MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Saktinya Kakak Beradik di Bangkalan, Carok Lawan 10 Orang Sebelum Hilangkan 4 Nyawa Jagoan Kampung

Publisher: Redaktur 22 Januari 2024 3 Min Read
Share
Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya menginterogasi Hasan dan Wardi.
Ad imageAd image

BANGKALAN, Memoindonesia.co.id – Satreskrim Polres Bangkalan mengungkap fakta baru kasus carok yang melibatkan kakak beradik, Hasan (39) dan Wardi (30) di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan. Carok yang terjadi Jumat, 12 Januari 2024, itu menewaskan 4 orang jagoan kampung.

Keempat korban yakni Matterdam, Mattanjar, dan Najehri yang merupakan warga Desa Larangan Timur. Sedangkan Hafid berdomisili di Desa Bumi Anyar.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya membeberkan saat carok, Hasan dan adiknya, Wardi sebenarnya menghadapi 10 orang. Namun hanya 5 orang yang maju carok melawan Hasan dan Wardi.

“Informasi dari tersangka (Hasan dan Wardi) pelaku (carok) ini ada 5 sampai 10 orang di TKP, tapi yang turun ke arena itu kurang lebih 4 sampai 5 orang. Terjadilah duel di situ,” kata Febri, Minggu, 21 Januari 2024.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Jatim di Bangkalan Terkait Kasus Dana Hibah

Meski menghadapi 5 orang, Hasan dan adiknya tak mundur, bahkan meski kalah jumlah, keduanya berhasil menewaskan 4 orang. Sedangkan seorang lagi lawannya selamat setelah disuruh pergi agar tak jadi korban juga.

Sengitnya carok bahkan membuat gagang celurit milik Hasan patah. Hal ini diakui sendiri oleh Hasan saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Bangkalan.

“Iya celurit saya itu yang patah, ” kata Hasan di kantor polisi.

Saktinya Hasan dan adiknya ini kemudian memunculkan anggapan bahwa keduanya punya ilmu kebal. Pasalnya, Hasan diketahui sempat terkena sabetan celurit di lengannya. Namun yang robek hanya jaketnya saja, sedangkan lengannya tak mengalami luka apapun.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Koordinator Pokmas dan Ketua Partai di Sampang setelah Penggeledahan di Bangkalan

Saat dihadirkan dalam jumpa pers sesaat setelah diamankan, Hasan dan adiknya sempat ditanya terkait kemampuan ilmu kebal tersebut. Namun, Hasan dan adiknya hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.

Hasan hanya mengaku membela diri karena ditantang dan diserang dahulu.

“Nggak pak, hanya membela diri,” ucap Hasan sembari tersenyum.

Hasan dan adinya sendiri selama ini dikenal warga di desanya sebagai sosok yang ramah dan sederhana serta suka bergaul. Meski demikian, tak banyak warga yang tahu Hasan dan adiknya punya kemampuan bela diri yang mumpuni.

“Setahu saya dia itu ramah kok, nggak terlihat kalau dia jagoan,” kata salah satu tetangga.

Baca Juga:  Mutasi Besar-Besaran Polda Jatim Akhir 2024: Berikut Daftar Perwira yang Terlibat

Selain itu, Hasan dan adiknya juga diketahui pernah merantau ke Kalimantan untuk bekerja. Tak diketahui di sana kedua bekerja sebagai apa, namun tak lama, keduanya kemudian pulang ke kampung.

“Dulu memang pernah merantau kesana (Kalimantan ) tapi sudah lama di sini, dia sama adiknya beda rumah,” kata pria yang juga tetangga Hasan itu.

Sedangkan keempat korban carok yang tewas di tangan Hasan selama ini dikenal warga sebagai jagoan. “Kalau mereka (Korban) itu terkenal (jagoan)” tandasnya. CAK/RAZ

TAGGED: AKBP Febri Isman Jaya, Bangkalan, carok, Desa Bumi Anyar, Kapolres Bangkalan, Kecamatan Tanjung Bumi, Polres Bangkalan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
KPK Minta Praperadilan Yaqut Ditolak, Sebut Gugatan Error in Objecto
5 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT
5 Maret 2026
Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq
5 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang
5 Maret 2026
Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak
5 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Tampilkan Gepokan Uang Diduga untuk Fadia Arafiq dalam OTT

Korupsi

Anggota DPR Soroti Kompetensi Kepala Daerah Usai OTT Fadia Arafiq

Korupsi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ditangkap KPK saat Ngecas Mobil Listrik di Semarang

Hukum

Hakim PN Kraksaan Dipecat MKH, Terbukti Telantarkan Istri dan Anak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?