JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) memutasi 16 pejabat, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Marcelo Bellah dan jaksa Roy Riady, Kamis, 24 September 2026.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna membenarkan adanya mutasi tersebut saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Kamis.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-10422/C/09/2026 tertanggal 22 September 2026. Surat itu ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Hendro Dewanto.
Dalam keputusan tersebut, Marcelo Bellah dimutasi dari jabatan Kajari Jakarta Selatan menjadi Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung.
Posisi Kajari Jakarta Selatan selanjutnya diisi Armen Wijaya. Sebelumnya, Armen menjabat Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.
Kejagung juga memutasi Roy Riady yang pernah menjadi jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan kasus dugaan korupsi Chromebook dengan terdakwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Roy yang sebelumnya menjabat Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung, kini dipercaya sebagai Kajari Jakarta Utara. Ia menggantikan Syahrul Juaksha Subuki yang dimutasi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat.
Berikut daftar lengkap 16 pejabat Kejagung yang dimutasi:
1. La Kanna
- Jabatan lama: Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung.
- Jabatan baru: Kajari Palopo.
2. Antonius Despinola
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Pusat.
- Jabatan baru: Kasubdit Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat E Jampidum Kejagung.
3. Oktafian Syah Effendi
- Jabatan lama: Asisten Intelijen pada Kejati Riau.
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Pusat.
4. Fitriansyah Akbar
- Jabatan lama: Kajari Banjarnegara.
- Jabatan baru: Asisten Intelijen pada Kejati Riau.
5. Sulasman
- Jabatan lama: Kajari Sambas.
- Jabatan baru: Kajari Banjarnegara.
6. Efrivel
- Jabatan lama: Kajari Maluku Barat Daya.
- Jabatan baru: Kajari Sambas.
7. Yafeth Ruben Bonai
- Jabatan lama: Koordinator pada Kejati Gorontalo.
- Jabatan baru: Kajari Maluku Barat Daya.
8. Fithrah
- Jabatan lama: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset BPA Kejagung.
- Jabatan baru: Kajari Bukittinggi.
9. Marcelo Bellah
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Selatan.
- Jabatan baru: Kepala Bidang Manajemen Pengelolaan Aset pada Pusat Manajemen, Penelusuran, dan Perampasan Aset BPA Kejagung.
10. Armen Wijaya
- Jabatan lama: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung.
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Selatan.
11. Agus Setiadi
- Jabatan lama: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat.
- Jabatan baru: Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jampidsus Kejagung.
12. Syahrul Juaksha Subuki
- Jabatan lama: Kajari Jakarta Utara.
- Jabatan baru: Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejati Jawa Barat.
13. Roy Riady
- Jabatan lama: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung.
- Jabatan baru: Kajari Jakarta Utara.
14. Rudhy Parhusip
- Jabatan lama: Kajari Ogan Komering Ulu.
- Jabatan baru: Asisten Pemulihan Aset pada Kejati Lampung.
15. Kristanto Trinoviandri
- Jabatan lama: Kajari Kepulauan Morotai.
- Jabatan baru: Kajari Ogan Komering Ulu.
16. Safri Abdul Muin
- Jabatan lama: Kepala Bagian Tata Usaha pada Kejati Maluku Utara.
- Jabatan baru: Kajari Kepulauan Morotai. HUM/GIT


