MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

MAKI Nilai 236 Nama Capim KPK Belum Dream Team

Publisher: Redaktur 25 Juli 2024 3 Min Read
Share
Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti 236 nama yang lolos seleksi administrasi calon pimpinan (capim) KPK. MAKI menilai para pendaftar yang lolos seleksi administrasi belum bisa mewujudkan tim impian (dream team) pimpinan KPK.

“Belum tim impian karena beberapa hal. Dari penegak hukum belum menggambarkan tim impian, dari swasta juga begitu, dari perguruan tinggi juga begitu. Jadi ini saya belum bisa melihat akan dipilih lima orang yang tim impian dari pendaftar-pendaftar ini,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Rabu, 24 Juli 2024, seperti dilansir detikcom.

Boyamin tetap mendorong agar panitia seleksi mencoret internal KPK dari bursa capim KPK, khususnya Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron yang dianggapnya gagal. MAKI sebelumnya sempat mengusulkan supaya internal KPK tak lagi ikut daftar Capim KPK.

Baca Juga:  Ini Ducati Scrambler Biru 'Gratis' untuk Wamenaker Noel, Hadiah dari Irvian 'Sultan' Kemnaker

“Saya tetap konsisten untuk mencoret capim KPK yang berasal dari internal, bahkan pimpinan satu periode seperti Pak Nurul Ghufron. Itu kan saya anggap gagal. Deputi-deputinya juga sama saja, saya anggap gagal maka MAKI tetap konsisten untuk nantinya (meminta) pansel mencoret yang bersangkutan. Khusus Pak Nurul Ghufron mencoretnya harus kuat lho ya, karena bisa digugat PTUN,” jelasnya.

“Kalau nama-nama lain saya masih punya secercah harapan,” tambahnya.

Boyamin masih berharap para pimpinan terdahulu, seperti Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Agus Rahardjo, Laode Muhammad Syarif, hingga Saut Situmorang kembali mencalonkan diri sebagai Capim KPK. Ia juga menilai para anggota pansel saat ini cenderung menutup diri.

Baca Juga:  KPK Panggil Mafia Perkara Zarof Ricar, Didalami Kasus TPPU Hasbi Hasan

“Tapi karena panselnya nampak menutup diri, tidak jemput bola beneran dan kelihatannya pasif, ya sudah akhirnya menurut versi saya pendaftar-pendaftar ini belum dream team,” ucapnya.

236 Nama Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK
Seperti diketahui, Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK mengumumkan 236 nama lolos seleksi Capim KPK. Mereka yang lolos itu masih harus mengikuti sejumlah tahapan lagi.

Di antara 236 nama tersebut, terdapat Wakil Ketua KPK yang saat ini menjabat, yakni Nurul Ghufron dan Johanis Tanak. Selain itu, sejumlah nama pejabat Polri, Kejaksaan Agung, dan TNI juga lolos.

Nama mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, dan Johan Budi juga termasuk di antara yang lolos. Selain itu, 146 orang dinyatakan lolos untuk calon Dewan Pengawas KPK. HUM/GIT

Baca Juga:  Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka
TAGGED: Agus Rahardjo, Bambang Widjojanto, Boyamin Saiman, Busyro Muqoddas, capim, dream team, Koordinator MAKI, KPK, Laode Muhammad Syarif, Lolos, Nurul Ghufron, Saut Situmorang, Seleksi Administrasi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa
15 Oktober 2026
OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Belum Sehari Menjabat, Kapolresta Sleman Diganti Lagi
15 Oktober 2026
Sestama BNPB Rustian Diamankan KPK, OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Jadi Sorotan
14 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa

Korupsi

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?