MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Penderita HIV/AIDS di Surabaya Meningkat: Pentingnya Pencegahan pada Anak dan Remaja

Publisher: Redaktur 23 Oktober 2024 2 Min Read
Share
Ketua Komisi D DPRD Surabaya dr Akmarawita Kadir.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Kasus HIV/AIDS di Kota Surabaya mengalami peningkatan, dan mirisnya, penyakit ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, mengungkapkan bahwa dari Januari hingga September 2024, terdapat lima anak berusia 0-14 tahun yang terinfeksi HIV, dengan penularan terjadi melalui ibu mereka yang juga terinfeksi.

Akmarawita menekankan pentingnya pencegahan, terutama bagi ibu hamil yang terinfeksi HIV, serta memastikan ketersediaan obat gratis untuk penderita.

Menurutnya, upaya Dinas Kesehatan Surabaya sudah berjalan dengan baik melalui puskesmas yang menyediakan obat-obatan gratis bagi penderita HIV. Namun, ia mendorong adanya penguatan lebih lanjut, terutama dalam melibatkan lintas sektor dan masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran melalui kampanye dan edukasi.

Baca Juga:  Ketua MPR RI Ajak Wujudkan Pemilu Damai dan Bahagia

“Pencegahan HIV harus diperkuat, terutama bagi anak-anak. Pastikan mereka mendapatkan akses mudah terhadap pengobatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan seks yang komprehensif sejak dini, serta penguatan nilai-nilai agama dan dukungan keluarga untuk mencegah perilaku berisiko di kalangan remaja.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Surabaya hingga Juni 2024, tercatat 627 kasus HIV/AIDS, dengan 2 kasus pada anak berusia 5-14 tahun, 29 kasus pada remaja usia 15-19 tahun, dan 126 kasus pada usia 20-24 tahun.

Hanif Kurniawati, Direktur Program Yayasan Orbit Surabaya, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah menekan angka penularan HIV/AIDS pada anak melalui sosialisasi dan penjangkauan terhadap kelompok berisiko tinggi.

Baca Juga:  100 Calon Paskibra Surabaya Jalani Diklat, Armuji: Kalian Harus Bangga Terpilih dari Seleksi yang Ketat

“Kami ingin mencegah penularan lebih lanjut, terutama pada anak dan remaja melalui perilaku seksual berisiko,” tegasnya.

Program sosialisasi yang masif terus dilakukan, terutama di kalangan anak muda dan kelompok berisiko seperti pekerja seks komersial (PSK) dan lelaki seks lelaki (LSL), untuk menemukan kasus baru dan memberikan layanan kesehatan yang tepat. HUM/GIT

TAGGED: Akamrawita Kadir, anak terinfeksi HIV, Dinas kesehatan Surabaya, DPRD SURABAYA, Golkar, HIV/AIDS Surabaya, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Komisi D DPRD Surabaya, pencegahan HIV/AIDS, pendidikan seks Surabaya, peningkatan HIV/AIDS, penularan HIV pada anak, perilaku berisiko HIV/AIDS, remaja terinfeksi HIV
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Nusron Wahid Absen Diperiksa KPK, Ketua KPK Soroti Soal Atur Waktu
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Hukum

Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak

Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?