MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Agus Rahardjo Gagal Melenggang ke DPD RI, Dikalahkan oleh La Nyalla dan Keponakan Khofifah

Publisher: Redaktur 11 Maret 2024 3 Min Read
Share
Agus Rahardjo.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Eks Ketua KPK, Agus Rahardjo, harus mengakui kegagalan dalam pemilihan legislatif (pileg) DPD RI. Ia kalah bersaing dengan Ketua DPD periode 2019-2024, La Nyalla Mattalitti, petahana DPD RI Ahmad Nawardi, serta keponakan Khofifah Indar Parawansa, Lia Istifhama.

KPU Jatim telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2024. Hasilnya, hanya empat dari 13 calon anggota DPD RI yang berhasil meraih kursi ke Senayan pada Senin, 11 Maret 2024.

“Alhamdulillah hari ini merupakan akhir dari proses rekapitulasi di tingkat provinsi dan 38 kabupaten/kota. Hasil rekapitulasi telah dibacakan di hadapan rapat pleno provinsi untuk 11 daerah pemilihan DPR RI, 14 daerah pemilihan DPRD Provinsi, serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, serta daerah pemilihan pemilu perseorangan DPD,” kata Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi, kepada wartawan di Hotel Shangri-La Surabaya.

Baca Juga:  Tak Hanya Pemerasan, Diam-diam Polda Metro Jaya Usut 2 Kasus Lain Firli, Perkara Apa Saja?

Agus Rahardjo gagal melangkah ke DPD RI setelah perolehan suaranya menempatkannya di urutan kelima. Meskipun sebelumnya, ia sempat masuk dalam empat besar perolehan suara terbanyak. Namun, pada detik-detik terakhir, perolehan suaranya tergeser oleh Nawardi.

Dari data yang terhimpun, empat calon anggota DPD RI dari Jatim yang berhasil melangkah untuk periode 2024-2029 terdiri dari 2 petahana dan 2 nama baru. Incumbent Ahmad Nawardi menjadi salah satu calon DPD RI Jatim dengan perolehan suara tertinggi.

Nawardi, yang merupakan petahana dua periode dan mantan anggota DPRD Jatim dari PKB, berhasil meraih dukungan sebanyak 3,28 juta suara. Meskipun pada awalnya, perolehan suaranya berada di urutan kelima.

Baca Juga:  Bolak-balik Berkas Perkara dari Polisi ke Kejaksaan, Firli Minta Dihentikan

Perolehan suara Nawardi melonjak tajam pada detik-detik terakhir rekapitulasi, terutama di empat kabupaten di Madura. Bahkan, suaranya mengungguli perolehan suara dari Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, yang juga maju kembali sebagai calon DPD RI dari Jatim, dengan perolehan suara sebanyak 3,13 juta.

Di posisi ketiga, terdapat nama keponakan Gubernur Jatim periode 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa, yaitu Lia Istifhama, dengan perolehan suara sebanyak 2,74 juta. Lia berhasil mengungguli calon DPD RI yang viral, Kondang Kusumaning Ayu.

Sementara itu, Kondang sendiri meraih 2,54 juta suara dan berada di peringkat keempat. Namun, mantan Ketua KPK, Agus Rahardjo, harus menelan kekecewaan dengan perolehan suara sebanyak 2,2 juta dan berada di peringkat kelima. CAK/RAZ

Baca Juga:  Petahana DPRD Surabaya yang Tumbang di Pemilu 2024
TAGGED: Agus Rahardjo, Ahmad Nawardi, DPD RI, keponakan Khofifah Indar Parawansa, Kondang Kusumaning Ayu, La Nyalla Mattalitti, Lia Istifhama, Mantan Ketua KPK, Petahana, Pileg
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ammar Zoni Tolak Didampingi Penasihat Hukum dalam Sidang Kasus Narkotika
16 Januari 2026
Ammar Zoni Mengaku Didikte Tulis Surat Pernyataan Kasus Narkotika di Rutan Salemba
16 Januari 2026
Beda Keterangan Ammar Zoni Soal Pengakuan Jadi Gudang Sabu di Sidang
16 Januari 2026
Jaksa Tampilkan Chat WhatsApp Nadiem Sebelum Menjabat Mendikbudristek di Sidang Tipikor
16 Januari 2026
KPK Dalami Perkara Kejari Bekasi Saat Periksa Eks Kajari Terkait Suap Ade Kuswara
16 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ammar Zoni Tolak Didampingi Penasihat Hukum dalam Sidang Kasus Narkotika
16 Januari 2026
Ammar Zoni Mengaku Didikte Tulis Surat Pernyataan Kasus Narkotika di Rutan Salemba
16 Januari 2026
Beda Keterangan Ammar Zoni Soal Pengakuan Jadi Gudang Sabu di Sidang
16 Januari 2026
Jaksa Tampilkan Chat WhatsApp Nadiem Sebelum Menjabat Mendikbudristek di Sidang Tipikor
16 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

KPK Panggil Sekretaris Camat Kedungwaringin Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
14 Januari 2026
Deretan Kasus Suap Pegawai Pajak Kembali Cederai DJP Kementerian Keuangan
14 Januari 2026
Daftar Lengkap 19 Kajari Dimutasi Jaksa Agung, Salah Satunya Eks Jaksa KPK
15 Januari 2026
KPK Panggil Eks Kabag Pengadaan Setjen MPR Terkait Dugaan Gratifikasi
14 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ammar Zoni Tolak Didampingi Penasihat Hukum dalam Sidang Kasus Narkotika

Hukum

Ammar Zoni Mengaku Didikte Tulis Surat Pernyataan Kasus Narkotika di Rutan Salemba

Hukum

Beda Keterangan Ammar Zoni Soal Pengakuan Jadi Gudang Sabu di Sidang

Korupsi

Jaksa Tampilkan Chat WhatsApp Nadiem Sebelum Menjabat Mendikbudristek di Sidang Tipikor

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?