MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Sopir Bus Peziarah Wali Menjadi Tersangka dalam Kecelakaan Maut di Gresik

Publisher: Redaktur 31 Januari 2024 2 Min Read
Share
Petugas Satlantas Polres Gresik ketika mengolah TKP.
Ad imageAd image

GRESIK, Memoindonesia.co.id – Setelah serangkaian pemeriksaan dan penyelidikan, Satlantas Polres Gresik secara resmi menetapkan Masrukin (55), sopir bus rombongan peziarah wali, sebagai tersangka dalam kecelakaan tragis yang menyebabkan lima nyawa penumpang melayang.

“Ya, kami telah menetapkan sopir bus sebagai tersangka,” ujar AKP Derie Fradesca, Kasatlantas Polres Gresik pada Rabu, 31 Januari 2024.

Derie menjelaskan bahwa penetapan tersangka ini didasarkan pada hasil pemeriksaan tujuh saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kesaksian dari lima penumpang, sopir truk, dan pemilik PO Bagas Putra menunjukkan bahwa Masrukin tidak memfokuskan perhatiannya saat mengemudi.

“Hasil olah TKP dan kesaksian dari tujuh saksi menunjukkan bahwa sopir bus tidak fokus saat kecelakaan terjadi,” ungkap Derie.

Baca Juga:  Sekda Jember Jadi Tersangka Korupsi Billboard Rugikan Negara Rp 1,7 M

Derie menambahkan bahwa saat proses pemeriksaan, Masrukin didampingi oleh tim medis karena masih dalam tahap pemulihan di rumah sakit.

“Kami memeriksanya kemarin dengan didampingi tim medis, dan pengakuannya menunjukkan kurangnya fokus saat mengemudi,” tambahnya.

“Ini menyebabkan bus terlalu melenceng ke kanan dan menabrak truk tronton,” lanjut Derie.

Hasil tes urine yang dilakukan pada kedua sopir menunjukkan hasil negatif terhadap penggunaan obat terlarang atau alkohol.

“Hasilnya negatif, tidak ada tanda-tanda penggunaan obat terlarang atau minuman keras,” tegas Derie.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa bus pariwisata terlibat dalam kecelakaan fatal dengan dump truck di Jalan Raya Bungah, Desa Kemangi, Gresik, pada malam Sabtu, 27 Januari 2024.

Baca Juga:  Jenazah 6 WNI Meninggal karena Kecelakaan Bus Umrah Dimakamkan di Saudi

Bus tersebut membawa rombongan peziarah wali dari Dusun Jetak, RT 4/RW 9, Desa Karangjati, Pandaan, Pasuruan, yang sedang dalam perjalanan pulang ke Pasuruan. CAK/RAZ

TAGGED: AKP Derie Fradesca, bus, Desa Karangjati, Desa Kemangi, dump truck, Dusun Jetak, Gresik, Jalan Raya Bungah, Kasatlantas, Pandaan, Pasuruan, peziarah wali, Polres Gresik, sopir bus, Tersangka
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau
9 April 2026
Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko (kiri) bersama Direktur Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Yuldi Yusman merilis perkara WNA Australia masuk Indonesia secara ilegal.
Imigrasi

Nekat Terobos Batas! Ditjen Imigrasi Sikat 3 WNA Australia, Illegal Entry Berujung Meja Hijau

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?