MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Senator Bali Niluh Djelantik Minta Gus Miftah Dicopot

Publisher: Redaktur 5 Desember 2024 2 Min Read
Share
Anggota DPD RI, Niluh Djelantik.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Belakangan beredar video viral soal dugaan hinaan oleh Maulana Habiburrahman atau biasa dipanggil Gus Miftah kepada Sunhaji seorang penjual es teh keliling.

Dalam video yang beredar Gus Miftah bukan hanya menolak membeli dagangan es teh yang dijajakan. Namun dia juga menghardik dengan perkataan yang diduga sangat merendahkan kepada Sunhaji.

Perkara ini langsung mendapatkan sorotan dari anggota DPD RI, Niluh Djelantik. Niluh bahkan secara tegas meminta kepada Presiden RI, Prabowo Subianto agar segera mencopot Gus Miftah dari statusnya sebagai utusan khusus presiden.

“Minta maaf saja tidak akan cukup menghapus dosa bagi siapapun yang merendahkan sesamanya,” ujar perempuan yang terpilih dari daerah Provinsi Bali itu, Rabu 4 Desember 2024.

Baca Juga:  Wawali Armuji Harapkan Kota Lama dapat Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Surabaya

Desainer yang karyanya jadi langganan para artis Hollywood ini bahkan menaruh hormat dan simpati kepada Sunhaji.

“Aku memahami karena aku dibesarkan dan dilahirkan oleh seorang nenek dan mamak yang memberiku makan dari hasil berjualan keliling,” tegasnya.

Niluh kemudian meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar mempertimbangkan lagi kedudukan Gus Miftah sebagai utusan khusus presiden. “Memiliki pemikiran, perkataan, perilaku yang sangat menyakiti hati kami,” tegasnya.

Menurut Niluh bangsa ini besar karena adanya orang kecil yang telah bekerja keras untuk menafkahi diri dan keluarganya. “95 persen tenaga kerja di Negeri ini adalah UMKM pak,” imbuhnya. HUM/GIT

Baca Juga:  Ini Keuntungan Masyarakat dan Bumdes Jadi Agen, Berkat Ajakan Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2
TAGGED: Anggota DPD RI, Gus Miftah, Niluh Djelantik, penjual es teh, UMKM, utusan khusus presiden
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru
11 Januari 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
11 Januari 2026
KPK Ungkap Dugaan Kebocoran Pajak Rp 60 Miliar di KPP Madya Jakarta Utara
11 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru
11 Januari 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
11 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Motif Pramugari Gadungan di Jakarta Demi Menyenangkan Hati Orang Tua
9 Januari 2026
Gunung Semeru Erupsi dengan Letusan Setinggi 700 Meter
9 Januari 2026
Kasus Pramugari Gadungan di Jakarta Berawal dari Penipuan Janji Masuk Batik Air
9 Januari 2026
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama
9 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru

Korupsi

Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara

Korupsi

KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara

Korupsi

KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?