MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Polisi Jelaskan Kronologi Siswa SMK Semarang Tewas Ditembak Saat Tawuran

Publisher: Redaktur 26 November 2024 3 Min Read
Share
Kapolrestabes Semarang Kombespol Irwan Anwar.
Ad imageAd image

SEMARANG, Memoindonesia.co.id – Seorang siswa SMK berinisial G (17) tewas tertembak polisi di Semarang pada Minggu dini hari. Polrestabes Semarang lantas membeberkan kronologi kejadian penembakan itu.

Kapolrestabes Semarang Kombespol Irwan Anwar mengatakan peristiwa terjadi Minggu 24 November 2024 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Anggota Satreskoba itu mengendarai motor dan melintas di sana.

“Informasinya kan jam 01.00 malam. Habis kerja, melakukan penyelidikan di kantor. Lakukan perjalanan pulang melintas di kantor perumahan Paramount itu,” kata Irwan, Senin 25 November 2024 malam.

Dia menjelaskan di lokasi ada dua geng yang sedang tawuran. Anggota tersebut kemudian hendak melerai namun menurutnya justru diserang. Setelah sempat melepas tembakan peringatan, kemudian ada tembakan yang mengenai pinggul korban.

Baca Juga:  Tragis! Mahasiswi Unsri Tewas Dibegal saat Nongkrong Bareng Pacar

“Ketika dua geng ini melakukan tawuran, muncul anggota polisi. Kemudian dilakukan upaya melerai, namun ternyata anggota polisi dilakukan penyerangan hingga dilakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Dua geng itu adalah geng Seroja dan geng Tanggul Pojok. Setelah ada tembakan itu anggota yang berada di lokasi membawa korban ke RSUP dr. Kariadi Semarang bersama beberapa orang anggota geng Seroja, sementara korban merupakan pihak dari geng Tanggul Pojok.

“Yang tertembak korban kena pinggulnya. Satu catatan ketika dibawa rumah sakit yang menolong dari kelompok lawan dari kelompok Seroja plus anggota kita itu. Jam 10.00 WIB kan belum diketahui identitasnya. Dari kelompok Seroja juga tidak mengenali,” katanya.

Baca Juga:  Insiden Tragis Ojol: Istana Minta Aparat Bertindak Humanis, Kapolri Janji Usut Tuntas

Setelah identitas diketahui, pihak keluarga membawa jenazah dan membawa ke Sragen untuk dimakamkan. Pihak SMKN 4 Semarang yang mendengar informasi itu sore harinya langsung datang ke rumah duka di Semarang, namun ternyata jenazah dan keluarga dibawa ke Sragen.

Irwan menegaskan ada 12 orang yang dimintai keterangan dan empat orang dijadikan tersangka. Ada beberapa senjata tajam juga yang diamankan. Penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memeriksa polisi yang melepas tembakan.

“Di Semarang Barat kita lakukan pemeriksaan terhadap 12 anak-anak yang terlibat, empat di antaranya tersangka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, di saat yang hampir bersamaan juga terjadi tawuran di daerah Semarang Utara dengan korban luka namun pelaku belum tertangkap. Kemudian di Gayamsari ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga:  Kronologi Kapolres Belawan Tembak Remaja di Tol Belmera, 1 Tewas Usai Diserang Kelompok Tawuran

“Dalam peristiwa di Gayamsari ada dua ditetapkan tersangka dalam peristiwa tawuran antar geng. Kemudian di Semarang Utara itu ada korban, sementara pelakuya belum, masih proses penyelidikan,” jelasnya. HUM/GIT

TAGGED: geng Seroja, geng Tanggul Pojok, Kapolrestabes Semarang, Kombespol Irwan Anwar, Siswa SMK, Tawuran, tertembak, tewas
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

ABK Belawan Fandi Ramadhan Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus 2 Ton Sabu di Batam
27 Februari 2026
Kejati DKI Geledah Tiga Lokasi di Jakarta dan Depok Terkait Dugaan Korupsi PLN
27 Februari 2026
Lima Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Divonis 9 hingga 13 Tahun
27 Februari 2026
Muhamad Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak Mentah
27 Februari 2026
Korban Phishing E-Tilang Palsu Apresiasi Bareskrim Polri
27 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

ABK Belawan Fandi Ramadhan Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus 2 Ton Sabu di Batam
27 Februari 2026
Kejati DKI Geledah Tiga Lokasi di Jakarta dan Depok Terkait Dugaan Korupsi PLN
27 Februari 2026
Lima Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Divonis 9 hingga 13 Tahun
27 Februari 2026
Muhamad Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak Mentah
27 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Kejaksaan

ABK Belawan Fandi Ramadhan Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus 2 Ton Sabu di Batam

Korupsi

Kejati DKI Geledah Tiga Lokasi di Jakarta dan Depok Terkait Dugaan Korupsi PLN

Korupsi

Lima Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Divonis 9 hingga 13 Tahun

Korupsi

Muhamad Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak Mentah

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?