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran
13 September 2026
Kakanwil Ditjen Imigrasi, Barron Ichsan memberikan keterangan kepada wartawan saat rilis penangkapan WNA.
Tiket Pulang Palsu Bongkar Markas Judol Internasional, 5 WNA Dicokok Imigrasi Tangerang
12 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi
13 September 2026
Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior
13 September 2026
Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad
13 September 2026
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran
13 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Peristiwa

Serda Ahmad Tewas, Pomau Selidiki Dugaan Penganiayaan 4 Senior Gegara Salah Beli Mi

Peristiwa

Foto Terakhir Serda Ahmad dengan Ayah Sebelum Tewas Diduga Dianiaya 4 Senior

Peristiwa

Detik-detik Tragedi Salah Belikan Mi Berujung Hilang Nyawa Serda Ahmad

Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq kembali mengungkap cerita pelik di balik kondisi keuangannya.
Hukum

Fadia di Kursi Terdakwa: Klaim Bukan Terima Uang, Melainkan Punya Utang Miliaran

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?