SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Panggung When Legends Comeback to Surabaya bakal menjadi pertemuan sejumlah nama besar musik Indonesia. Tak hanya Dewa 19 dan Padi Reborn, gitaris Dewa Budjana juga akan ambil bagian dalam konser yang digelar di Graha UNESA Surabaya, 28 November 2026.
Kehadiran Budjana menjadi warna tersendiri dalam konser tersebut. Musisi kelahiran Surabaya itu akan kembali tampil di Kota Pahlawan dalam sebuah pertunjukan yang mempertemukan dua band dengan sejarah panjang di kota ini.
Kepastian tersebut disampaikan CEO JW Entertainment Gagah Wibowo saat konferensi pers di Gedung Suara Surabaya, Kamis, 1 Oktober 2026.
“Salah satunya juga menghadirkan legenda gitaris dari Surabaya, Dewa Budjana,” kata Gagah.
Menurut Gagah, pemilihan tema When Legends Comeback to Surabaya tidak lepas dari keterikatan Dewa 19 dan Padi dengan Surabaya. Keduanya akan berbagi panggung dan membuka ruang kolaborasi dalam konser tersebut.
“Legenda musik Surabaya akan kembali ke Kota Pahlawan. Berkolaborasi di tanah milik Arek-Arek Suroboyo,” ujarnya.
Bagi penonton, pertemuan tiga nama tersebut menjadi bagian dari konsep lintas musisi yang disiapkan penyelenggara. Dewa 19 dan Padi Reborn akan membawakan repertoar masing-masing, sekaligus membuka kemungkinan kolaborasi di atas panggung.
Ahmad Dhani mengatakan kolaborasi Dewa 19 dan Padi Reborn akan tetap memperhatikan komposisi permainan musik. Dua drummer tidak akan dimainkan secara bersamaan.
Yoyo akan mengisi drum saat Padi Reborn membawakan lagu mereka. Sementara Agung Yudha tetap berada di balik drum ketika Dewa 19 tampil dengan repertoarnya.
“Saya enggak suka format dua drum di satu panggung. Gedubrakan. Jadi, pas bawain lagunya Padi, kami pakai Yoyo. Kalau bawa lagunya Dewa 19, ya pakai Agung Yudha, drummer kami,” jelas Dhani.
Selain Budjana, Dewa 19, dan Padi Reborn, penyelenggara masih menyimpan sejumlah kejutan untuk konser tersebut. Konsep lintas musisi menjadi salah satu sajian yang dipersiapkan bagi Baladewa dan Sobat Padi.
Konser ini dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2026. Panggung tersebut sekaligus menjadi ruang bagi sejumlah musisi yang memiliki hubungan dengan Surabaya untuk kembali menyapa penonton di Kota Pahlawan. HUM/CAK


