MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Terbongkar Watak Majikan Pembunuh Satpam Rumah Mewah di Bogor

Publisher: Redaktur 20 Januari 2025 5 Min Read
Share
Jasad Septian, satpam yang tewas diduga dibunuh majikan di Bogor di rumah duka. (dok istimewa)
Ad imageAd image

BOGOR, Memoindonesia.co.id – Seorang satpam rumah mewah di Bogor, Jawa Barat, tewas dibunuh oleh majikannya sendiri. Kasus ini sekaligus mengungkap watak asli majikannya yang mudah tersulut emosi.

Satpam itu diketahui bernama Septian. Ia dibunuh oleh AMM (26) yang kini telah menjadi tersangka.

Septian tewas bersimbah darah di sebuah rumah mewah di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Peristiwa itu terjadi pada Jumat 17 Januari 2025 sekitar pukul 04.20 WIB. Korban mengalami luka di bagian kepala dan dada akibat senjata tajam.

Polisi mendapatkan laporan dari W, sopir di rumah tersebut. Setelah pengecekan langsung oleh polisi, korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

“Ada kejadian tindak pidana diduga pembunuhan yang terjadi di Bogor Selatan kurang lebih pada pukul 04.30 tadi pagi (kemarin) dari pihak korban ke Polsek Bogor Selatan dan polsek langsung cek ke TKP dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo kepada wartawan di Mapolresta Bogor Kota, Jumat 18 Januari 2025.

Baca Juga:  Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Berencana Satpam Rumah Mewah di Bogor

Sementara itu, istri Septian, Dewi (47) tak pernah mengira akan menerima kabar bahwa suaminya tewas dibunuh anak majikan. Dewi merasa terguncang karena tak siap menerima kenyataan ini.

Septian selama ini bekerja sebagai petugas satpam rumah mewah di Kota Bogor. Namun, siapa sangka, Septian harus berakhir di tangan anak majikannya. Septian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sembah Dalem Uyut Kalideres, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu 18 Januari 2025.

Dewi tampak tak bisa menahan pilu saat mengantar jenazah suaminya ke pemakaman. Ia mengaku tak bisa menerima kenyataan ini.

“Saya enggak kuat, lemas. Saya enggak siap dapat kenyataan seperti ini,” ucapnya.

Lantas, apa saja yang diketahui terkait sosok sang majikan keji ini? Baca halaman selanjutnya.

Jadi Tersangka dan Ditahan
AMM telah ditetapkan sebagai tersangka. AMM kini ditahan di Mapolresta Bogor Kota.

“Tersangka sudah ditahan sejak kemarin,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombespol Eko Prasetyo, Minggu 19 Januari 2025.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Aji Riznaldi menambahkan AMM dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. AMM terancam 15 tahun penjara.

Baca Juga:  Komnas Perempuan Minta Pembunuh-Pemerkosa Gadis Penjual Gorengan Dijerat UU TPKS

“Untuk tersangka sendiri yaitu majikannya, majikan dari korban, inisial AMM. Pasal yang kita kenakan untuk sampai saat ini di pasal 338 subsider pasal 351 KUHP. Ancaman 15 tahun penjara,” kata dia.

Polisi juga sudah melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan.

“Perkembangan penanganan penyidikan di kasus Lawang Gintung itu kita sudah melakukan autopsi kemudian saat ini tersangka sudah kami tetapkan dengan melalui proses gelar perkara,” ujarnya.

Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap AMM. Hasilnya, AMM dinyatakan positif narkoba.

“Yang jelas, tadi pagi yang diduga pelaku itu kita tes urine, (hasilnya) positif sinte,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombespol Eko Prasetyo, Jumat 17 Januari 2025.

Tersangka Dikenal Pemarah
Mantan sopir rumah mewah bernama Arif menyebut AMM merupakan sosok pemarah atau temperamental serta sering menganiaya. Menurutnya, hal itu sudah menjadi watak sang majikan.

Baca Juga:  Polisi Razia Pabrik 'Cokelat Ganja' di Bogor, Tangkap 4 Pelaku

“Ya temperamental juga, penyakit juga, jadi memang sudah watak,” kata Arif ditemui di sekitar lokasi kejadian, Minggu 19 Januari 2025.

Arif mengaku bekerja selama setahun sebagai sopir di rumah mewah yang jadi lokasi pembunuhan satpam bernama Septian (37) di Jalan Lawang Gintung, Bogor Selatan, Kota Bogor. Selama bekerja, Arif mengaku sering dianiaya oleh tersangka.

“Ya sering disiksa, ditimpukin segala macem kalau salah jalan, dulu kan saya sopirin dia, kerja jadi sopir. Iya (sering dianiaya). Memang ada satpam juga pernah dipukulin dia gara-gara meteran listrik,” kata Arif.

Arif kemudian memilih berhenti bekerja di rumah mewah karena tidak tahan dengan kelakuan AMM. Arif menyebutkan ia berhenti karena uang makan tidak dibayar dan handphone miliknya dibanting AMM.

“Pernah kerja di sini setahun (sebagai sopir), saya baru keluar (berhenti) kemarin, (bulan) Desember kemarin, gara-gara uang makan saya nggak dibayar, handphone saya dibanting, ya sudah saya keluar (berhenti bekerja),” ungkapnya. HUM/GIT

TAGGED: Bogor Selatan, Jalan Lawang Gintung, Kapolresta Bogor Kota, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kombespol Eko Prasetyo, Kompol Aji Riznaldi, Kota Bogor, Majikan, pembunuh, satpam
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal
18 Februari 2026
Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Distribusi MBG Dihentikan Sementara saat Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026
17 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal
18 Februari 2026
Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal
17 Februari 2026
PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026
Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal
17 Februari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berbeda karena Hilal Global dan Lokal
17 Februari 2026
Komisi III DPR Dukung Polri Tindak Eks Kapolres Bima Kota Dalam Kasus Narkoba
16 Februari 2026
Kejagung Bantah Temuan Rp 920 Miliar Saat Geledah Rumah Pejabat Pajak
16 Februari 2026
Empat Anggota KKB Ditangkap di Yahukimo Termasuk Penembak Pesawat Smart Air
16 Februari 2026

Baca Berita Lainnya:

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman
Imigrasi

Ramadan 1447 Hijriah, Jam Layanan Imigrasi Disesuaikan: Pelayanan Tetap Optimal

Imigrasi

Imigrasi Jaksel Amankan WN Cina dan Thailand, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal

Imigrasi

PLT Dirjen Imigrasi Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2026

Nasional

Jemaah Ponpes Mahfilud Duror Bondowoso Mulai Puasa Ramadan Lebih Awal

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?