MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Misteri Kematian Anggota Polresta Manado: Keluarga Ragukan Bunuh Diri

Publisher: Redaktur 27 April 2024 3 Min Read
Share
Pihak kepolisian melakukan olah TKP kasus polisi Manado bunuh diri di Jaksel.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Anggota Satlantas Polresta Manado Brigadir Ridhal Ali diduga bunuh diri dengan menembak kepalanya menggunakan senjata api di Jakarta Selatan (Jaksel). Namun, istri korban, Osin (37) mengungkap kejanggalan terkait kematian suaminya.

Brigadir Ridhal diduga melakukan aksi bunuh diri di Jalan Mampang Prapatan, Mampang, Jakarta Selatan pada Kamis, 25 April 2024. Polisi menyebut Ridhal melakukan aksinya di dalam mobil Alphard.

“Iya bunuh diri menembak kepala pakai senpi,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombespol Ade Rahmat Idnal, Jumat, 26 April 2024.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bintoro mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari olah TKP tersebut ditemukan pistol jenis HS dengan kaliber 9 milimeter.

Baca Juga:  Ritual Bejat Pria Tangerang, Mandikan hingga Perkosa Anak Tiri

“Kami menemukan beberapa barang bukti di dalam mobil tersebut, berupa satu pucuk senjata api jenis HS, dengan kaliber 9 mm,” kata Bintoro di Polres Jaksel, Jumat, 26 April 2024.

AKBP Bintoro mengatakan pihaknya juga telah memeriksa rekaman CCTV di TKP. Dari CCTV tersebut, pihaknya melihat aksi Brigadir Ridhal Ali sebelum ditemukan meninggal.

“Kami juga telah melaksanakan kegiatan digital forensik terhadap temuan CCTV yang ada di TKP, dari CCTV ini kami bisa melihat gambaran kejadian dari peristiwa tersebut,” kata AKBP Bintoro.

Kejanggalan di Mata Keluarga
Kendati demikian, istri Brigadir Ridhal, Osin (37) mengaku tidak yakin jika suaminya tewas bunuh diri. Osin mengaku tahu betul bagaimana karakter suaminya itu.

Baca Juga:  Buntut Anggota DPRD Lampung Tengah Tembak Warga hingga Tewas, Polisi Sita 4 Senjata Api Ilegal

“(Waktu dikabari) Cuma bilang si suamiku, si Ali itu sudah enggak ada. Terus kita tanya kenapa? Ali kenapa? Dia bilang Ali itu bunuh diri. Kita kaget, ah bunuh diri? Tembak diri? Nggak mungkin dia tembak pe diri,” kata Osin.

“Karena kita tahu pe dia, kita kenal dia. Biar apapun dia enggak berani mau ba tembak dia pe diri,” tegasnya lagi.

Dia juga mengaku beberapa kali ingin memperjelas insiden yang menimpa suaminya itu. Osin mengaku sempat meminta bukti foto atau video kondisi suaminya.

“Cuma dikasih kabar cuma begitu, Ali sudah tidak ada, saya minta foto si Ali itu. Cuma katanya, kata si ibu itu dia shock kalau dia lihat Ali begini. Kita mau minta foto, fotonya Ali itu atau video, belum dikasih sama sekali,” imbuhnya.

Baca Juga:  Nikita Mirzani Siap Hadapi Sidang Vonis Kasus Pemerasan dan TPPU di Jakarta Selatan

Osin kemudian meminta polisi memberikan kejelasan terkait kematian suaminya. Dia mempertanyakan motif bunuh diri tersebut.

“Kita maksudnya kasih jelas kenapa dia sampai begini, karena kita rasa janggal sekali ini. Ini apa dia pe kasus ini,” ujar Osin.

Brigadir Ali sendiri memiliki tiga orang anak dari pernikahannya. Osin meyakini suaminya sadar masih memiliki tanggung jawab keluarga.

“Maksudnya, nda mungkin karena dia juga punya anak nggak mungkin dia sebodoh itu,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: AKBP Bintoro, Brigadir Ridhal Ali, bunuh diri, Jakarta Selatan, Jalan Mampang Prapatan, Kasatreskrim, Mampang, menembak kepala, Polres Metro Jaksel, Satlantas Polresta Manado, senjata api
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Prabowo Terima Megawati di Istana, Zulhas Apresiasi Upaya Perkuat Persatuan
20 Maret 2026
Fakta-Fakta Slo Bule Pemeran Video Asusila Bareng Pria Jaket Ojol di Bali
20 Maret 2026
Balita 3 Tahun Diserang Dua Anjing Liar di Polewali Mandar Sulbar
20 Maret 2026
Ketua DPAC PKB Balongbendo, Sony Widato,
DPAC PKB Balongbendo Serang Balik Klaim Subandi: “Dukungan Itu Tidak Pernah Ada”
20 Maret 2026
Menkeu Purbaya Tak Gelar Open House Lebaran, Pilih Perayaan Sederhana
20 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Prabowo Terima Megawati di Istana, Zulhas Apresiasi Upaya Perkuat Persatuan
20 Maret 2026
Fakta-Fakta Slo Bule Pemeran Video Asusila Bareng Pria Jaket Ojol di Bali
20 Maret 2026
Balita 3 Tahun Diserang Dua Anjing Liar di Polewali Mandar Sulbar
20 Maret 2026
Menkeu Purbaya Tak Gelar Open House Lebaran, Pilih Perayaan Sederhana
20 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Prabowo Terima Megawati di Istana, Zulhas Apresiasi Upaya Perkuat Persatuan

Internasional

Fakta-Fakta Slo Bule Pemeran Video Asusila Bareng Pria Jaket Ojol di Bali

Peristiwa

Balita 3 Tahun Diserang Dua Anjing Liar di Polewali Mandar Sulbar

Ketua DPAC PKB Balongbendo, Sony Widato,
Politik

DPAC PKB Balongbendo Serang Balik Klaim Subandi: “Dukungan Itu Tidak Pernah Ada”

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?