MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Wamenhaj Dahnil Tegaskan Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Tugasnya

Publisher: Redaktur 3 November 2026 4 Min Read
Share
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak saat menghadiri evaluasi penyelenggaraan ibadah haji khusus di Badung, Bali.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan masyarakat nonmuslim dapat dilibatkan sebagai petugas pendukung penyelenggaraan ibadah haji Indonesia, khususnya untuk menjalankan tugas teknis nonibadah, Selasa 3 November 2026.

 

Dahnil menjelaskan, keterlibatan petugas nonmuslim sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun lalu, terutama dalam pelayanan di embarkasi dan debarkasi sejumlah daerah dengan populasi muslim minoritas.

 

“Petugas haji sejak tahun lalu memang sudah ada yang non-Islam. Misal para petugas haji di embarkasi dan debarkasi yang membantu tugas-tugas teknis di embarkasi masing-masing terutama daerah-daerah yang minoritas Islam sebut saja Sulut, Papua, Maluku, NTT, maupun kota-kota lainnya. Bahkan, ASN Kemenhaj beragam ada yang non-Islam,” kata Dahnil kepada wartawan.

 

Menurutnya, tugas petugas haji tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Baca Juga:  KPK Ungkap Skema Pembagian Kuota Haji 50:50 atas Perintah Eks Menag Yaqut

 

Pelayanan tersebut mencakup seluruh rangkaian perjalanan jemaah, mulai keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.

 

“Pelaksanaan haji itu dari berangkat sampai pulang lagi ke Indonesia. Petugas haji itu dari petugas embarkasi sampai dengan debarkasi,” tuturnya.

 

Dahnil menyebut sejumlah pekerjaan teknis yang dapat melibatkan masyarakat nonmuslim, di antaranya tenaga dokter, perawat, dan petugas teknisi di embarkasi maupun debarkasi.

 

Dia menilai keterlibatan tersebut menjadi bagian dari semangat saling membantu dan gotong royong dalam urusan kemanusiaan.

 

“Tugas teknis nonibadah di embarkasi dan debarkasi, dokter, perawat, petugas teknisi dan lain-lain. Itu menjadi simbol saling tolong menolong, gotong royong, Kementerian Haji dan Umrah akan terus merawat semangat tolong menolong dalam kemanusiaan. Semangat gotong royong,” jelasnya.

Baca Juga:  Dahnil Anzar Simanjuntak Kutuk Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

Dia menegaskan, pembahasan mengenai petugas haji tidak hanya mencakup petugas daerah kerja (Daker) Makkah dan Madinah.

 

Menurutnya, pelayanan haji juga melibatkan petugas di berbagai tahapan penyelenggaraan.

 

Dahnil berharap penyelenggaraan ibadah haji dapat membawa pesan perdamaian dan kesetaraan kemanusiaan, meskipun ibadah tersebut memiliki ketentuan khusus bagi umat Islam.

 

“Saya ngomongin petugas haji, bukan petugas haji Daker (daerah kerja) Makkah, Daker Madinah. Tapi petugas haji. Dan kami sebagai Kementerian Haji dan Umrah akan terus mendorong semangat tolong menolong dalam kemanusiaan karena substansi pesan haji adalah perdamaian dan kesetaraan kemanusiaan, dari ibadah yang eksklusif dengan hasil yang inklusif,” imbuhnya.

 

Sebelumnya, Dahnil mengusulkan keterlibatan masyarakat lintas agama, seperti Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, dalam mendukung pelayanan jemaah haji Indonesia.

Baca Juga:  Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau Jemaah Tunda Umrah

 

Gagasan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat toleransi, kebinekaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

 

“Fokus kita adalah memastikan jemaah haji menjadi simbol toleransi bagi umat beragama. Nantinya, petugas-petugas haji dapat melibatkan saudara-saudara kita dari kalangan Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan sebagainya,” ujar Dahnil, Sabtu 31 Oktober 2026.

 

Dia mencontohkan Sulawesi Utara sebagai daerah dengan keberagaman agama dan budaya.

 

Dahnil mengaku telah meminta jajaran terkait mengupayakan keterlibatan kelompok masyarakat nonmuslim untuk mendukung pelayanan haji di wilayah tersebut.

 

“Ini menjadi salah satu upaya menghadirkan simbol toleransi, tidak hanya di Sulawesi Utara, tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya. HUM/GIT

TAGGED: dahnil anzar, debarkasi haji, embarkasi haji, Gotong Royong, haji nonmuslim, Jemaah Haji, kemenhaj, Pelayanan Haji, petugas haji, petugas nonmuslim, toleransi agama, Wamenhaj Dahnil
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026
Ferry Boboho Bongkar Perintah Febrie, Rp 55 Miliar dari Tan Kian Mengalir ke Nurman Herin
3 November 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang
3 November 2026
Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya
3 November 2026
Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari
3 November 2026
Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho
3 November 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Ketum MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo, Minta Umat Islam Tetap Tenang

Korupsi

Jaksa Cecar Ferry Boboho soal Julukan, Rekan Febrie Adriansyah Mengaku Tak Tahu Asal-usulnya

Korupsi

Kesaksian Boboho, Febrie Diduga Minta Rp 50 Miliar lewat Gestur Jari

Korupsi

Hakim Usir 2 Pengunjung Sidang Febrie, Diduga Rekam Kesaksian Boboho

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?